Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan

BKSDA Gelar Sayembara untuk Bebaskan Buaya dari Lilitan Ban

- Apahabar.com Selasa, 28 Januari 2020 - 14:44 WIB

BKSDA Gelar Sayembara untuk Bebaskan Buaya dari Lilitan Ban

Buaya liar yang lehernya terlilit ban bekas terlihat di Sungai Palu, Sulawesi Tengah, pada 15 Januari 2020. Foto-Antara/Basri Marzuki/pras

apahabar.com, PALU – Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sulawesi Tengah menggelar sayembara untuk membebaskan buaya liar yang biasa berkeliaran di aliran Sungai Palu hingga Teluk Palu dari ban bekas sepeda motor yang melilit lehernya.

“Sayembara ini dimaksudkan untuk mengeluarkan ban bekas yang terlilit di leher buaya,” kata Kepala BKSDA Sulawesi Tengah Hasmuni Hasmar di Palu, Selasa (28/01).

“Jika ada masyarakat berhasil melepas ban bekas di leher buaya itu, kami akan berikan imbalan,” imbuh Hasmar tanpa menyebut bentuk dan nilai imbalan yang akan diberikan.

Ia menjelaskan, BKSDA menggelar sayembara tersebut karena tidak punya cukup personel untuk menemukan buaya liar yang terlilit ban di sepanjang aliran sungai.

Menurut dia, sebelumnya beberapa pemerhati satwa liar sudah berupaya menolong buaya yang lehernya terlilit ban bekas tersebut, termasuk Muhammad Panji alias Panji Petualang pada awal Januari 2018. Namun upaya-upaya tersebut belum membuahkan hasil.

“Kami juga beberapa waktu lalu bekerja sama dengan NGO asal Australia namun upaya mereka menyelamatkan buaya itu gagal,” katanya, menambahkan organisasi itu sudah dua kali berupaya menolong si buaya yang terlilit ban bekas. ​​​​​​

Sesuai instruksi Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola untuk membebaskan buaya itu dari lilitan ban bekas pada 2020, BKSDA menyelenggarakan sayembara.
​​​​​​​
“Banyak pekerjaan rumah yang harus di selesaikan BKSDA, salah satunya sampai hari ini buaya berkalung ban belum bisa tertangkap. Tahun ini harus bisa ditangkap supaya ban bekas yang terlilit di leher satwa itu bisa di lepas,” kata Longki.(Ant)

Baca Juga: Nahas, Ibu Rumah Tangga Tewas Diterkam Buaya

Baca Juga: BKSDA Antisipasi Kemunculan Buaya Saat Pelaksanaan Mandi Safar di Sungai Mentaya

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Pindah Ibu Kota Negara, Jokowi: Gunung Mas Kalteng Penuhi Syarat Luas Lahan
Bom

Nasional

Buron 18 Tahun, Gembong Bom Bali I Ditangkap Densus
apahabar.com

Nasional

Proses Pemilihan Komisaris dan Direksi Perusahaan BUMN Digelar Seperti Era SBY

Nasional

VIDEO: POLRI Bantu Korban Tsunami Selat Sunda
apahabar.com

Nasional

Kondisi di Depan Bawaslu Sudah Kondusif
FPI

Nasional

Soal Penembakan Anggota FPI, Komnas HAM: Ada yang Ambil CCTV
apahabar.com

Nasional

YLKI Soroti Kepatuhan Kantor Pemerintah Sebagai Kawasan Tanpa Rokok
apahabar.com

Nasional

Cawapres Sandiaga Minta KPU Tak Kejar Tayang Selesaikan Penghitungan Suara
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com