Usai Sahur, 9 Rumah di Pelambuan Banjarmasin Hangus Terbakar! POPULER SEPEKAN: Jasad Dipocong Karung di HST hingga Rapid Tes Penumpang Feri Tanjung Serdang Waspada! Kalsel Bakal Diguyur Hujan Disertai Angin Kencang  Pakai Knalpot Brong, Puluhan Unit Sepeda Motor di Banjarmasin Ditilang Kampung Ambon Digerebek Lagi! Pistol-Narkoba hingga Pesawat Nirawak Diamankan

BPBD: Banjir Mulai Surut, Jakarta Barat Paling Banyak Terdampak

- Apahabar.com Sabtu, 4 Januari 2020 - 13:27 WIB

BPBD: Banjir Mulai Surut, Jakarta Barat Paling Banyak Terdampak

Warga membersihkan endapan lumpur pascabanjir yang melanda kawasan Kampung Pulo, Jakarta, Jumat (03/01). Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah BPBD DKI Jakarta menyebutkan, banjir yang merendam beberapa kawasan di ibu kota mulai surut terutama di kawasan Jakarta Barat yang paling banyak terdampak.

Terpantau pada Sabtu (04/01) pukul 09.00 WIB, ketinggian rata-rata air menjadi 100 Centimeter dari sebelumnya 150 centimeter pada Jumat (03/01).

Dalam data yang dihimpun hingga Sabtu pagi itu, sebanyak 215 Rukun Tetangga (RT) dari 16 kelurahan di Jakarta Barat masih terdampak banjir dengan rata-rata tinggi 100 centimeter.

“Saat ini yang paling dibutuhkan oleh para pengungsi adalah makanan siap saji, air minum, selimut dan perlengkapan bayi,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI Jakarta, M Ridwan.

Dalam data yang dihimpun oleh BPBD DKI Jakarta juga menunjukan pengungsi terbanyak kedua berada di kawasan Jakarta Timur yang menampung 1.699 warga. ​

Meski demikian, ketinggian air banjir sudah surut mencapai 40 centimeter.

Untuk kawasan Jakarta Selatan, ada lima kelurahan yang masih terdampak banjir, yakni Rawajati, Cipulir, Kebayoran Lama Selatan, Bintaro dan Pesanggrahan Utara yang menampung 1.253 pengungsi dengan rata- rata ketinggian air 80 centimeter.

Di kawasan Jakarta Utara dengan ketinggian air 40 centimeter masih terdapat sebanyak 370 pengungsi dari tiga kelurahan di lima tempat pengungsian sementara.

Untuk kawasan Jakarta Pusat sejak Jumat (03/01) sudah tidak ada banjir yang merendam namun warga masih membutuhkan disinfektan dan karbol untuk membersihkan rumahnya.

Baca Juga: BNPB: Korban Banjir di Jabodetabek Bertambah Jadi 53 Jiwa

Baca Juga: Minuman Higienis dan Praktis Dibutuhkan Saat Banjir

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Penajam Tunda Eksekusi 11 PNS Terpidana Korupsi
apahabar.com

Nasional

Tersisa Dua Perajin, Batik Melayu Terancam Tanpa Penerus
apahabar.com

Nasional

Pasca Bencana Tsunami, Tim Gabungan Terus Cari Korban
apahabar.com

Nasional

Pernyataan Sandiaga Persekusi Nelayan Bikin Gaduh
apahabar.com

Nasional

Haul ke-50 Bung Karno, Hipmi Dorong Pengusaha Peduli Sejarah
PPKM

Nasional

Senada dengan Presiden Jokowi, Wagub DKI Sebut PPKM Tidak Efektif Tekan Covid-19
apahabar.com

Nasional

PSBB Total, Anies Izinkan Ojol Angkut Penumpang di Jakarta
apahabar.com

Nasional

Hari Raya Nyepi 2019: SPBU Akan Tutup Mulai Pukul 22.00
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com