Enam Bulan Pandemi Corona di Kalsel, ICU dan Ruang Isolasi Makin Sesak Resmi, Sandiaga Uno Dukung Cuncung-Alpiya di Pilbup Tanbu 2020 Bendera RI Rasa Polandia di SKPD Kotabaru, Sore Hari Baru Diturunkan Pulang dari Banjarmasin, 1 Anggota DPRD Tabalong Positif Covid-19 Hasil Liga Inggris, Kalah 3-1 dari Liverpool, Pelatih Arsenal Arteta Langsung Berburu Gelandang Kreatif

Budidaya Kelulut di Desa Hampang Kotabaru Terus Berkembang

- Apahabar.com Rabu, 8 Januari 2020 - 13:14 WIB

Budidaya Kelulut di Desa Hampang Kotabaru Terus Berkembang

Budidaya kelulut di KTH Hauran Lestari, Kotabaru. Foto-Istimewa

apahabar.com, KOTABARU – KTH Hauran Lestari mengembangkan budidaya kelulut sejak kurang lebih 2 tahun silam.

Usaha ini merupakan tahapan awal alternatif peningkatan produktivitas Hutan dari Hasil Bukan Kayu (HHBK).

Untuk mengetahui sejauh mana perkembangan budidaya kelulut tersebut, Penyuluh Kehutanan KPH Cantung melakukan kegiatan monitoring pada KTH Hauran Lestari di Desa Hampang, Kecamatan Hampang, Kabupaten Kotabaru, Selasa (07/01) kemarin.

KTH Hauran Lestari memiliki stup kelulut berjumlah 100 buah yang diletakkan di tiga lokasi berbeda. Di lokasi yang sudah ditentukan itu, tersedia pakan yang cukup.

“Hasil monitoring budidaya kelulut terlihat sangat baik perkembangannya. Walaupun masih dijumpai hama seperti semut dan cicak. Bahkan ada beberapa stup yang hilang dimakan beruang,” ucap salah seorang Penyuluh KPH Cantung, Gina Yulinda, melalui siaran pers yang diterima apahabar.com, Rabu (08/01).

Meskipun berukuran kecil, semut sangat agresif menyerang hampir seluruh penghuni sarang seperti telur, larva, ratu, dan lebah dewasa. Mereka dapat membunuh penghuni sarang dalam hitungan jam.

Untuk mengatasinya, sambung dia, dapat dilakukan dengan berbagai macam cara. Di antaranya meletakkan log atau kotak sarang di atas penyangga yang bagian bawahnya sudah diolesi dengan oli dan menaburkan obat semut di sekitar kotak sarang.

Dari lokasi budidaya ini, dalam satu kali panen, KTH Hauran Lestari sudah mampu memperoleh 15 liter madu.

KTH Hauran Lestari juga sudah mengemas sendiri produk madunya dan untuk pemasarannya di samping dibeli oleh warga sekitar juga dijual melalui pameran-pameran yang dilaksanakan baik di Kotabaru bahkan hingga ke Banjarmasin.

Baca Juga: Dukung Revolusi Hijau, Ratusan Bibit Ludes Terbagi di Car Free Day

Baca Juga: KemenLHK RI Sambangi Hutan Lindung Liang Anggang Banjarbaru

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Puja Mandela

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Dishut Kalsel

KPH Hulu Sungai Respons Tanaman Sengon di HSS Diserang Hama
apahabar.com

Dishut Kalsel

KPH Tala dan BPKH Banjarbaru Lakukan Tata Batas Kawasan Hutan
apahabar.com

Dishut Kalsel

Menyelisik Potensi Rotan di Tanah Bumbu
apahabar.com

Dishut Kalsel

Sedekah Biji, Program Dishut Kalsel yang Libatkan Masyarakat
apahabar.com

Dishut Kalsel

Perbanyakan Vegetatif Bibit Jenis Dipterokarpa dengan Teknologi Koffco Sukses di Bogor
apahabar.com

Dishut Kalsel

Berguru ke Finlandia, Kadishut Kalsel Optimis 2020 Pengelolaan Hutan Kalsel Berbasis Digital
apahabar.com

Dishut Kalsel

Dishut Kalsel Gelar Forester Family Gathering Night
apahabar.com

Dishut Kalsel

Nyaris Tewas Tersengat Listrik, Nyawa Bekantan di Balangan Tertolong!
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com