apahabar.com
Pembukaan Kegiatan Refresh Training PHBK untuk Guru PAUD Binaan YABN-IHF di SMAN 2 Banjarmasin. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

apahabar.com, BANJARMASIN – Mendukung pendidikan lebih berkualitas, Yayasan Adaro Bangun Negeri (YABN) berupaya meningkatkan kapasitas guru lewat Pendidikan Holistik Berbasis Karakter (PHBK).

Program CSR dari Adaro Energy ini menyasar guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berada di wilayah operasional mereka.

“Kami mengadakan kegiatan refresh training yang merupakan kegiatan lanjutan dari pembinaan sebelumnya,” ungkap Supervisor Bidang Pendidikan dan Kesehatan YABN, Agung Nugroho kepada apahabar.com di SMAN 2 Banjarmasin, Sabtu (25/1)

Sebelumnya, YABN mengirimkan masing-masing dua orang guru dari PAUD terpilih untuk diberikan pelatihan langsung bersama dengan Indonesia Heritage Foundation (IHF) di Depok selama 12 hari.

“Mereka ditraining mengenai PHBK itu kemudian menerapkan di sekolah. Di tahun kedua kami melakukan refresh trainning untuk mengingat kembali atau kalau ada update tentang teknik pendidikan dan pengajaran,” kata Agung

Tak hanya peserta workshop PHBK saja, tetapi dalam kegiatan refresh trainning kali ini juga melibatkan guru-guru PAUD binaan YABN dari wilayah Banjarmasin, Kabupaten Banjar dan Kabupaten Barito Kuala.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Banjarmasin, Hj Siti Wasilah menyambut baik program ini. PHBK kata dia, diperlukan untuk melahirkan anak-anak yang berkarakter.

“Itu dimulai dari guru-guru dan diharapkaan anak-anak membawa hal positif ke rumahnya,” ucap istri Walikota Banjarmasin Ibnu Sina ini kepada apahabar.com

Pemerintah kata dia akan terus mendukung PT Adaro dalam menciptakan generasi yang berkualitas dan kreatif. Dia juga berharap ke depan akan lebih banyak PAUD yang dapat diikutsertakan dalam program tersebut.

apahabar.com
Supervisor Bidang Pendidikan dan Kesehatan YABN, Agung Nugroho. Foto-apahabar.com/Musnita Sari

Baca Juga: Adaro Raih Proper Emas

Baca Juga: Konservasi di Tengah Sungai Barito, Kiat Adaro Melestarikan Bekantan

Reporter: Musnita Sari
Editor: Syarif