Tabrakan Horor di Teweh, Pemotor Meninggal di Tempat Banjarmasin Zona Merah, Pasien Corona Mestinya Dirujuk ke RS BREAKING NEWS! Update Covid-19 di Kalsel, 1 PDP Meninggal Dunia Update 3 April: 2 Kecamatan di Banjarmasin Paling Rentan Covid-19 Jumatan Libur, Hanya Satu Masjid yang Ramai di Kotabaru




Home Sport

Selasa, 14 Januari 2020 - 15:26 WIB

Dari Pesepakbola Lalu Politikus, Hakan Sukur Kini Jadi Sopir Taksi Online di AS

rzky p - Apahabar.com

Mantan bintan sepakbola Turki, Hakan Sukur kini jadi sopir taksi online di Washington AS. Foto-footbalstar

Mantan bintan sepakbola Turki, Hakan Sukur kini jadi sopir taksi online di Washington AS. Foto-footbalstar

apahabar.com, AS – Masih ingat pesepakbola tenar Turki Hakan Sukur? Nasibnya kini sungguh diluar perkiraan.

Dia kini dikabarkan sebagai sopir taksi online di Washington, AS. Usut punya usut, semenjak terjun kedunia politik, dia berseberangan dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan.

Dia sempat terpilih jadi wakil rakyat di Parlemen Turki. Namun, nasibnya berubah drastis pada 2011 sejak Erdogan berkuasa.

Lantas, Sukur mengungsi ke AS, karena sikap kritisnya kepada Erdogan. Sebagaimana dilaporkan cnnindonesia.com, Selasa (14/1), dia mengklaim asetnya di Turki dibekukan Erdogan.

“Tak ada lagi yang tersisa, Erdogan mengambil semuanya: kebebasan saya, kebebasan berekspresi, dan hak untuk bekerja,” kata mantan pemain Inter Milan ini kepada Welt am Sonntag dikutip dari Football Italia.

“Saya merasa tidak melakukan hal yang melawan hukum. Saya bukan pengkhianat atau teroris. Mungkin saya musuh pemerintah, tapi bukan musuh negara Turki,” lanjut mantan kapten Timnas Turki ini.

Baca juga :  Kembali ke Old Trafford, Ini yang Dilakukan Jose Mourinho

Sekadara mengingatkan, semasa aktif sebagai pesepakbola, bomber kelas dunia ini menghabiskan sebagian besar karier profesionalnya bersama Galatasaray.

Sempat dijuluki raja gol di Super Liga Turki. Dia telah mewakili berbagai klub di tiga negara yang berbeda dan memenangkan total 14 gelar utama.

Di timnas tampil sebanyak 112 kali, mencetak 51 gol, menjadikannya sebagai pencetak gol terbanyak bagi negaranya dan pencetak gol terbanyak ke-19 di dunia.

Salah satu penyerang paling produktif di era modern, dia menyarangkan 383 gol sepanjang karier klubnya. Dan tak kalah hebat, dia mencetak gol tercepat di Piala Dunia, pada tahun 2002.

Pemain yang dijuluki Banteng Bosporus, karena terkenal dengan sundulan mautnya itu pensiun dari sepakbola pada tahun 2008.

Baca juga :  Lantik Pengurus KONI PPU, Bupati Minta Tak Ada Lagi Keterlambatan Bonus Atlet

Setelah pensiun, dia aktif di dunia politik praktis. Hakan Sukur pernah terpilih sebagai wakil rakyat di Parlemen Turki. Namun, nasibnya berubah drastis pada 2011 sejak Erdogan berkuasa.

“Saya sangat mencintai negara saya. Setelah tak mendukung Erdogan, saya kerap mendapat ancaman. Toko istri saya diserang, anak-anak saya dilecehkan, ayah saya dipenjara, dan semua aset saya dibekukan.”

“Kemudian saya pindah ke Amerika Serikat. Saya sempat buka kafe di California, namun beberapa kali orang mencurigakan menyatroni saya. Sekarang saya jadi pengemudi Uber dan menjual buku-buku,” kata Hakan Sukur.

apahabar.com

Kenangan Hakan Sukur saat dibayangi Rivaldo ketika Turki melawan Brasil di PD 2002. Foto-footballstar

Baca Juga: Indonesia Masters 2020, Debut Mulus Owi/Apriyani

Baca Juga: Indonesia Masters 2020, 267 Pebulutangkis Berebut Rp5,4 M

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Sport

Resmi ke Persib, Ini Alasan Zulham Zamrun Kembali ke Bandung
apahabar.com

Sport

Bawa Barca Depak Lyon, Begini Kata Messi
apahabar.com

Sport

The Maczman Banjarbaru Optimis PSM Makassar Tekuk Barito 3-0 Besok
apahabar.com

Sport

Usai Piala AFF U-18, Timnas Pertimbangkan Pemain Baru
apahabar.com

Sport

Dipermalukan Bhayangkara FC dengan Skor Telak, Djanur Minta Maaf
apahabar.com

Sport

Persebaya Lepas Sembilan Pemainnya, Apakah Barito Tertarik?
apahabar.com

Sport

Isyarat Djanur Terkait Nasib Bruno dan Campos di Barito
apahabar.com

Sport

Soal Pemain Asing, Barito Tunggu Regulasi PT LIB