Eks Bos Berulah, Kepala Penjual Pentol Rantau Nyaris Terbelah Hendak Benarkan Tas, Pemotor Tabrak Truk di Angsau Tanah Laut Negosiasi Rampung: Bagus Lega, Hasnur Rela, Nitizen Bahagia, Bagaimana FC Utrecht? Jelang Masa Tenang, Bawaslu Kalsel Minta Paslon Copot APK Longsor Tergerus Banjir, Oprit Jembatan di Tabalong Diperbaiki

Deretan Proyek Strategis Kalsel Siap Diluncurkan di 2020 – INFOGRAFIS

- Apahabar.com Selasa, 7 Januari 2020 - 12:54 WIB

Deretan Proyek Strategis Kalsel Siap Diluncurkan di 2020 – INFOGRAFIS

Infografis. Bang Zul/apahabar.com

apahabar.com, BANJARBARU – Kalimantan Selatan (Kalsel) dipastikan siap menjadi penyangga Kalimantan Timur, provinsi yang ditunjuk sebagai ibu kota negara atau IKN oleh Presiden Joko Widodo.

Pemerintah Provinsi Kalsel pun memastikan tahun ini ada empat proyek infrastruktur yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) yang siap digarap. Salah satunya telah rampung di akhir tahun kemarin, yakni Bandara Internasional Syamsudin Noor Banjarmasin.

Lantas, apa tiga PSN lainnya?

Dari penelurusan media ini, tiga sisanya adalah pembangunan dua kawasan industri Batulicin di Kabupaten Tanah Bumbu seluas 955 hektare dan kawasan industri Jorong, Kabupaten Tanah Laut seluas 915 hektare, kemudian Bendungan Pitap di Kabupaten Tapin.

“Dari empat itu, salah satunya Bandara Internasional Syamsudin Noor sudah selesai, lalu proyek bendungan di Tapin juga direncanakan selesai di 2020,” ujar Kepala Bappeda Kalsel Nurul Fajar Desira saat bincang ringan dengan apahabar.com, baru tadi.

Sedangkan sisanya masih dalam proses pengerjaan. Contohnya, untuk kawasan industri Batulicin sudah mulai jalan.

“Dan kawasan industri Jorong itu sampai sekarang masih membentuk pengelolanya,” jelasnya.

Namun kepastian terakomodasinya empat PSN tersebut dinyatakannya pasti.

“Dananya ada, menggunakan APBN. Karena itu masuk PSN. Sekarang kita tinggal tunggu pengerjaannya,” jelas Fajar.

Selain menyelesaikan dan mengoperasionalkan Bandara Internasional Syamsudin Noor akhir tahun kemarin, Pemprov Kalsel juga merencanakan sejumlah proyek infrastruktur penunjang.

“Infrastruktur yang membantu semua pembangunan strategis itu masih harus dibangun, seperti contohnya jalan akses bandara,” terangnya.

Untuk pendanaannya sendiri, Fajar menegaskan dapat bersinergi dengan APBN.

“Dalam pelaksanaan proyek strategis nasional itu, semua didanai pemerintah pusat (APBN). Kalau dana dari APBD Kalsel, hanya untuk mendukung persiapan seperti infrastruktur pendukung tadi, tapi bisa juga bersinergi lah dengan pusat,” tegasnya.

Selain itu, Fajar juga menjelaskan ada beberapa proyek strategis Provinsi Kalsel yang sedang berjalan.

Seperti, jalan bebas hambatan Banjarbaru-Batulicin, Jembatan Pulau Laut, Jalan Lintas Barat, Geopark Meratus, proyek serasi selamatkan rawa sejahterakan petani di Batola.

Lalu, lanjutnya, pusat jantung dan kanker terpadu di Rumah Sakit Ulin Banjarmasin, SPAM Regional Banjarbakula, BRT Banjarbakula, KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) Mekar Putih, Aerocity di Syamsudin Noor, Visit Kalsel 2020, renovasi makam Datu Pelampaian, pelebaran Jembatan Sungai Lulut dan lain lain.

“Semua proyek strategis provinsi sudah berproses, ada yang sudah hampir selesai seperti renovasi Stadion 17 Mei, dan GOR Hasanudin,” paparnya.

Adapula proyek strategis yang masih dalam perencanaan. “Yang masih direncanakan itu pembangunan rel kereta api di Kalsel,” bebernya.

Yang mana proyek pembangunan rel kereta api tersebut digadang sebagai pendukung infrastruktur daerah penyangga IKN.

“Sebenarnya banyak proyek strategis kita yang dibuat sebagai daerah penyangga IKN selain kereta, seperti pelabuhan internasional Mekar Putih, sentra kelautan perikanan terpadu, sekolah tinggi ilmu pelayaran, bendungan pancur hangau dan masih banyak lagi,” rincinya.

Fajar sangat yakin dengan adanya proyek PSN dan pembangunan strategis provinsi juga IKN di Kaltim mampu menggerakan roda perekonomian Banua.

“Tentu ekonomi Kalsel akan meningkat, karena provinsi paling dekat dengan ibu kota ya Kalsel. Ekonomi akan bergerak lalu lintasnya ke Kalsel. Intinya kita pasti akan menjadi penyangga pangannya, kita jadi pintu gerbang keduanya setelah Balikpapan,” pungkasnya.

apahabar.com

Kepala Bappeda Kalsel Nurul Fajar Desira. Foto-apahabar.com/Nurul Mufidah

Baca Juga: MoU GMF-BRI Indonesia-Tiongkok, Dua Proyek Strategis Kaltara Disertakan

Baca Juga: 30 Proyek Strategi Nasional Rampung Digarap 2019

Editor: Fariz Fadhillah - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Ipau Jadi Primadona di Pasar Wadai Banjarbaru
apahabar.com

Kalsel

Bully Pemadam di Batola Lewat Status WA, Seorang Pemuda Akhirnya Minta Maaf
apahabar.com

Kalsel

Terkuak, Alasan Ayah di Banjarbaru Tega Jadikan Putrinya Budak Seks
apahabar.com

Kalsel

Dua Warga di Tanbu Tersambar Petir Usai Salat Jumat, Satu Tewas 
apahabar.com

Kalsel

Kasus Perdana di HSU, Dua Pasien Positif Covid-19
apahabar.com

Kalsel

Keren! Mahasiswa ULM Kembangkan Madihin dan Panting untuk Edukasi Personal Hygiene
apahabar.com

Kalsel

Buntut Polemik Reklame, Plt Kasat Pol PP Banjarmasin Kembali Mundur?
apahabar.com

Kalsel

Catatan WTP, Disdik Kalsel Disinggung Soal Dana BOS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com