BREAKING! Banjiri Kamboja Banjarmasin, Massa #SAVEKPK Long March ke DPRD Kalsel Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Gugatan Jilid II H2D ke MK Siang Ini, Denny Gandeng Lawyer “Level Dewa” Somasi Tim BirinMu ke Uhaib, Komnas HAM hingga H2D Pasang Badan Hujan Lebat, Desa Hawang HST Banjir Lagi

Di Desa Pulau Satu, Cuncung Cicipi Amplang Buatan Nur Jennah

- Apahabar.com Selasa, 21 Januari 2020 - 17:36 WIB

Di Desa Pulau Satu, Cuncung Cicipi Amplang Buatan Nur Jennah

Cuncung H. Maming saat berkunjung ke rumah Nur Jennah di Desa Pulau Satu, Kecamatan Kusan Hilir. Foto-apahabar.com/Puja Mandela

apahabar.com, BATULICIN – Nur Jennah menyodorkan dua bungkus amplang ukuran besar. Ia lalu menawarkan kepada Syafruddin H. Maming untuk segera mencicipi amplang merek “Raudah”.

“Rasanya renyah. Saya ingin mempromosikan ini,” komentar pria yang populer dengan nama Cuncung, sembari mengambil amplang yang diletakkan di atas piring warna putih bermotif bunga.

Cuncung duduk di pelataran rumah yang lantainya terbuat dari kayu ulin. Di sana, tiga ibu-ibu ikut duduk menemani Cuncung dan Nur Jennah. Mereka ngobrol akrab. Juga ada Kepala Desa Batuah, Mahluki, dan Kepala Desa Pulau Satu, Tarwin. “Enak duduk di sini. Adem,” kata Cuncung.

Cuncung terus mengunyah kerupuk yang terbuat dari ikan tenggiri. Amplang itu juga ia bagikan kepada beberapa orang di sekitarnya.

“Hari ini bikin amplang atau tidak?” dia bertanya.

Sayangnya saat itu Nur Jennah sedang libur. Ia bersama 6 karyawannya tidak memproduksi kerupuk yang terbuat dari ikan tenggiri. “Hari ini nggak bikin. Tapi yang bungkusan masih banyak,” kata Nur Jennah.

Biasanya, dalam satu hari Nur Jennah bisa memproduksi 200 sampai 400 bungkus amplang. Satu bungkus ukuran besar dijual Rp 10 ribu. Dalam satu hari dia bisa menghabiskan 20 kilogram ikan tenggiri. “Saya jual sampai ke Banjarmasin,” kata Jennah yang berusia 54 tahun.

Di Desa Pulau Satu, Cuncung Cicipi Amplang Buatan Nur Jennah

Cuncung saat memborong amplang milik Nur Jennah. Foto-apahabar.com/Puja Mandela

Cuncung mengutarakan keinginannya yang ingin mempromosikan amplang buatan masyarakat lokal di pasar nasional. Dia ingin memamerkan lebih banyak produk usaha kecil menengah (UKM) Kabupaten Tanah Bumbu di Jakarta.

Amplang buatan Nur Jennah dibuat tanpa bahan pengawet. Jennah mengatakan amplang buatannya bisa tahan sampai 1 bulan.

Sebelum pamit, Cuncung memborong 25 bungkus amplang ukuran besar. Nur Jennah semringah. Apalagi ketika tahu Cuncung membayar dua kali lipat.

Kunjungan ke rumah Nur Jennah yang berada di Desa Pulau Satu, Kecamatan Kusan Hilir pada Selasa 21 Januari 2020 merupakan satu dari sekian agenda Cuncung H. Maming di Kabupaten Tanah Bumbu. Kemarin, dia meninjau pembangunan Musala Daarul Amaan di Desa Karang Bintang.

Tadi malam, penggemar lagu-lagu jadul itu menyerahkan bantuan Rp 100 juta untuk Masjid Al Jami Pagatan. Ia juga sempat berkunjung ke SMPN 3 Kusan Hilir untuk meninjau pembangunan musala.

Baca Juga: Di Masjid Al Jami Pagatan, Cuncung Serahkan Rp100 Juta

Baca Juga: Cuncung Tinjau Pembangunan Musala SMP 3 Kusan Hilir

Editor: Puja Mandela

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Komitmen Camat Syamsuddin Berikan Pelayanan Terbaik kepada Masyarakat
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Narapidana Asal Tanbu Tak Coblos Satu Surat Suara di Pemilu
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Mudahkan Pelayanan, Polres Tanah Bumbu Luncurkan Aplikasi RPM
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

5 Desa di Tanbu Sudah Bisa Layani Pembuatan KK dan Adminduk Lainnya
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanbu Tangguhkan Perjalanan Dinas ke Luar Daerah
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Dispersip Tanbu Ajak SKPD Lain Gotong Royong Perbaiki Arsip Daerah
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Kunjungi Rumah Kafilah MTQ, Rooswandi Salem Minta Peserta Jaga Kesehatan
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Karhutla Masih Terjadi, Bupati Tanbu Sibuk Padamkan Api
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com