Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi SMP Swasta di Banjarmasin Belajar Tatap Muka, Berikut Daftar Lengkapnya Menteri Edhy Ditangkap, Cita-Cita Prabowo Presiden Tamat! Sudah Beristri, Oknum Guru Olahraga di Banjarbaru Tega Cabuli Muridnya Sendiri Kasus Korupsi KONI Seret 2 Pejabat Pemkot Banjarmasin

Ditarget PAD Rp 750 Juta, Disperdagin Banjarmasin Curhat dengan Dewan  

- Apahabar.com Selasa, 21 Januari 2020 - 20:59 WIB

Ditarget PAD Rp 750 Juta, Disperdagin Banjarmasin Curhat dengan Dewan   

Suasana rapat antar Komisi II DPRD Banjarmasin dan Disperdagin Banjarmasin, Selasa siang (20/1). Foto-apahabar.com/Ahya Firmansyah

apahabar.com, BANJARMASIN – Saat disambangi Komisi II DPRD Banjarmasin, Selasa (20/1), Dinas Perdagangan dan Industri (Disperdagin) curhat terkait target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sektor metrologi yang dipatok Rp 750 juta untuk 2020.

Sekretaris yang juga merangkap Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perdagin Banjarmasin, Norbiansyah mengeluhkan target tersebut sulit tercapai. Alasannya, 2019 realisasi pendapatan hanya mampu Rp 240 juta.

Baca Juga: Tekan Kebocoran PAD, Palangkaraya Giat Berantas Parkir Liar

“Cakupan tugas kita relatif sempit di bidang kemetrologian, tidak mungkin dinaikkan lagi. Selain itu, rendahnya retribusi uji tera ulang sehingga amat sukar menggenjot PAD bidang kemetrologian,” ujarnya.

Bahkan Norbiansyah mengaku kesulitan mengingat minimnya SDM di Disperdagin.

“Kalau tahun lalu hanya pada angka Rp 240 juta memang sudah mencapai target yang diberikan. Namun naik 300 persen ini yang menjadi sulit untuk dicapai,” terangnya.

Sementara Wakil Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Bambang Yanto Permono menyampaikan, apa yang menjadi keluhan Disperdagin coba dicari solusinya.

“Kita tadi sudah berdiskusi, apa-apa saja solusi dan produk yang bisa menjadi potensi untuk mencapai target tersebut,” jelasnya.

Salah satu sektor yang dikejar, kata Bambang, adalah tera ulang minuman dalam kemasan.

“Dalam Permendag diperbolehkan (tera air kemasan) teknisnya bagaimana, belum tahu lagi, nanti coba dikaji,” ungkapnya.

Baca Juga: Polemik Pelabuhan Ikan di Kotabaru, Dewan Kalsel Khawatir PAD Stagnan

Bambang menjelaskan, bahwa target PAD ini sudah tidak perlu direvisi karena telah masuk dalam APBD 2020.

“Karena sudah masuk (APBD), biar kita jalani saja dulu, sejauh mana mereka mampu, permasalahannya tinggal bagaimana kita cari solusi,” pungkasnya.

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Gowes Bareng Kapolda Kalsel, Kapolres Batola Ingatkan Warga Patuhi Protokol Kesehatan
apahabar.com

Kalsel

Penanganan Pangan Sumbar Patut Ditiru
apahabar.com

Kalsel

Jelang Kampanye Akbar di GBK, Repnas Kalsel Siaga di Tempat
apahabar.com

Kalsel

Rumah Mahasiswi Digerebek Warga, 5 Muda-mudi Didapati Sedang ‘Kumpul’
apahabar.com

Kalsel

Tambah 123 Kasus, Positif Covid di Kalsel Terus Melangkah Naik
apahabar.com

Kalsel

H+2 Lebaran, Pemudik Berangsur Balik
apahabar.com

Kalsel

8 Bapaslon Kepala Daerah di Pilkada Kalsel 2020 Positif Covid-19, Sahbirin-Muhidin dan Denny-Difriadi Aman
apahabar.com

Kalsel

Perhatian! Kualitas Air Sungai di Banjarmasin Tak Layak Konsumsi
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com