Update Covid-19 Tanbu: Sembuh 1 Orang, Positif Nihil 6 Preman Kampung Pemeras Warga di Jalan Nasional Kalsel-Kaltim Disikat Polisi Pasangannya Meninggal, Rahmad Masud: Saya Masih Nggak Nyangka, Ini Seperti Mimpi Wawali Terpilih Meninggal, Begini Penjelasan RSP Balikpapan Respons Pemprov, Gubernur Sahbirin Mau Digugat karena Banjir Kalsel

Dituding Lamban Terbitkan Sertifikat, BPN Tanbu Tuai Kritikan

- Apahabar.com Rabu, 15 Januari 2020 - 14:12 WIB

Dituding Lamban Terbitkan Sertifikat, BPN Tanbu Tuai Kritikan

Ilustrasi. Foto-Harapan Rakyat Online

apahabar.com, BATULICIN – Lambannya proses pengurusan dan penerbitan sertifikat hak milik (SHM) atas tanah di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Tanah Bumbu dikeluhkan sejumlah pihak.

Keluhan itu datang dari Faturrahman, warga Desa Sari Gadung, Kecamatan Simpang Empat. Dia sudah mengurus sertifikat tanah di BPN Tanah Bumbu sejak 2017. Tapi sampai hari ini, sertifikat itu belum juga selesai.

“Mulai akhir 2017 saya mengurus sertifikat tanah, dan sampai saat ini belum juga selesai. Padahal semua persyaratan sudah lengkap dan terpenuhi,” ujar Faturrahman.

Untuk mempertanyakan terkait sertifikat itu, Faturrahman sudah puluhan kali mendatangi kantor BPN Tanah Bumbu. Di sana, ia meminta informasi dan kejelasan kapan sertifikat tanahnya bisa selesai. Tapi, upayanya nihil. Ia tidak mendapat kejelasan.

“Saat saya tanya ke pihak BPN di kantornya, selalu memberikan jawaban tidak pasti,” terang Faturrahman.

Kritik juga datang dari Sekretaris Komisi III DPRD Tanah Bumbu, Said Ismail Al-Idrus. Said Ismail sangat menyayangkan perihal pelayanan yang diberikan BPN Tanah Bumbu kepada masyarakat.

Ia menilai keterlambatan proses pengurusan dan penerbitan sertifikat tanah yang dilakukan BPN di Tanah Bumbu menciptakan image buruk. Sebab, persyaratan yang diberikan masyarakat sudah lengkap.

Berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku pada Badan Pertanahan Nasional, untuk proses permohonan pendaftaran tanah pertama kali yang meliputi kegiatan pengukuran, pemeriksaan tanah hingga terbitnya SK Hak, dan Pendaftaran Hak (Penerbitan Sertifikat), seharusnya penyelesaiannya paling lambat 97 hari.

Beberapa warga, kata Said Ismail, juga sering melaporkan dan menginformasikan perihal ini kepada dirinya. Dia sendiri pun juga pernah mengalaminya.

“Mungkin ini adalah pelayanan terburuk, yang pernah saya temui khususnya di Tanah Bumbu,” ujarnya.

Saat dikonfirmasi di kantornya, Rabu (15/01) Kepala BPN Tanah Bumbu beserta pejabat lainnya sedang tidak ada di tempat.

“Kepala BPN dan pejabat lainnya masih di luar kota untuk menghadiri acara di Kanwil Banjarmasin,” terang salah seorang pegawainya.

Baca Juga: Dorong Pemanfaatan Sampah Organik, DLH Tanbu Inisiasi Pengadaan Biodigester ke Sekolah

Baca Juga: Penyeberangan Feri Batulicin-Tanjung Serdang Sepi Penumpang

Reporter: Syahriadi
Editor: Puja Mandela

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

KPU Tanbu Launching Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2020
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Warga Pendatang di Tanbu Wajib Tes HIV/AIDS
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Partisipasi Bawaslu Tanbu Cegah Covid-19, Bagikan Masker dan Nasi Kotak
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Terminal dan Pelabuhan di Tanbu Disterilkan
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Desa-desa di Tanbu Wajib Pekerjakan Penyandang Disabilitas
Covid-19 Tanbu

Pemkab Tanah Bumbu

Update Hari Ini: Pasien Covid-19 Tanbu Bertambah 23 Orang, Total 1.167 Kasus
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Drum Band Tanah Bumbu Cup 2019 dan Upaya PDBI Mencari Calon Atlet
apahabar.com

Pemkab Tanah Bumbu

Pemkab Tanah Bumbu Targetkan Raih Kabupaten Peduli HAM
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com