apahabar.com
Lima rumah di permukiman padat penduduk Jalan Sukamaju RT 13, Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut hangus akibat kebakaran di siang bolong, Kamis siang. Foto-Istimewa

apahabar.com, PELAIHARI – Lima rumah di permukiman padat penduduk Jalan Sukamaju RT 13, Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut hangus akibat kebakaran di siang bolong, Kamis (16/1).

Terbakarnya rumah-rumah tersebut diduga kuat akibat hubungan arus pendek alias korsleting. Api berasal dari salah satu rumah yang kosong.

“Api menyala berasal dari rumah Saukani, kabel rumah menyala. Saat kejadian pemilik sedang kerja di Pabrik Pakan Terbak,” tutur Darsani warga setempat, dihubungi apahabar.com, sore tadi.

Mendengar rumahnya terbakar Saukani langsung datang. Namun saat tiba rumahnya sudah rata dengan tanah.

Saat kejadian, istri Saukani dan anaknya tengah berada di rumah orangtuanya yang tak jauh dari kediamannya.

Akibat kejadian ini, 5 rumah terbakar. Api dengan sangat cepat menjalar mengingat rata-rata rumah di sini terbuat dari kayu.

“Sambung menyambung sangat rapat,” katanya.

Rata-rata korban kebakaran ini tidak bisa menyelamatkan barang-barang.

“Hanya pakaian di badan dan barang-barang yang bisa ditarik saat kejadian yang bisa diselamatkan,” katanya lagi.

Api sendiri baru dapat dijinakkan berkat kerja keras warga sekitar. Mereka bahu membahu menimba air dari kolong rumah serta dibantu pemadam kekabakaran.

“Api berkobar hampir satu jam membakar rumah warga, sulitnya pemadaman lantaran rumah berbahan dari kayu. Tapi berkat kesigapan pemadam lokal dan warga api bisa diatasi,” ucap Darsani.

Selain rumah Saukani, rumah yang terbakar di antaranya milik Ahmad Rizani, H Ramli, Irsyad dan Ahmad.

Sementara ini, warga korban kebakaran terpaksa harus numpang di tempat sanak keluarga mereka.

Baca Juga: Pencuri di Asrama Santri Ponpes Darussalam Martapura Ditangkap Polisi

Baca Juga: Jembatan Tatah Bangkal, Dibikin Melengkung Khas Kota Sungai

Baca Juga: Ramai-Ramai Kawal Putusan MA: Meratus Harus Bebas dari Tambang

Baca Juga: Musim Hujan di Balangan, Warga Diminta Waspada Bahaya Kencing Tikus

Reporter: Ahc14
Editor: Fariz Fadhillah