ga('send', 'pageview');
Warga Dayak Meratus Berduka, Damang Ayal Kusal Wafat Satgas Covid-19 Visitasi Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin, Mau Buka Lagi? Alasan Mencengangkan Paman di Kotabaru Tega Cabuli Adik Sendiri 3 Pekan Razia Masker di Banjarmasin: Berludah hingga Pengemudi Mobil Didenda, Simak Penjelasan Dinkes Sinting! Pria Plontos di Kotabaru Cabuli Adik Berkali-kali

Harimau Diduga Masuk Kampus Unsri, BKSDA Cek Lokasi

- Apahabar.com Kamis, 9 Januari 2020 - 09:32 WIB

Harimau Diduga Masuk Kampus Unsri, BKSDA Cek Lokasi

Ilustrasi Harimau Sumatera. Foto-Antara

apahabar.com, PALEMBANG – Seekor harimau dilaporkan telah enam hari terakhir muncul di area kebun riset yang ada di dalam Komplek Universitas Sriwijaya (Unsri) kampus Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel).

Kepala Kebun Riset Unsri Kampus Indralaya, M. Umar Harun di Palembang, Kamis (09/01), membenarkan adanya laporan mahasiswa dan penyadap yang mengaku telah melihat individu satwa serupa harimau pada dua hari berbeda.

“Ini dua versi, ada yang bilang macan tapi ada juga mengatakan harimau,” ujarnya.

Menurut dia laporan kemunculan dugaan harimau pertama kali diterimanya pada Sabtu (04/01) saat seorang mahasiswa tengah melaksanakan riset di kebun kelapa sawit, mahasiswa tersebut mengaku mendengar suara auman namun tidak melihat wujud sumber suara karena langsung berlari ketakutan.

Laporan kedua diterima pada Selasa (07/01) saat seorang penyadap mengaku melihat hewan sebesar anak sapi yang memiliki belang, lokasinya tidak jauh dari lokasi laporan pertama, namum si penyadap melihatnya dari jarak cukup jauh dan menjelang maghrib, sehingga tidak terlalu jelas.

“Kami juga sudah ke lokasi dan melihat ada jejak-jejak, tapi kami belum tahu apa itu jejak macan atau harimau karena kami bukan ahlinya,” tambah Umar Harun.

Terkait laporan tersebut, ia sudah menghimbau seluruh civitas akademika untuk menghentikan sementara aktifitas riset di area perkebunan Unsri, pihaknya juga telah melapor ke BKSDA untuk meminta bantuan pengecekan.

Area kebun riset kampus Unsri Indralaya, kata dia, memiliki luas 200 hektar yang didominasi semak belukar, 30 hektar diantaranya merupakan kebun sawit aktif dan 15 hektar kebun karet.

Kebun tersebut berbatasan dengan kebun warga yang dibatasi tembok beton setinggi dua meter dan membentang puluhan kilometer tersambung dengan seluruh tembok pagar Kampus Unsri Indralaya.

“Setahu kami di dalam perkebunan itu memang masih banyak babi, tapi untuk predator semacam harimau atau macam kami belum pernah lihat,” ungkap Umar.

Sebelum adanya laporan dari Unsri, sempat juga beredar informasi jika harimau terlihat oleh warga di perkebunan Desa Sri Kembang Badar, Kecamatan Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir pada Kamis (02/01).

Sementara Kepala BKSDA Sumsel, Genman Suhefti Hasibuan mengatakan telah menerima laporan terkait kemunculan satwa diduga harimau tersebut, namun pihaknya akan mengecek guna memastikan kebenarannya.

“Yang pasti selama ini kami tidak punya data keberadaan harimau di lokasi tersebut (Ogan Ilir), dan juga lokasi dengan kantong harimau terdekat jaraknya mencapai 90 kilometer,” ujar Genman.

Tutupan lahan di antara kantong habitat dan Unsri cenderung sangat kecil, tambah dia sehingga secara ilmiah kecil juga kemungkinan ada harimau di lokasi tersebut.(Ant)

Baca Juga: Dua Roket Mendarat di Zona Hijau Baghdad

Baca Juga: Serangan Roket Iran, Trump: Tak Ada WN Amerika yang Jadi Korban

Baca Juga: Iran Tak Akan Kirim Kotak Hitam Ukraine Airlines ke Boeing

Baca Juga: Media Inggris Angkat Kasus Pemerkosaan Renhard Sinaga Jadi Berita Utama

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Longsor Terjang Sebuah Rumah, 6 Orang Tertimbun
apahabar.com

Nasional

Hari Pers, AJI Balikpapan: Jangan Sekadar Seremoni
apahabar.com

Nasional

Catatan Akhir Tahun 2019 PWI: Tegakkan Independensi dan Profesionalisme Pers
apahabar.com

Nasional

Jenderal AS Sebut Roket Iran Bertujuan Bunuh Personel AS
apahabar.com

Nasional

Keluarga Pinta Jenazah Bomber Polrestabes Medan, Kapolda: Dikembalikan Sesuai Mekanisme Teroris
apahabar.com

Nasional

Pengamat Sebut Kaltim Paling Berpeluang Jadi Ibukota
apahabar.com

Nasional

Ajaran Baru Sekolah Juli, Pembelajaran Tatap Muka Tidak Berlaku di Kalsel
apahabar.com

Nasional

Duka Musim Dingin, ACT Kalsel Serukan Kepedulian untuk Palestina
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com