Keren, RSD Idaman Banjarbaru Ditetapkan Sebagai RS Unggulan Pelayanan KB Simakalama Pembelajaran Tatap Muka OTT Amuntai, Giliran Orang Dekat Bupati HSU Diperiksa KPK KPK Tangkap Tangan Maliki, Bupati HSU Tunjuk Plt Kadis PUPRP Baru PLN Suplai Listrik untuk Kawasan Food Estate Kalteng

Horee, Awal Februari Ini Guru Honorer Kalsel Jadi Naik Gaji

- Apahabar.com     Rabu, 29 Januari 2020 - 14:04 WITA

Horee, Awal Februari Ini Guru Honorer Kalsel Jadi Naik Gaji

Ilustrasi guru honorer. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Realisasi kenaikan gaji guru honorer di Kalimantan Selatan sudah di depan mata.

Bahkan, Biro Hukum Setdaprov Kalsel sudah mengambil revisi regulasi terkait di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Insyaallah paling lambat gaji guru honorer akan dibayar pada pekan pertama Februari 2020,” ucap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel, Yusuf Effendi kepada apahabar.com, Rabu (29/1) siang.

Ada beberapa substansi yang direvisi Kemendagri RI. Salah satunya, gaji guru honorer yang tak bekerja sesuai durasi waktu mengajar takkan dibayar pemerintah.

“Ini menjadi pertimbangan kami. Kasian juga guru honorer apabila mereka tak bekerja dikarenakan libur bulan Ramadan,” jelasnya.

Baca Juga: Jika Dihapus, Honorer Batola Ingin Prioritas Saat Pengangkatan PPPK

Untuk mencari solusi terkait masalah itu, mereka mencanangkan dua sistem penggajian, yaitu honorer pokok dan tambahan.

Adapun gaji honorer pokok sebesar Rp2 juta. Namun, akan ada tambahan gaji sesuai durasi mengajar.

Apabila mengajar selama 18-20 jam per pekan, maka akan mendapatkan tambahan sebesar 10 persen dari gaji pokok.

Kemudian, seandainya mampu mengajar 21-23 jam per minggu maka memperoleh tambahan sebesar 20 persen.

“Kalau pun mampu mengajar selama 24-40 jam per minggu, maka mendapatkan tambahan 30 persen,” jelas dia. Artinya, guru honorer di Kalsel bisa menerima Rp 2,6 juta per bulan.

Tak hanya itu, Pemprov Kalsel juga menaikan gaji honorer tenaga kependidikan sesuai dengan ijazah kelulusan.

Untuk tenaga honorer berijazah SMP jumlah gaji yang diterima sebesar Rp 1,7 juta, ijazah SMA Rp 1,9 juta, ijazah Diploma III Rp 2,1 juta, dan Ijazah Strata-1 Rp 2,3 juta.

“Karena kita menghormati ijazah kelulusan seseorang. Tak mungkin kita samakan gaji lulusan SD dan Sarjana,” tegasnya.

Di akhir proses ini, Disdikbud tinggal menunggu persetujuan dari Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor.

“Kita masih menunggu surat keputusan dan peraturan gubernur (Pergub) tentang wacana tersebut,” pungkasnya.

Baca Juga: Bicara Soal Penghapusan, Tjahjo: Pusat Tak Urusi Tenaga Honorer

Baca Juga: Menanti Janji Pemerintah Hapus Tenaga Honorer

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Solusi Anak Kecanduan Gadget, Pemprov Kalsel Segera Buat Taman Bermain
Purnama Dewi

Kalsel

Profil Purnama Dewi, Pendangdut Cilik Asal Amuntai yang Viral karena Lagu “Haruskah Aku Mati”

Kalsel

Penambang Pasir Ditertibkan, Sungai Amandit HSS Jernih
apahabar.com

Kalsel

TNI/Polri Terjun Amankan Malam Misa Natal di Labuhan HST
apahabar.com

Kalsel

Polsek Mantewe Bagikan Selebaran Imbauan Adaptasi Kebiasaan Baru
apahabar.com

Kalsel

Acungkan Golok, Pembakar Lahan di Mataraman Disergap  
apahabar.com

Kalsel

Penegakkan Perbup Prokes Nomor 26 2020: 3 Warga Tanta Tabalong Disuruh Beli Masker
apahabar.com

Kalsel

MAN 1 HST Nyaris Terbakar Lagi, Sosok Misterius Muncul
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com