apahabar.com
Bank Kalsel menyalurkan pinjaman modal barakah senilai puluhan juta rupiah kepada 15 anggota kelompok usaha Pondok Pesantren IPI Kalsel. Foto-Istimewa

apahahar.com, BANJARMASIN – Satu lagi bentuk dukungan Bank Kalsel untuk mendukung dunia pendidikan berbasis agama.

Bank Kalsel menyalurkan pinjaman modal barakah senilai puluhan juta rupiah kepada 15 anggota kelompok usaha Pondok Pesantren Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) Kalimantan Selatan (Kalsel).

Dipilihnya IPI Kalsel menjadi salah satu mitra Bank Kalsel dalam penyaluran program ini, karena lingkungan pondok pesantren dinilai sebagai lingkungan religius yang paham masalah muamalah beragama.

Yaitu jika seseorang mendapatkan pinjaman, maka penerima pinjaman berkewajiban untuk memegang amanah dan mengembalikan sesuai dengan waktu yang ditentukan.

”Karena apabila hutang tidak dibayar atau dilunasi, apabila si peminjam meninggal dunia maka hutang itu akan menjadi penghalang di akhirat kelak,” ujar Kepala Bagian Produk dan Layanan Divisi Unit Usaha Syariah Bank Kalsel, H. Iwan, usai penyerahan di Banjarbaru, Kamis (09/01).

Direktur Utama Bank Kalsel, Agus Syabaruddin, menyampaikan sebagai bank pembangunan daerah, Bank Kalsel harus berperan secara aktif sebagai “agen of development” dalam upaya meningkatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat Banua, di antaranya adalah memberikan pinjaman dana bergulir “modal barakah” kepada pondok pesantren.

Sumber dana dihimpun dari zakat dan sedekah seluruh karyawan Bank Kalsel, yang dikelola oleh Unit Pengelola Zakat (UPZ Bank Kalsel).

“Harapan kami sinergi program IPI DPW Kalsel dan Bank Kalsel, akan membantu pemerintah dalam mensukseskan program Suistainable Development Goal’s yang berusaha keras untuk meniadakan atau mengurangi kemiskinan di masyarakat,“ sebut Agus Syabaruddin.

Pengajar Pondok Pesantren Walisongo Banjarbaru, Ustaz Nasir terlihat gembira seperti yang dirasakan oleh 15 menerima lainnya.

“Alhamdulillah hari ini kami menerima pinjaman modal Barakah dari Bank Kalsel. Pinjaman ini sangat membantu kami untuk membuka usaha kecil-kecilan, sehingga bisa membantu pendapatan kami sebagai pengajar di pondok” katanya.

Ustaz Sarwono dari Pondok Pesantren Misbahul Munir Banjarbaru mengaku pinjaman modal Barakah tanpa bunga ini sangat membantu dalam mengembangkan usaha dan keterampilan ustaz dan santri, untuk menyiapkan generasi muda yang berilmu dan beriman.

Sebelumnya, penyerahan pinjaman diwakili Sekretaris DPW IPI Kalsel Ustadz Edy Setyo Utomo.

Ketua Harian IPI Kalsel, KH. Abdul Hamid Marzuki, menyambut baik langkah Bank Kalsel ini, dan semoga segera bisa ditingkatkan ke seluruh Kalsel.

Pengurus Pusat IPI dalam dalam sambutan yang disampaikan KH. Zaini Ahmad SRK berharap inisiasi pengurus DPW IPI Kalsel ini bisa menjadi contoh bagi DPW DPW lainnya di seluruh Indonesia.

“Sebagai wadah sarana silaturahmi, interaksi dan koordinasi pondok pesantren dalam peningkatan SDM dan kemandirian pondok. IPI akan berbuat maksimal untuk kemajuan pondok pesantren dan umat Islam pada umumnya” kata Gus Zaini yang juga Pengasuh Pondok Pesantren dan CEO BBM Group.

Baca Juga: HUT Kecamatan Kalumpang, Fikry Beri Banyak Bantuan dan Hadiah

Baca Juga: Anggaran Bantuan Sosial Bencana Kota Banjarmasin Bertambah di 2020

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Puja Mandela