apahabar.com
Mempelai “wanita”, Swabullah Nabukeera. Foto-twitter

apahabar.com, KAMPALA – Seorang imam masjid di Uganda, Mohammed Mutumba, tertipu dengan penampilan seorang lelaki Swabullah Nabukeera. Dia mengira, lelaki itu seorang wanita, sehingga mau menikahinya. Namun setelah dua pekan pernikahan, dia baru tahu ‘istrinya’ seorang laki-laki.

Selama dua pekan itu, keduanya mengakui belum pernah melakukan hubungan intim. Nabukeera mengklaim sedang mengalami menstruasi sehingga hubungan tidak terjadi. Namun demikian, dalih Nabukeera terbongkar ketika ia tertangkap tangan saat memanjat pagar usai mencuri televisi dan pakaian tetangga.

Merasa dirugikan, tetangga melaporkannya ke kantor polisi Kayunga hingga akhirnya diketahui ia merupakan seorang lelaki.

“Seperti praktik standar polisi, seorang perwira wanita, menggeledah tersangka secara menyeluruh sebelum membawa dia ke sel,” kata polisi, seperti dilansir Republika yang mengutip Tuko, Senin (13/1).

Kepolisian menambahkan, hal yang mengejutkan tersebut terjadi ketika petugas menemukan fakta tersangka menumpuk pakaiannya dalam bra untuk menipunya sebagai payudara. Setelah pihak kepolisian mengetahui Nabukeera memiliki kelamin lelaki, mereka langsung melaporkannya pada “suaminya” yang juga ikut mengantarnya ke kantor polisi.

Mendapat keterangan itu, Mutumba tak langsung mempercayainya. Dia kemudian meminta izin untuk memeriksa istrinya.

Ketika mengetahui istrinya seorang lelaki, Mutumba mengatakan kepada polisi Nabukeera adalah seorang pencuri. Ia kemudian diketahui nama aslinya sebagai Richard Tumushabe.

Kepada kepolisian Tumushabe mengatakan telah menipu “suaminya” untuk mendapatkan uang yang dimilikinya.

“Kami telah mendakwanya dengan penyamaran, pencurian, dan mendapatkan barang dengan alasan palsu,” kata keterangan polisi.

Mutumba menceritakan kronologis pertemuan dirinya dengan Tumushabe. Awal bertemu di Masjid Kyampisi di mana ia sering berkunjung untuk shalat. Dia mengaku, pada saat yang sama ia juga sedang mencari wanita untuk dinikahi.

“Ketika saya sampai di masjid saya menemukan gadis cantik yang mengenakan jilbab, saya menyatakan cinta dan dia menerimanya,” ujar Mutumba yang masih terkejut.

Dia melanjutkan, mereka saling mencintai satu sama lain. Namun demikian, sejak awal pertemuan, Tumushabe mengatakan dia tidak bisa melakukan hubungan seks sampai Mutumba menikahinya.

“Saya membawa mas kawin kepada orang tuanya dan juga bertukar janji pernikahan,” tambahnya.

Dalam waktu satu pekan pertama, ia menjelaskan ia kerap kali mengunjungi bibi Nabukeera, yaitu Nuuru Nabukeera yang kemudian juga ditangkap kepolisian. Akan tetapi, Nuuru mengatakan kepada kepolisian bahwa ia tidak mengetahui keponakannya adalah seorang laki-laki.

Nuuru mengklaim baru mengenalnya saat Tamushabe beranjak dewasa. Mutumba yang membayar mahar, termasuk dua kambing, dua kantong gula, tiga busuutis, sekotak garam dan satu Alquran.

Baca Juga: Masjid di India Jadi Tempat Pernikahan Umat Hindu

Baca Juga: DKP3A: 1.131 Anak di Kaltim Menikah Dini

Editor: Muhammad Bulkini