Perselingkuhan Istri Polisi dan Penjual Buah di Palangka Raya Terbongkar Polisi Ungkap Kronologis Kebakaran Maut di Beruntung Baru Sakit Hati, Motif Disebarnya Video Mesum 13 Detik di Samarinda Banjarmasin Terendam, Analisa Pemkot Kenapa Meluas-Siapkan Pompanisasi Terungkap, Bendahara HKN Banjarmasin Sempat Tarik Duit Ratusan Juta

Imbas Banjir Jabodetabek, Sejumlah KA Terlambat

- Apahabar.com     Rabu, 1 Januari 2020 - 22:12 WITA

Imbas Banjir Jabodetabek, Sejumlah KA Terlambat

Ilustrasi - Suasana calon penumpang di Stasiun Madiun saat masa angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Foto-Antara/Humas Daop Madiun

apahabar.com, MADIUN – Sejumlah kereta api yang melewati wilayah Daerah Operasi (Daop) 7 Madiun mengalami keterlambatan dari jadwal kedatangan karena imbas dari banjir yang melanda wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun Ixfan Hendriwintoko mengatakan keterlambatan tersebut karena terdampak cuaca buruk hingga menyebabkan sejumlah prasarana jalur rel terimbas banjir, dengan ketinggian bervariasi sekitar 4 sampai dengan 8 sentimeter di atas kop atau permukaan rel.

“Walaupun telah diupayakan penanganan namun keterlambatan beberapa KA tidak bisa terhindarkan,” ujar Ixfan kepada wartawan di Madiun, Rabu.

Adapun, KA melintas di Daop 7 Madiun yang mengalami keterlambatan per siang tadi, di antaranya adalah KA Anjasmoro relasi Pasarsenen-Jombang posisi di Stasiun Yogyakarta lambat 21 menit. KA Argo Wilis relasi Gambir-Surabaya Gubeng, posisi di Stasiun Sikampuh lambat 10 menit.

KA Matarmaja Tambahan relasi Pasarsenen-Malang posisi Stasiun Cikampek lambat 220 menit, KA Gaya Baru Malam Selatan (GBMS) relasi Pasarsenen-Surabaya Gubeng posisi Stasiun Cikarang lambat 180 menit.

KA Singasari relasai Pasarsenen-Blitar, diperkirakan lambat 75 menit, KA Brantas relasi Pasarsenen-Blitar posisi Stasiun Jatinegara lambat 40 menit. Lalu KA Brantas Tambahan relasi Pasarsenen-Blitar lambat 15 menit, dan KA Bangunkarta relasi Gambir-Surabaya Gubeng yang diperkirakan juga mengalami keterlambatan.

“Kami sampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas keterlambatan tersebut. Bagi para pengguna jasa yang terdampak gangguan di atas 60 menit, dapat melakukan pembatalan perjalanan dengan pengembalian bea sebesar 100 persen sesuai harga tiket,” kata dia.

Selain itu, bagi konsumen yang mengalami keterlambatan lebih dari tiga jam juga mendapatkan layanan “service recovery” berupa pemberian makanan dan minuman.

Pihaknya menegaskan keterlambatan sejumlah perjalanan KA yang melewati Daop 7 Madiun tersebut tidak mengganggu jalannya angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 yang sedang berlangsung di wilayah daop setempat.

Sesuai data, selama 19-29 Desember 2019, PT KAI Daop 7 Madiun telah melayani 17.717 penumpang yang naik atau berangkat. Jumlah itu naik 12 persen dibandingkan tahun 2018 yang mencapai 15.786 penumpang.

Sedangkan penumpang turun atau datang, PT KAI Daop 7 Madiun telah melayani sebanyak 17.391 penumpang. Jumlah itu naik sebesar 9 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 15.917 penumpang.

PT KAI menetapkan masa angkutan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 selama 18 hari yakni mulai 19 Desember 2019 hingga 5 Januari 2020.

Baca Juga: Dampak Banjir Jakarta, Soetta Siap Layani 21 Rute Pengalihan Bandara Halim

Baca Juga: Penerbangan Juanda-Halim Kena Dampak Banjir Jakarta

Baca Juga: Awal Tahun Baru, Pasar Hanyar Sepi Pembeli

Baca Juga: Tahun Baru, Stok dan Harga Sembako di Tanbu Dijamin Aman

Sumber: Antara
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Pak Pos Sering Tersesat, DPMPTSP Banjarmasin Merugi
apahabar.com

Ekbis

Imbas Aksi Ambil Untung Para Investor, IHSG Ditutup Melemah 70,95 Poin
Haji Isam

Ekbis

Tak Hanya Haji Isam, SILO Juga Lirik Smelter Kalsel di Kotabaru
apahabar.com

Ekbis

Kunjungan Wisata di Kalsel Naik, Ini Faktanya
apahabar.com

Ekbis

ICW Dukung Realokasi Anggaran Pemerintah untuk Atasi Pandemi Covid-19
apahabar.com

Ekbis

Perluas Layanan Energi, Pertamina Kembangkan Inovasi Bisnis
apahabar.com

Ekbis

Akhir 2024, Agropolitan Anjir Pasar Batola Ditarget Berdaya Saing
apahabar.com

Ekbis

Kebijakan Minyak Goreng Curah Ancam Produsen UMKM
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com