Visakha FC Waspadai 3 Penggawa Bali United Sejumlah Calon Haji Kalsel Miliki Penyakit Bawaan Klaim Tak Bersalah, Laskar Adat Dayak Nasional Siap Kawal Kasus Mardani H Maming Nama-Nama Lima Korban LCT Tenggelam di Tanah Laut Satu Korban LCT Tenggelam di Tanah Laut Ditemukan, Identitas Belum Diketahui

Investasi dari Arab Sebesar USD 20 Miliar Bakal Masuk ke Indonesia

- Apahabar.com     Selasa, 7 Januari 2020 - 06:15 WITA

Investasi dari Arab Sebesar USD 20 Miliar Bakal Masuk ke Indonesia

Investasi asing. Foto-VOAISLAM

apahabar.com, JAKARTA – Kabar gembira disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Pemerintah Indonesia akan menerima investasi dari pihak Uni Emirat Arab (UEA) hingga sebesar USD 20 miliar.

Pernyataan itu disebutnya usai menerima kunjungan perwakilan Uni Emirat Arab di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jakarta, Senin (6/1).

“Tadi persiapan kunjungan Presiden ke UEA, itu angkanya tadi saya lihat bisa USD 20 miliar. Ditandatanganin selama Presiden di sana. Tapi kita masih finalisasi,” ujar Luhut saat ditemui di kantornya.

Adapun perjanjian yang akan diteken mencakup beberapa sektor. Antara lain investasi untuk bidang energi, agrikultur, pendidikan, keuangan, infrastruktur, manufaktur, dan Sovereign Wealth Fund (SWF).

“Sudah mencakup semua itu, termasuk empat (investasi di sektor) petrokimia,” jelas Luhut.

Keempat bentuk investasi Uni Emirat Arab di sektor petrokimia dan petroleum yakni Adnoc ke Pertamina untuk Kilang Balongan, Masdar ke PLN untuk PLTS Cirata, Mubadala ke Pertamina untuk Kilang Balikpapan, dan EGA ke Inalum untuk aluminium smelter di Kalimantan Utara.

Secara jadwal, Luhut melanjutkan, dirinya akan bertolak ke UEA pada Jumat malam, 10 Januari 2020. Sementara Presiden Joko Widodo (Jokowi) bakal menyusul sehari berselang pada Sabtu pagi, 11 Januari 2020.

Luhut pun menyatakan, perjanjian investasi ini dapat terwujud karena faktor kedekatan antara Presiden Jokowi dengan Putra Mahkota Kerajaan UEA, Prince Mohammad bin Zayed.

“Itu sebenarnya karena hubungan pribadi Presiden dengan Prince Mohammad bin Zayed. Kami hanya eksekutor saja,” tukas Luhut.

Baca Juga: Investor Amerika Jajaki Potensi Perhotelan di Pesisir Selatan

Baca Juga: Harga Gas Industri Turun, Menperin: Penerimaan Negara Akan Naik

Sumber: Liputan6.com
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Tak Berkategori

Ekonomi Melambat, Jokowi: Negara Lain Malah Anjlok

Tak Berkategori

Kerukunan BPK HSS Terjunkan Tim Bantu Evakuasi Korban Banjir Katingan Kalteng
apahabar.com

Tak Berkategori

Hipmi Minta BPK Audit Anggaran Program Kartu Prakerja
apahabar.com

Tak Berkategori

Isyana Sarasvati hingga Oh Wonder Tampil Memukau di We The Fest Virtual Home Edition
Kapolres Tabalong

Tak Berkategori

Berkinerja Baik, 10 Polisi Diganjar Reward dari Kapolres Tabalong
apahabar.com

Tak Berkategori

R2 Vs Dump Truk di Banjar, Satu Tewas

Tak Berkategori

Agen ‘Nakal’ hingga Pengecer Sepeda Motor Menjamur, LPG di Kalsel Jadi Langka?
Anak Yatim Piatu

Tak Berkategori

Ratusan Anak Yatim Piatu Korban Covid-19 di Balikpapan Dapat Bantuan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com