Satresnarkoba Polres Kapuas Ringkus Pengedar 30 Gram Sabu Duh, Wali Kota Balikpapan Dipolisikan Terkait Dugaan Ijazah palsu Sempat Bungkam, 2 Kurir Tapin Akhirnya Beberkan asal Sabu 9 Kg  ‘Kehabisan Napas’, Truk di Kotabaru Timpa Pedagang Pentol! Vaksinasi Tahap 2, Bupati Tapin Jadi Role Model Lansia

Jadi Calo CPNS, Oknum ASN di Pontianak Ditangkap Polisi

- Apahabar.com Senin, 27 Januari 2020 - 12:53 WIB

Jadi Calo CPNS, Oknum ASN di Pontianak Ditangkap Polisi

Kepolisian Sektor Pontianak Timur, Polresta Pontianak, Kalbar, mengamankan MS seorang calon yang berstatus ASN, yang menjanjikan kelulusan CPNS tahun 2018-2019 di lingkungan Poltekes Pontianak. Foto-Antara

apahabar.com, PONTIANAK – Aparat kepolisian di Pontianak mengamankan MS, seorang calon yang berstatus ASN.

MS menjanjikan kelulusan CPNS tahun 2018-2019 di lingkungan Poltekes Pontianak.

Kini status MS sudah tersangka, atas kasus penipuan terhadap empat korbannya yang juga alumni mahasiswa Poltekes Pontianak, dengan kerugian Rp163 juta.

Tersangka MS diamankan polisi setelah mendapatkan laporan dari para korban, yang salah satunya warga Kabupaten Mempawah.

“Begitu mendapatkan laporan kami langsung melakukan penangkapan tersangka MS, dan mengamankan barang bukti dua kwitansi pembayaran korban terhadap MS sebagai syarat untuk lulus CPNS tahun 2018-2019 di lingkungan Poltekes Pontianak,” ungkap kata Kapolsek Pontianak Timur, Kompol Sunaryo di Pontianak, Senin (27/1) dilansir apahabar.com dari Antara.

Dari laporan polisi, modus tersangka yakni menghubungi korbannya dengan menjanjikan bisa meluluskan tes CPNS di lingkungan kesehatan, asalkan menyediakan sejumlah uang.

“Setelah korbannya percaya, maka disuruh menyetor uang masing-masing Rp20 juta sebagai tanda jadi, setelah lulus nanti baru dilunasi. Tetapi hingga tahun 2020, korban tidak juga lulus CPNS, selain itu ketika dihubungi tersangka juga terkesan menghindar, sehingga dilaporkanlah kepada pihak kepolisian,” kata Sunaryo.

Menurut dia, tersangka menggunakan uang hasil penipuan tersebut untuk keperluan pribadinya.

Tersangka diancam pasal 378 dan 372 yakni tentang penggelapan dengan ancaman empat tahun penjara, dan atau denda paling banyak Rp900 ribu.

Dalam kesempatan itu, Kapolsek Pontianak Timur mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah tertipu oleh siapapun juga yang menjanjikan bisa meluluskan CPNS, asalkan bisa menyiapkan sejumlah uang tersebut.

“Jangan tergiur oleh janji-janji oknum yang tidak bertanggungjawab, sehingga tidak dirugikan. Sebab apa rekrutmen dalam penerimaan CPNS sudah terbuka,” katanya.

Sementara itu, tersangka MS mengakui, kalau dirinya menjanjikan korbannya lulus CPNS, yang disertai tanda jadi dulu sebesar Rp20 juta per orang. “Kalau sudah lulus maka baru dilunasi,” ujarnya.

Baca Juga: Musim Hujan, Warga Pontianak Waspada ‘Kencing Tikus’

Baca Juga: Pilkada 2020, Kajati Kalbar Siap Turunkan Jaksa Terbaik

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalbar

Tahun Depan, Jalan Badau-Puring Kalbar Ditarget Selesai
apahabar.com

Kalbar

Jaga Kawasan Lindung di Jalan Pararel Perbatasan
Banjarmasin

Kalbar

Tenang, Stok Elpiji dan BBM Warga Kalimantan Aman Selama Nataru
apahabar.com

Kalbar

Belasan TKI dari Malaysia di Kalimantan Di-Rapid Tes, Simak Hasilnya
apahabar.com

Kalbar

Idulfitri, Prajurit Kodim Banjarmasin Siaga PSBB Jilid III
apahabar.com

Kalbar

14 Siswa dan 8 Guru di Kalbar Terpapar Covid-19
apahabar.com

Kalbar

Olah TKP Kebakaran Maut di Sekadau, Jendela Kamar Terkunci Mati
apahabar.com

Kalbar

Kebakaran di Sekadau Kalbar, Satu Keluarga Tewas Terpanggang
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com