Resmi, Palangka Raya Belum Mau Berlakukan New Normal Susul Tanbu, Giliran 3 Pasien Tapin Sembuh dari Covid-19 Cerita Tukang Cukur Banjarmasin Keluhkan Protokol Covid-19 Pemuda Mandastana Genapi 4 Pasien Sembuh Covid-19 di Batola Kebakaran Jalan Manggis, Los Bedakan Diduga Sengaja Dibakar




Home Kalbar

Senin, 27 Januari 2020 - 12:53 WIB

Jadi Calo CPNS, Oknum ASN di Pontianak Ditangkap Polisi

Aam - Apahabar.com

Kepolisian Sektor Pontianak Timur, Polresta Pontianak, Kalbar, mengamankan MS seorang calon yang berstatus ASN, yang menjanjikan kelulusan CPNS tahun 2018-2019 di lingkungan Poltekes Pontianak. Foto-Antara

Kepolisian Sektor Pontianak Timur, Polresta Pontianak, Kalbar, mengamankan MS seorang calon yang berstatus ASN, yang menjanjikan kelulusan CPNS tahun 2018-2019 di lingkungan Poltekes Pontianak. Foto-Antara

apahabar.com, PONTIANAK – Aparat kepolisian di Pontianak mengamankan MS, seorang calon yang berstatus ASN.

MS menjanjikan kelulusan CPNS tahun 2018-2019 di lingkungan Poltekes Pontianak.

Kini status MS sudah tersangka, atas kasus penipuan terhadap empat korbannya yang juga alumni mahasiswa Poltekes Pontianak, dengan kerugian Rp163 juta.

Tersangka MS diamankan polisi setelah mendapatkan laporan dari para korban, yang salah satunya warga Kabupaten Mempawah.

“Begitu mendapatkan laporan kami langsung melakukan penangkapan tersangka MS, dan mengamankan barang bukti dua kwitansi pembayaran korban terhadap MS sebagai syarat untuk lulus CPNS tahun 2018-2019 di lingkungan Poltekes Pontianak,” ungkap kata Kapolsek Pontianak Timur, Kompol Sunaryo di Pontianak, Senin (27/1) dilansir apahabar.com dari Antara.

Baca juga :  Anak Sapi Bermata Satu Lahir di Pontianak, Pertanda Apa Itu?

Dari laporan polisi, modus tersangka yakni menghubungi korbannya dengan menjanjikan bisa meluluskan tes CPNS di lingkungan kesehatan, asalkan menyediakan sejumlah uang.

“Setelah korbannya percaya, maka disuruh menyetor uang masing-masing Rp20 juta sebagai tanda jadi, setelah lulus nanti baru dilunasi. Tetapi hingga tahun 2020, korban tidak juga lulus CPNS, selain itu ketika dihubungi tersangka juga terkesan menghindar, sehingga dilaporkanlah kepada pihak kepolisian,” kata Sunaryo.

Menurut dia, tersangka menggunakan uang hasil penipuan tersebut untuk keperluan pribadinya.

Tersangka diancam pasal 378 dan 372 yakni tentang penggelapan dengan ancaman empat tahun penjara, dan atau denda paling banyak Rp900 ribu.

Baca juga :  Waspada Karhutla, Polda Kalbar Sudah Amankan Puluhan Tersangka

Dalam kesempatan itu, Kapolsek Pontianak Timur mengimbau kepada masyarakat agar tidak mudah tertipu oleh siapapun juga yang menjanjikan bisa meluluskan CPNS, asalkan bisa menyiapkan sejumlah uang tersebut.

“Jangan tergiur oleh janji-janji oknum yang tidak bertanggungjawab, sehingga tidak dirugikan. Sebab apa rekrutmen dalam penerimaan CPNS sudah terbuka,” katanya.

Sementara itu, tersangka MS mengakui, kalau dirinya menjanjikan korbannya lulus CPNS, yang disertai tanda jadi dulu sebesar Rp20 juta per orang. “Kalau sudah lulus maka baru dilunasi,” ujarnya.

Baca Juga: Musim Hujan, Warga Pontianak Waspada ‘Kencing Tikus’

Baca Juga: Pilkada 2020, Kajati Kalbar Siap Turunkan Jaksa Terbaik

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalbar

Polisi Amankan Enam Penimbunan Masker di Pontianak
apahabar.com

Kalbar

Mulai Hujan, Titik Panas di Kalbar Berangsur Turun
apahabar.com

Kalbar

Ini 5 Warga Negara Terbanyak Ajukan Izin Tinggal di Kalbar
apahabar.com

Kalbar

Penyelundupan Mesin Speed Boat asal Malaysia Berhasil Digagalkan
apahabar.com

Kalbar

Update Penginapan Jamaah Haul Guru Sekumpul ke-15, 10 Tempat Gratis Sudah Penuh
apahabar.com

Kalbar

Ruas Jalan Putussibau-Pontianak Lumpuh Total Akibat Banjir
apahabar.com

Kalbar

Pontianak Dapat Dana Kelurahan Rp10 Miliar
apahabar.com

Kalbar

Kapolda Kalbar Ajak Masyarakat Terus Jaga Kamtibmas