ga('send', 'pageview');
BREAKING NEWS: Banjarmasin Barat Geger, Kebakaran Rumah Padat Penduduk di Kuin Cerucuk Resmi Sebagai Calon di Pilgub Kalsel, Sahbirin Noor Lepas Jabatan Gubernur Kalsel Pengundian Nomor Urut Pilwali Banjarmasin, KPU Warning Pasangan Calon Jokowi Ungkap Sederet Masalah Food Estate Penyelamat Pangan RI di Kalteng dan Sumut Klaster Perkantoran Pertama di Tabalong, Belasan Pegawai KPP Pratama Tanjung Terpapar Covid-19

Jalan Antar Desa Rusak Parah, Perekonomian Warga Teweh Tengah Terganggu

- Apahabar.com Minggu, 12 Januari 2020 - 14:13 WIB

Jalan Antar Desa Rusak Parah, Perekonomian Warga Teweh Tengah Terganggu

Seorang pengendara tengah mendorong motornya di jalan desa Sei Rahayu II, Rimba Sari, Beringin Raya dan desa Datai Nirui, Kecamatan Teweh Tengah. Foto-apahabar.com/Nasution

apahabar.com, MUARA TEWEH – Intensitas hujan yang tinggi beberapa pekan terakhir berimbas pada perekonomian warga desa pelosok di Kalimantan Tengah. Akibat hujan tersebut, beberapa titik jalan mengalami kerusakan parah.

Kerusakan jalan ini terjadi di jalan antar desa di Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara Kalimantan Tengah. Tepatnya jalan antar Desa Sei Rahayu II, Rimba Sari,  Beringin Raya hingga Desa Datai Nirui.

Salah satu warga Desa Rimba Sari, Jessen menerangkan,  kerusakan parah di beberapa titik itu akibat curah hujan yang tinggi sedangkan jalan belum  pengerasan, sehingga saat digunakan warga untuk keperluan sehari hari jalan tersebut semakin rusak.

“Saat ini jangan untuk mobil, sedang untuk kendaraan sepeda motor aja sangat sulit,  padahal banyak sumber perekonomian berasal dari beberapa  desa yang ada di sekitar Desa Rimba Sari,” kata Jessen,  Minggu (12/1).

Diterangkan Jessen, selama ini Desa Sei Rahayu II,  Rimba Sari,  Beringin Raya, dan Desa Datai Nirui merupakan pemasok sayur di kota Muara Teweh juga ke Kabupaten Murung Raya yang merupakan kabupaten  tetangga. Dengan rusaknya jalan tersebut, maka pasokan sayuran hampir mati suri, karena untuk mengangkut ke kota sangat sulit dan kalaupun bisa, maka biaya yang dikeluarkan cukup tinggi.

Senada dengan Jessen,  Anwar, warga Rimba Sari juga mengatakan, sebagai pedagang sayuran yang mengambil sayuran hingga desa Datai Nirui,  keadaan jalan sekarang sangat tidak bersahabat sehingga dirinya tidak bisa membeli sayuran untuk dipasarkan kembali baik ke Muara Teweh atau Murung Raya.

Dia dan masyarakat di sana sangat berharap adanya penanganan dengan alat berat dari pemerintah daerah.

“Untuk manual sudah tidak memungkinkan lagi di tengah parahnya keadaan jalan seperti sekarang ini,” ucapnya.

Baca Juga: Polisi Bekuk Pencabul Pelajar di Kapuas Hulu, Simak Modusnya

Baca Juga: Ada Apa? Bawaslu Sarankan Balon Gubernur Kalteng Nadalsyah Ke Kementerian

apahabar.com

Keadaan jalan antar Desa Sei Rahayu II, Rimba Sari, Beringin Raya dan Desa Datai Nirui Kecamatan Teweh Tengah. Foto-apahabar.com/Nasution

Reporter: AHC17 
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Pembangunan Jembatan Muara Teweh-Jingah Rampung
apahabar.com

Kalteng

Eks Kadis Transmigrasi Kapus Tertunduk Malu Saat Jumpa Pers
apahabar.com

Kalteng

Kalteng Pecahkan Rekor Muri Bakar Jagung 62 Ribu Tongkol di Bundaran Besar
apahabar.com

Kalteng

Siswa Ngelem, Mana Satpol PP?  
apahabar.com

Kalteng

Kasus Positif Covid-19 di Kalteng Diatensi Presiden Jokowi
apahabar.com

Kalteng

Wali Kota Palangka Raya Jalani Swap Kedua, Tunggu Hasilnya
apahabar.com

Kalteng

Keberpihakan ke Peladang, Fraksi Demokrat Desak Menteri LHK
apahabar.com

Kalteng

Jelang Ramadan, Demokrat Kalteng Bentuk Badan Amil Zakat Bantu Duafa Terdampak Corona
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com