Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Belum Tentu Dibekap Sang Ibu, Biang Kematian 2 Bocah Benawa HST Jadi Misteri 16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi

Jalan Antar Desa Rusak Parah, Perekonomian Warga Teweh Tengah Terganggu

- Apahabar.com Minggu, 12 Januari 2020 - 14:13 WIB

Jalan Antar Desa Rusak Parah, Perekonomian Warga Teweh Tengah Terganggu

Seorang pengendara tengah mendorong motornya di jalan desa Sei Rahayu II, Rimba Sari, Beringin Raya dan desa Datai Nirui, Kecamatan Teweh Tengah. Foto-apahabar.com/Nasution

apahabar.com, MUARA TEWEH – Intensitas hujan yang tinggi beberapa pekan terakhir berimbas pada perekonomian warga desa pelosok di Kalimantan Tengah. Akibat hujan tersebut, beberapa titik jalan mengalami kerusakan parah.

Kerusakan jalan ini terjadi di jalan antar desa di Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara Kalimantan Tengah. Tepatnya jalan antar Desa Sei Rahayu II, Rimba Sari,  Beringin Raya hingga Desa Datai Nirui.

Salah satu warga Desa Rimba Sari, Jessen menerangkan,  kerusakan parah di beberapa titik itu akibat curah hujan yang tinggi sedangkan jalan belum  pengerasan, sehingga saat digunakan warga untuk keperluan sehari hari jalan tersebut semakin rusak.

“Saat ini jangan untuk mobil, sedang untuk kendaraan sepeda motor aja sangat sulit,  padahal banyak sumber perekonomian berasal dari beberapa  desa yang ada di sekitar Desa Rimba Sari,” kata Jessen,  Minggu (12/1).

Diterangkan Jessen, selama ini Desa Sei Rahayu II,  Rimba Sari,  Beringin Raya, dan Desa Datai Nirui merupakan pemasok sayur di kota Muara Teweh juga ke Kabupaten Murung Raya yang merupakan kabupaten  tetangga. Dengan rusaknya jalan tersebut, maka pasokan sayuran hampir mati suri, karena untuk mengangkut ke kota sangat sulit dan kalaupun bisa, maka biaya yang dikeluarkan cukup tinggi.

Senada dengan Jessen,  Anwar, warga Rimba Sari juga mengatakan, sebagai pedagang sayuran yang mengambil sayuran hingga desa Datai Nirui,  keadaan jalan sekarang sangat tidak bersahabat sehingga dirinya tidak bisa membeli sayuran untuk dipasarkan kembali baik ke Muara Teweh atau Murung Raya.

Dia dan masyarakat di sana sangat berharap adanya penanganan dengan alat berat dari pemerintah daerah.

“Untuk manual sudah tidak memungkinkan lagi di tengah parahnya keadaan jalan seperti sekarang ini,” ucapnya.

Baca Juga: Polisi Bekuk Pencabul Pelajar di Kapuas Hulu, Simak Modusnya

Baca Juga: Ada Apa? Bawaslu Sarankan Balon Gubernur Kalteng Nadalsyah Ke Kementerian

apahabar.com

Keadaan jalan antar Desa Sei Rahayu II, Rimba Sari, Beringin Raya dan Desa Datai Nirui Kecamatan Teweh Tengah. Foto-apahabar.com/Nasution

Reporter: AHC17 
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Abaikan Pajak, Hotel Swiss Belinn Terancam Dipidanakan
apahabar.com

Kalteng

Over Load, Lapas Muara Teweh Usulkan Remisi 132 Napi
apahabar.com

Kalteng

Ingin Tingkatkan PAD, Sekda Kapuas Imbau Masyarakat Patuhi Perda Walet
apahabar.com

Kalteng

Gubernur dan Wagub Kalteng Mendaftar ke Golkar dan Demokrat
apahabar.com

Kalteng

Tiga Pengedar Sabu Diringkus Satresnarkoba Polres Barut
apahabar.com

Kalteng

Polisi Bongkar Makam Korban Pembunuhan Ibu Kandung di Teweh
apahabar.com

Kalteng

Polisi Amankan Oknum ASN Pulang Pisau Atas Keterlibatan Kepemilikan Ganja 1 Kg dari Banjarmasin
apahabar.com

Kalteng

Belasan Orang Utan di Nyaru Menteng Terserang ISPA
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com