BBM Langka, Kapolres Tabalong Ingatkan Warga Tidak Menimbun Pengungsi Sempat Reaktif, BBPPKS Kalimantan Sediakan Ruang Isolasi Pria Paruh Baya di Balikpapan Ditemukan Tewas Tergantung Pascabanjir HST, Tumpukan Sampah di Kota Barabai Capai 2.000 Rit Gunung Sinabung Erupsi, Semburkan Debu Vulkanik Setinggi 500 Meter

Jalan Kaki Telusuri Nusantara, Pria asal Sumedang Berbekal JKN KIS

- Apahabar.com Jumat, 31 Januari 2020 - 11:00 WIB

Jalan Kaki Telusuri Nusantara, Pria asal Sumedang Berbekal JKN KIS

Junaedi Arief warga Jawa Barat yang menjelajahi nusantara berjalanan kaki hingga Barabai, HST, Kalimantan Selatan. Foto-Istimewa

apahabar.com, BARABAI – Pria asal Sumedang Jawa Barat, Junaedi Arief (51) nekat berjalan kaki mengelilingi nusantara. Aksi itu sudah dijalankannya selama 3 tahun.

Pria yang akrab disapa Jun ini mengadakan perjalanan keliling Indonesia dalam rangka membuat buku. Mengenal Indonesia lebih dekat melalui budaya dan pariwisata.

Dari 34 provinsi di Indonesia, 31 di antaranya sudah dijajakinya. Di antaranya, Kalimantan Selatan (Kalsel) sebagai tujuan ke 32-nya.

Kamis kemarin (31/1), Jun, melawati Kota Barabai, Hulu Sungai Tengah (HST) dan singgah di BPJS Kesehatan Cabang Barabai. Ia berkisah tentang perjalanannya. Suka cita dirasakannya.

Selain menceritakan keseruan perjalanannya, ia juga menceritakan berbagai risiko dalam perjalanannya.

Tak ingin kesehatannya terganggu, lantas Junaidi mendaftarkan diri sebagai peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Dia memilki Kartu Indonesia Sehat (KIS) kelas III di BPJS Kesehatan.

“Saya berpikir penyakit itu kan kita tidak tahu kapan datangnya. Syukur ada uang tunai untuk berobat. Kalau tak ada bagaimana? akhirnya kita daftar karena kebetulan ada program yang sifatnya nasional,” ucap Jun.

Baca Juga: BPJS Kesehatan Kenalkan Fitur Baru Mobile JKN

Dengan KIS di sakunya, Jun mengaku tenang. Walaupun belum pernah dipakainya untuk hal yang tak begitu berarti.

“Saya pernah memanfaatkannya sekali. Kalau anak sudah sering pakai di rumah sakit. Alhamdulillah pelayanannya sudah bagus,” aku Jun.

Dia juga merasa tenang meninggalkan anaknya untuk bertualang berkat program dari BPJS Kesahatan itu.

“Walaupun terkadang ada obat yang meski dibeli di luar, harganya masih tak seberapa dengan manfaat yang didapat. Anak sama keluarga juga tak perlu khawatir lagi kalo terjadi apa-apa,” ungka Jun.

BPJS Kesehatan Cabang Barabai memastikan dia terdaftar sebagai peserta JKN KIS.

“Jun terdaftar di segmen Peserta Buka Penerima Upah (PBPU) atau Peserta Mandiri di Kelas 1. Aktif hingga sekarang,” kata Humas BPJS Kesehatan Cabang Barabai, Reza, Jumat (31/1).

Jun mengakui kepada BPJS Kesehatan Barabai, iuran bulanannya dibayarkan oleh anaknya. Dia bangga dengan dengan Indonesia yang memiliki program BPJS Kesehatan.

Baca Juga: RSUD Sultan Suriansyah Layani 400 Lebih Pasien BPJS

Reporter: HN Lazuardi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

UHC Kurang Dana Rp9 Miliar, DPRD HSU Kunjungi BPJS Kesehatan Barabai
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Ikut JKN-KIS, Sudah Jadi Fesyen Dara Asal HST ini
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Cukup Lakukan Ini, Masyarakat Banua Anam Tak Perlu Repot ke Kantor BPJS Kesehatan
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Punya Pengalaman JKN-KIS, Risdha Rasakan Kemudahan E-Dabu
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Rela Pensiunan Almarhum Dipotong, Mursinah: Demi Kesehatan
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

JKN-KIS dan Prinsip Gotong Royong, Agus Punya Pengalaman

BPJS Kesehatan Barabai

Kehadiran Bayi Laki-Laki, Rasminah Terbantu KIS PBI APBN
apahabar.com

BPJS Kesehatan Barabai

Prinsip Gotong Royong, GESEDURI BPJS Kesehatan Barabai Terus Berlanjut
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com