INNALILLAHI, Anggota TNI Ditemukan Membusuk di Indekos Banjarmasin Kesbangpol dan KPU Jamin Hak 8.620 Pemilih Difabel di Kalsel Terpenuhi Tabir Kematian 2 Bocah di Benawa HST, Korban Dipocong Hidup-Hidup oleh Ibu Kandung Pembunuhan Wakar di Kelayan B Sudah Direncanakan, Pelaku Khilaf karena Luka Lama Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless

Jembatan Ambruk, Polres Balangan Turun Tangan

- Apahabar.com Rabu, 15 Januari 2020 - 14:48 WIB

Jembatan Ambruk, Polres Balangan Turun Tangan

Garis polisi masih melintang di sekitar jembatan gantung di Desa Babayau, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, yang ambruk pada Sabtu (11/1) sore kemarin. Foto-Istimewa

apahabar.com, PARINGIN – Polisi mulai turun tangan menyelidiki penyebab ambruknya jembatan gantung di Desa Bebayau, Kabupaten Balangan.

“Kami masih melakukan penyelidikan terkait ambruknya jembatan gantung tersebut, untuk sementara masih belum bisa dipastikan apa penyebabnya,” ujar Kasat Reskrim AKP Sakun mewakili Kapolres Balangan, Rabu (15/1) siang.

Sejauh ini, garis polisi telah dibentangkan di lokasi ambruknya jembatan penghubung desa ke kebun warga itu.

Police line, kata Sakun, guna membantu proses kajian proyek dan pengerjaannya jembatan ini.

Informasi dihimpun, jembatan ambruk diduga karena persoalan teknis. Ukuran tali angkur disebut di bawah standar. Tak sesuai dengan panjang atau lebar sungai.

Pembangunan jembatan ini menggunakan dana desa sekitar Rp320 juta. Waktu pengerjaannya mulai Agustus 2019 sampai November 2019 kemarin.

Sementara ini, polisi belum bisa dipastikan apakah ada kejanggalan pada proses pengerjaan jembatan.

“Namun kami masih meminta keterangan para ahli dalam penyelidikan tersebut,” singkat Sakun.

Lantas, belum rampung dibangun, jembatan itu ambruk pada Sabtu (11/1) sore.

Tiga warga, satu di antaranya pekerja jembatan tercebur ke sungai. Pun dengan sebuah sepeda motor.

Tidak ada korban jiwa dari kejadian ini. Para korban disebut hanya mengalami luka ringan.

Kini, warga setempat pun harus hati-hati meniti jembatan darurat yang berada di samping jembatan yang ambruk.

Saat ini, 70 persen dari total penduduk setempat hidup dari kebun karet. Jumlah penduduk Desa Babayau mencapai 659 jiwa.

Dikonfirmasi soal dugaan penyebab ambruknya jembatan, Kepala Desa Babayau Donny mendadak tak bisa dihubungi.

Pun demikian dengan pihak Dinas Pemberdayaan, Masyarakat, dan Desa (DPMD) Balangan.

Sempat bisa dihubungi kemarin malam, Donny mengutarakan pihaknya belum sama sekali membahas dugaan penyebab jembatan ambruk.

Termasuk, jumlah kerugian materiil akibat jembatan ambruk tersebut.

“Ini sama sekali belum kami bahas. Fokus kami pihak pemerintahan Desa Babayau malam hari ini (kemarin) rapat intern mencari solusi ke depan,” ujar dia.

Dari hasil rapat, Donny memastikan pihak terkait menyatakan sepenuhnya bertanggung jawab untuk memperbaiki jembatan yang ambruk.

“Sementara pihak pemerintah desa serta masyarakat akan berswadaya memperbaiki jembatan lama, sementara jembatan baru belum dibangun,” jelas dia.

Selanjutnya, hasil rapat tersebut akan pihaknya sampaikan saat Musyawarah Desa setempat.

Baca Juga: Warga Babayau Swadaya Perbaiki Jembatan Lama

Baca Juga: Warga Desa Bebayau Bertaruh Nyawa Meniti Jembatan Darurat

Reporter: Agus Suhadi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Muhammadiyah Banjarmasin Rilis Lokasi, Imam, dan Khatib di Idul Fitri Tahun Ini
Mudik dari Pesantren di Banjarbaru, Santri Asal Kotabaru Dicek Kesehatannya

Kalsel

Mudik dari Pesantren di Banjarbaru, Santri Asal Kotabaru Dicek Kesehatannya
apahabar.com

Kalsel

Apa Kabar Hutang Pajak Parkir Duta Mall Banjarmasin?
apahabar.com

Kalsel

Mobil Dinas Terjaring Razia Jalan Satu Arah Piere Tendean
apahabar.com

Kalsel

Mudah, Dokumen Pindah Memilih Bisa Via WhatsApp
apahabar.com

Kalsel

Sasar Warga Kurang Mampu, Polsek Berangas: Semoga Meringankan Beban Mereka
apahabar.com

Kalsel

Distribusi Air Normal, PDAM HST Pun Kebanjiran Pelanggan
Razia parkir

Kalsel

Razia Parkir Liar di Banjarmasin: Jurnalis Diadang Oknum Polisi, Puluhan Kendaraan Dijaring
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com