Resmi, PPKM Luar Jawa-Bali Diperpanjang 3 Pekan Setelah Viral Kisah Perjuangan Istri Alm Brimob Kalsel Hidupi 8 Anak Kronologi Lengkap Pembunuhan di Pelambuan Gara-Gara Istri Diganggu Fakta Baru Duel Maut di Sungai Miai Banjarmasin, Hanya Gara-Gara Rumput Laka di Kapar HST: Pengendara Vario Nyungsep ke Kolong Colt L-300

Kalsel Urutan Keenam Penyalahgunaan Narkoba, KNPI: Kita Nyatakan Perang!

- Apahabar.com     Minggu, 12 Januari 2020 - 12:42 WITA

Kalsel Urutan Keenam Penyalahgunaan Narkoba, KNPI: Kita Nyatakan Perang!

Gelaran diskusi Narcotics Education, yang diinisiasi KNPI Kalsel dan Komunitas Roemah Pelita Banjarmasin, Sabtu (11/1) malam. Foto-Istimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Penyalahgunaan narkoba masih menjadi ancaman serius bagi generasi muda Kalimantan Selatan (Kalsel).

Pasalnya, berdasarkan hasil penelitian BNN dan Universitas Indonesia (UI), pada 2014-2017 lalu, Kalsel berada di urutan keenam angka penyalahgunaan narkoba se Indonesia.

Meski begitu, BNN masih belum memperoleh angka terbaru penyalahgunaan narkoba tahun 2018. Karena masih menunggu rilis dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Tingginya penyalahgunaan narkoba menjadi sorotan DPD KNPI Kalsel bersama salah satu komunitas di Banjarmasin, yakni Komunitas Roemah Pelita.

Mereka mengimbau agar para pemuda ikut serta mencegah peredaran narkoba di Kalsel.

Upaya itu dilakukan melalui Narcotics Education untuk kalangan mahasiswa dan mahasiswi di Banua, sebutan Kalsel.

“Kami menyambut baik dan terus mendukung kegiatan positif yang dilaksanakan salah satu komunitas yang ada di Banjarmasin,” ucap Sekretaris DPD KNPI Kalsel, Muhammad Yusuf kepada, Sabtu (11/1) malam.

Menurutnya, bahaya penyalahgunaan narkoba di Kalsel sudah sangat luar biasa. Khususnya di kalangan pemuda dan pelajar.

Sehingga, penting kiranya untuk memberikan pendidikan terkait bahaya laten penyalahgunaan narkoba.

“Mari kita nyatakan perang terhadap narkoba. Karena masa depan bangsa ada di tangan pemuda,” tegasnya.

Adapun, dalam kesempatan itu Komunitas Roemah Pelita yang diwakili Muhammad Kamal dan Bharata Ariedona memaparkan tentang bahaya yang ditimbulkan akibat narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya.

Di akhir kegiatan, juga dilakukan sharing tentang narkoba dan peranan pemuda dalam penanggulangannya di Kalsel.

Baca Juga: Resolusi 2020, KNPI Ingin Banjarmasin Kembali Kota Layak Pemuda

Baca Juga: Tantangan Pemuda Kian Berat, Ibnu Sina: Jangan Sampai Ciut!

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Banyak Suami Istri di Batola Nikah Bawah Tangan
apahabar.com

Kalsel

Tiga Daerah Tertinggi Catat Kasus Covid-19 di Kalsel

Kalsel

Tinggal Rekomendasi, 30 SMA/SMK/SLB di Kalsel Masuk Daftar Sekolah Piloting PTM
Banjar

Kalsel

Bunuh-Rampok Paman Es Kandangan, Trio ‘Bocil’ Banjar Tak Dikenakan 340
apahabar.com

Kalsel

Update Covid-19 di Banjarmasin: 2 Lagi Positif, Pengambangan dan Kuripan Tambah Penderita
apahabar.com

Kalsel

Pantau Gambut, Walhi: Tapin dan HSS Sumbang Hotspot Terbanyak
apahabar.com

Kalsel

Polres Tapin Sergap Emak-Emak Bandar Sabu
apahabar.com

Kalsel

Catatan WTP, Disdik Kalsel Disinggung Soal Dana BOS
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com