Gugatan 2BHD Diterima MK, SJA-Arul Pede Menangi Pilbup Kotabaru Alhamdulillah, 21 Warga Tanbu Sembuh dari Covid-19 Gunakan Pakaian Adat, Mitra Pariwisata Kapuas Galang Dana untuk Banjir Kalsel Terparah dalam Sejarah, Jokowi Blakblakan Biang Kerok Banjir Kalsel Wali Kota Beber Biang Kerok Banjir Banjarmasin, Bukan karena Hujan

Kembali, Prabowo Ingin Hankamrata Dihidupkan Lagi

- Apahabar.com Jumat, 24 Januari 2020 - 05:45 WIB

Kembali, Prabowo Ingin Hankamrata Dihidupkan Lagi

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto. Foto-jawapost

apahabar.com, JAKARTA – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto ingin kembali menghidupkan sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Hankamrata).

Ini dia sampaikannya di hadapan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto usai rapat pimpinan di lingkungan Kementerian Pertahanan.

Hankamrata adalah doktrin militer gagasan Jenderal Abdul Haris Nasution pada dekade 1960 silam dan sempat berlaku di rezim Orde Baru.

“Kita juga kembali akan menggunakan sistem pertahanan keamanan rakyat semesta. Sehingga, TNI sebagai komponen inti akan didukung oleh komponen cadangan dan komponen pendukung,” kata Prabowo di Gedung Kemenhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (23/1).

Mantan menantu Presiden kedua RI Soeharto itu menyatakan bila keamanan dapat terjaga dengan baik, iklim investasi dapat berjalan baik.

“Negara yang kuat pertahanannya aman, terjadi iklim yang damai, iklim damai menjamin iklim ekonomi yang baik. Investasi, investor akan masuk, ini satu rangkaian yang tidak dapat dipisahkan,” kata Prabowo.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan jajaran TNI-Polri untuk berdiri di barisan terdepan dalam mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sekaligus mengawal agenda-agenda besar negara.

“Kepada seluruh jajaran TNI-Polri, harus bekerja, bersungguh-sungguh dalam rangka memperkuat dan menjaga kedaulatan negara kita Indonesia, untuk berdiri paling depan dalam rangka menjaga kedaulatan NKRI,” kata dia.

Jokowi mengaku senang dengan kehadiran jajaran Polri dalam Rapim Kemhan. Beberapa pejabat Korps Bhayangkara yang hadir di antaranya adalah Kapolri Jenderal Idham Azis, Wakapolri Komisaris Jenderal Gatot Eddy Pramono, dan jajaran Kapolda seluruh Indonesia.

Menurut Jokowi, kehadiran jajaran kepolisian itu menunjukkan sinergitas dengan TNI.

“Saling bekerja sama untuk mendukung agenda-agenda besar negara, dan mendukung untuk tujuan nasional kita Indonesia,” ujarnya.

Wacana kembali ke Hankamrata sendiri pernah dilontarkan pula oleh Prabowo saat rapat dengan Komisi I DPR RI pada 11 November 2019.

Persoalan pertahanan bersifat semesta sendiri diatur dalam UU Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.

Pada Pasal 1 nomor 6 UU 34/2004 ditulis, “Sistem Pertahanan Negara adalah sistem pertahanan yang bersifat semesta yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah, dan sumber daya nasional lainnya, serta dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total, terpadu, terarah, berkesinambungan, dan berkelanjutan untuk menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah. Negara Republik Indonesia, dan melindungi keselamatan segenap bangsa dari setiap ancaman.”

Kemudian pada penjelasan bagian I, nomor 1 dijelaskan bahwa, “… usaha pertahanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta, yaitu bahwa Tentara Nasional Indonesia merupakan kekuatan utama dan rakyat sebagai kekuatan pendukung.” (cnni)

Baca Juga: Ke Kemenhan, Jokowi Ingatkan Prabowo Soal Anggaran Pertahanan

Baca Juga: Respon Prabowo Soal Kasus Asabri, Prajurit TNI Diminta Tenang

Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Ini Rangkaian Sidang Paripurna Pengucapan Sumpah Anggota DPR, DPD dan MPR
apahabar.com

Nasional

Cegah Penyebaran Virus Corona, Bank Mantap Ubah Jam Layanan
apahabar.com

Nasional

Duh, Cekcok Antar Suami-Istri Bakar Mobil Angkot Sendiri
apahabar.com

Nasional

Gunung Sinabung Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Abu Capai 2.000 Meter
apahabar,com

Nasional

Ketua GP Al Washliyah Sorot Video Mesum Mahasiswi Banjarmasin
apahabar.com

Nasional

Bareskrim Polri Segera Rampungkan Berkas Perkara Tahap I Kasus Djoko Tjandra
apahabar.com

Nasional

Jokowi: Bila Data Tak Mendukung, Jangan Paksakan Terapkan Normal Baru
apahabar.com

Nasional

Usulkan Garam Masuk Kebutuhan Pokok
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com