Live Streaming Man City vs Porto, Link Siaran Langsung Liga Champions di SCTV-Vidio.com Malam Ini Jembatan Terpanjang Kedua Indonesia di Kaltim Sudah 90 Persen Beres Membeludak, Warga Barabai Terobos Kantor Disprindagkop Demi BLT Live Streaming SCTV & Link Siaran Langsung Liga Champions Ajax vs Liverpool, Prediksi Pemain! Kecewa, Pengembang Pelaihari City Mall Ngadu ke Menkopolhukam

Kemenkes: Belum Ada Kasus Positif Corona di Indonesia

- Apahabar.com Kamis, 30 Januari 2020 - 20:07 WIB

Kemenkes: Belum Ada Kasus Positif Corona di Indonesia

Persiapan matang telah dilakukan RSUD Ngudi Waluyo Wlingi, Blitar jika mendapati pasien terjangkit virus corona. Foto-detikcom/Erliana Riady

apahabar.com, JAKARTA – Kementerian Kesehatan memastikan sejauh ini belum ada temuan kasus positif virus Novel corona (nCoV) di Indonesia. Sebanyak 16 orang yang masuk dalam proses pemantauan tidak satupun menunjukan hasil positif.

Dirjen P2P (Pencegahan dan Pengendalian Penyakit) Kemenkes dr. Anung Sugihantono menjelaskan, dari sebanyak 16 orang tersebut sebanyak 8 orang masih dalam proses pengecekan virus, 5 orang dinyatakan negatif dan sisanya sudah pulang karena kembali sehat.

“Tidak ada kasus positif dan tidak ada kejadian kematian. Ini faktanya,” tegas Anung dalam diskusi “Forum Merdeka Barat 9: Antisipasi Penyebaran Corona di Kementerian Kominfo, Jakarta,” dilansir dari Republika.co.id, Kamis (30/01).

Dari jumlah tersebut, sembilan orang merupakan WNI dan tujuh orang adalah WNA. Mereka masuk pemantauan karena menunjukkan gejala-gejala yang mirip dengan yang disebabkan oleh nCoV seperti batuk, demam dan sesak napas.

Ia mengungkapkan secara keseluruhan yang dirumorkan memiliki gejala semacam ini ada 34 orang di seluruh Indonesia. Namun yang masuk pemantauan hanya 16 orang tersebut.

Anung menampik rumor bahwa pemerintah Indonesia terkesan menyepelekan kasus virus ini. Menurutnya, pemerintah telah melakukan berbagai kesiapan untuk antisipasi virus ini sebelum kasus ini dikonfirmasi secara resmi oleh Cina.

Kemenkes telah melakukan persiapan sejak mendengar informasi tersebut pada 19 Desember 2019, sebelum Cina merilis informasi resmi pada 27 Desember 2019. Sementara sebagian negara lain baru mengedarkan kewaspadaan pada awal tahun 2020. WHO juga sudah menyampaikan keyakinan mereka dengan persiapan dan kemampuan pemerintah Indonesia dalam menangani krisis kasus ini.

“Barangkali itu juga satu faktor (kasus negatif), di samping itu kan teman-teman (di Hubei) sehat semua,” kata Anung.(Rep)

Baca Juga: Jokowi Instruksikan Segera Evakuasi WNI di Hubei

Baca Juga: Hadiri Rakor, Paman Birin: HPN 2020 Harus Benar-benar Membawa Manfaat untuk Masyarakat

Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Polisi Buru Satu Penyebar Video Porno Mirip Syahrini
apahabar.com

Nasional

Baru 2 Warga Ajukan Pencantuman Penghayat Kepercayaan di E-KTP
apahabar.com

Nasional

3 Mobil dan 2 Sepeda Motor Terbakar Dampak Kerusuhan di Lapas Narkoba Hinai
apahabar.com

Nasional

Buru Eks Prajurit Penembak Polisi, Polres Tala Kerahkan Kekuatan Penuh
apahabar.com

Nasional

Muara Baru Membara, Puluhan Kapal Jadi Tumbal
apahabar.com

Nasional

Fiki Alman, Pria yang Berada Sekamar dengan Angel Lelga
apahabar.com

Nasional

Thailand Konfirmasi 6 Penderita Virus Corona, Total Jadi 14 Kasus
apahabar.com

Nasional

Gempa 6,5 SR Guncang Halmahera Barat
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com