BREAKING NEWS: BNN Benarkan Tangkap Oknum DPRD Tala Saat Pesta Sabu Bisnis Terselubung, Polisi Kotabaru Tangkap 2 Pelaku TV Kabel Rekonstruksi Pembunuhan di Buncit Indah, Satu Pelaku Sakit Dikabarkan Tertangkap Pesta Sabu, SRN Anggota DPRD Tanah Laut Buka Suara MUSDA Kian Sengit, Rikval Fachruri Bidik Posisi Ketum HIPMI Kalsel

Kemenkop Carikan Solusi UMKM Dapatkan Sertifikasi Halal

- Apahabar.com Kamis, 9 Januari 2020 - 06:15 WIB

Kemenkop Carikan Solusi UMKM Dapatkan Sertifikasi Halal

Ilustrasi UMKM. Foto-Cilacap.info

apahabar.com, JAKARTA – Tarif sertifikasi halal hendaknya tak membebani Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Teten Masduki mengaku, selama ini pemerintah pun terus membahas insentif sertifikasi halaluntuk UMKM. “Lagi kita bahas terus. Kemarin di Ratas (Rapat Terbatas) juga sudah disinggung, karena biaya untuk sertifikasi halal tidak murah, kita lagi cari jalan keluar,” ujar Teten.

Dirinya mengatakan, ada beberapa opsi yang muncul. Di antaranya pemberian subsidi serta kekhususan tarif sertifikasi halal bagi UMKM.

Bagi Teten, tarif tersebut harus sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mengembangkan UMKM. “Ekonomi rakyat ini harus mendapat proteksi oleh negara,” kata dia.

Sampai hari ini, tarif sertifikasi halal belum diputuskan. Padahal Undang-Undang Jaminan Produk Halal (UU JPH) telah disahkan dan diberlakukan sejak Oktober lalu.

Pada kesempatan itu, Teten turut menegaskan, membantu UMKM mendapatkan sertifikasi atau standarisasi usaha merupakan salah satu fokus kementerian. “Jadi bukan hanya mudahkan UMKM dapatkan sertifikat halal tapi juga sertifikasi dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan),” tuturnya.

Demi mendorong UMKM di Tanah Air masuk pasar global, dia melanjutkan, Kemenkop juga berusaha supaya produk UMKM mendapat sertifikat internasional. Teten mengatakan, sekarang sudah ada beberapa pelaku usaha yang mendapatkan sertifikat itu, namun atas inisiatif sendiri.

“Intinya kalau diurus dengan baik, produk UMKM kita unggul sehingga bisa masuk pasar global, Kemenkop berkomitmen permudah mereka dapatkan sertifikat nasional serta internasional,” jelas Teten.

Baca Juga: 2020, Kalsel Genjot Swasembada Daging

Baca Juga: BPH Migas Dukung Penurunan Harga Gas Industri

Baca Juga: Timur Tengah Memanas, Rupiah Berpotensi Melemah Tembus Rp14.000 per Dolar AS

Baca Juga: Emas Berjangka Naik untuk Sesi ke-10 Berturut-turut

Sumber: Republika
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

UU Ciptaker Dongkrak Rupiah ke No 1
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Jumat Pagi, Lanjut Terkoreksi ‘Second Wave’ Covid-19
apahabar.com

Ekbis

Harga Karet Anjlok, Sebagian Warga Nupang Nuding Bercocok Tanam
apahabar.com

Ekbis

Harga Minyak Picu Penguatan Rupiah
apahabar.com

Ekbis

Aplikasi Ajaib Hadirkan Inovasi Baru Berinvestasi
apahabar.com

Ekbis

Dibayangi Wabah Covid-19, IHSG Diprediksi Bergerak Variatif
apahabar.com

Ekbis

Rawan Perampokan Driver Online, Astra: Lengkapi dengan GPS
apahabar.com

Ekbis

Gelombang Ke-2 Covid-19, Rupiah Kembali Terancam
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com