Tabrakan Horor di Teweh, Pemotor Meninggal di Tempat Banjarmasin Zona Merah, Pasien Corona Mestinya Dirujuk ke RS BREAKING NEWS! Update Covid-19 di Kalsel, 1 PDP Meninggal Dunia Update 3 April: 2 Kecamatan di Banjarmasin Paling Rentan Covid-19 Jumatan Libur, Hanya Satu Masjid yang Ramai di Kotabaru




Home Nasional

Selasa, 14 Januari 2020 - 08:18 WIB

Kerja sama Indonesia-Armenia, dari Perdagangan Bebas hingga Unicorn

nazmudin - Apahabar.com

Presiden Joko Widodo mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Armenia Armen Sarkissian di Hotel Emirates Palace, Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab, pada Senin, 13 Januari 2020. Foto- BPMI Setpres/Laily Rachev

Presiden Joko Widodo mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Armenia Armen Sarkissian di Hotel Emirates Palace, Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab, pada Senin, 13 Januari 2020. Foto- BPMI Setpres/Laily Rachev

apahabar.com, JAKARTA – Dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Armenia Armen Sarkissian, Presiden Joko Widodo menyampaikan bahwa Indonesia dan Armenia memiliki hubungan sejarah yang cukup lama.

Pertemuan bilateral ini merupakan agenda pertama Presiden Jokowi pada hari kedua kunjungan ke Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab (PEA), Senin 13 Januari 2020.

“Kita harus dorong hubungan sejarah ini menjadi kerja sama yang saling menguntungkan ke depan,” ucap Presiden Jokowi dalam siaran pers Setneg.go.id.

Dalam pertemuan yang dihelat di ruang pertemuan Hotel Emirates Palace, Presiden Jokowi meminta agar kerja sama di bidang teknologi informasi (TI) dapat ditingkatkan dan menjadi salah satu prioritas kerja sama kedua negara. Terlebih lagi, Presiden Jokowi telah mendengar bahwa industri teknologi informasi dan perusahaan rintisan berkembang cukup pesat di Armenia.

“Industri start-up dan inovasi juga sedang berkembang di Indonesia dan masuk dalam 10 negara dengan jumlah unicorn terbanyak di dunia,” kata Presiden Jokowi.

Baca juga :  Awan Panas Guguran Meluncur dari Gunung Merapi Sejauh 1.200 Meter

“Tentu saja kami bersedia bekerja sama dengan Indonesia di bidang teknologi informasi. Bahkan pendidikan di kami telah berbasis teknologi informasi,” sahut Presiden Sarkissian.

Selain itu, Presiden Jokowi meminta agar Armenia memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan Uni Ekonomi Eurasia (Eurasian Economic Union).

“Free Trade Agreement ini sangat penting untuk memanfaatkan pasar besar Indonesia dan Uni Ekonomi Eurasia yang berjumlah sekitar 450 juta,” kata Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi mengatakan bahwa pada Oktober tahun lalu Indonesia dan Komisi Ekonomi Eurasia telah menandatangani Memorandum of Cooperation (MoC) di Jakarta.

“Ini langkah awal untuk memulai perundingan free trade agreement tersebut,” ucap Presiden Jokowi.

Sementara itu, untuk meningkatkan hubungan people to people di antara kedua negara, Presiden Jokowi meminta agar pemerintah Armenia memberikan bebas visa bagi warga negara Indonesia.

Baca juga :  Masyarakat Harus Dilibatkan Cari Solusi Peristiwa Nduga

“Indonesia telah memberikan bebas visa untuk rakyat Armenia. Saya meminta pertimbangan agar Armenia juga dapat memberikan bebas visa bagi Indonesia. Saya yakin ini dapat mendekatkan hubungan people to people antara Indonesia dan Armenia,” tutur Presiden Jokowi.

Menanggapi hal tersebut, Presiden Sarkissian menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjutinya. “Saya akan segera perintahkan pejabat yang berwenang untuk segera memproses bebas visa ini,” ucap Presiden Sarkissian.

Turut mendampingi Presiden Jokowi dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Armenia antara lain, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Duta Besar RI untuk PEA Husin Bagis. (*)

Baca Juga: Resmi, Setyanto Hantoro Jabat Direktur Utama Telkomsel

Baca Juga: Beri Kesempatan Mahasiswa Berbinis, BPP Hipmi Segera Luncurkan Hipmi Coffe

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

31 Pekerja Jalan Trans Papua Dibantai dengan Sadis
apahabar.com

Nasional

Nikah Dini di Makassar Umumnya karena Hamil Duluan
apahabar.com

Nasional

Seorang Perempuan Nyaris Mendapat Perlakuan Jahat Driver, Selamat Berkat Emergency Button Grab
apahabar.com

Nasional

Identitas Korban Tewas Bus Vs Truk di Tol Pasuruan
apahabar.com

Nasional

Obituari Penderita Kanker: Wasiat Mendiang Nana Bikin Terenyuh
apahabar.com

Nasional

Survey Alvara Research Jokowi – Ma’ruf Kalahkan Lagi Prabowo – Sandi
apahabar.com

Nasional

Cegah Penyebaran Covid-19, 18.062 Narapidana dan Anak Sudah Bebas
apahabar.com

Nasional

Tinjau RS Darurat Wisma Atlet, Presiden Berharap Tidak Sampai Digunakan