BREAKING NEWS Legenda Barito Putera Yusuf Luluporo Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun Geledah Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, KPK Amankan Uang dan Dokumen Waspada Penularan Covid-19 di Libur Panjang, Disdik Banjarmasin Imbau Pelajari Patuhi Prokes Bikin Haru, Simak Curahan Mama Lita MasterChef Indonesia Pasca-ditinggal Suami Suami Penanambaan, Ibu Terduga Pembunuh 2 Anak di Benawa HST Pernah Kuliah

Limbah Oli di Sungai Martapura Pusingkan Pemkot Banjarmasin

- Apahabar.com Kamis, 9 Januari 2020 - 14:43 WIB

Limbah Oli di Sungai Martapura Pusingkan Pemkot Banjarmasin

Limbah oli di Sungai Martapura bikin pusing jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin, sejak Sabtu kemarin. Foto-apahabar.com/Bahaudin

apahabar.com, BANJARMASIN – Limbah oli di Sungai Martapura bikin pusing jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin.

Limbah ditemukan tepat di kawasan Pasar Terapung Siring Piere Tendean, belakangan waktu ini.

Penelurusan yang ada, sumber limbah mengarah pada pabrik oli rumahan di samping kantor Radio Chandra Nusantara.

Dari pantuan apahabar.com, Kamis (9/1), limbah ini sudah mengotori sampai ke seluk-beluk drainase depan rumah.

Bahkan merambat hingga ke sisi Sungai Martapura yang biasa difungsikan pedagang Pasar Terapung.

Kepala DLH Banjarmasin Mukhyar mengetahui pencemaran limbah oli tersebut dari laporan masyarakat.

Pada Sabtu (5/1) sore, warga sudah mengeluhkan pencemaran ini. Bahkan sampai ada yang sempat tergelincir karena oli tersebut berada di lanting bambu.

“Sudah kita mengecek di dalam rumah, dan selanjutnya dipasang tali [garis] polisi oleh Polda Kalsel,” ujarnya.

Sebelum ditindak seperti itu, Mukhyar menerangkan pemilik rumah sudah dipanggil pada Rabu sore kemarin (8/1).

“Dia tak tau produk apa itu,” imbuhnya.

Sementara itu, Lurah Gadang Askar menerangan sudah lama limbah oli tersebut ditemukan.

Bermula masih sama karena laporan masyarakat setempat yang resah terhadap limbah itu.

Selanjutnya ditegur berkali kali namun yang paling keras adalah sekarang. Sebab Polda Kalsel sudah turun tangan untuk menutup pabrik rumahan itu.

“Kami Lurah tak mungkin ambil tindakan kan, cuma bisa menegur saja,” pungkasnya.

Ia mengatakan sudah tiga kali melayangkan imbauan namun pemilik rumah tak menanggapinya.

Baca Juga: Rencana Jalan Tembus Bandara, Kadishub: Saya Bingung

Baca Juga: Perwira yang Diseruduk Pemuda Mabuk Diterbangkan ke Surabaya

Baca Juga: Waktu Tes Tak Menentu, CPNS di Banjarmasin Kebingungan

Baca Juga: Pemancing yang Hilang di Pulau Burung Akhirnya Ditemukan!

Reporter: Bahaudin Qusairi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru, Polisi Blusukan ke Pasar Galuh Cempaka
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Hujan Lagi, 4 Kabupaten/kota Disertai Petir
apahabar.com

Kalsel

Agustus, Bioskop Cinepolis Qmall Banjarbaru Bakal Dibuka
apahabar.com

Kalsel

Mengintip Kehusyukan Idul Adha Warga Meratus
apahabar.com

Kalsel

Andalkan Penyamaran, Polisi Sergap Pengedar Sabu di Siring 0 Kilometer
apahabar.com

Kalsel

Polres HSU Gelar Home Visit, Warga Merasa Diperhatikan
apahabar.com

Kalsel

Bakti Sosial Hingga Sunatan Massal Meriahkan HUT Kodam VI Mulawarman
apahabar.com

Kalsel

Indocement Dukung Pembangunan Rumah Pastori Gereja di Kelumpang Hulu Kotabaru
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com