apahabar.com
Nikmatnya durian. Foto-AFP

apahabar.com, JAKARTA – Musim durian. Di pinggir-pinggir jalan kini berjejer penjual buah dengan kulit berduri ini. Namun, beberapa orang mengatakan menyantap buah berdaging putih atau kuning itu bisa membahayakan lambung apabila dimakan dalam keadaan perut kosong.

Benar begitu?

Akademisi dan praktisi klinis dokter Ari Fahrial Syam menyebut hal itu tergantung dari kondisi kesehatan lambung orang tersebut. “Kalau memang pasien sedang serangan akut, lagi sakit mag-nya kambuh, begah, itu memang tidak dianjurkan makan duren,” kata Ari Fahrial.

Ia mengatakan, buah durian memang mengandung gas. Sehingga, tidak direkomendasikan pada orang-orang dengan kondisi tertentu. Namun, apabila orang tersebut memiliki kondisi lambung yang tenang, boleh-boleh saja menyantap buah dengan aroma khas nan tajam ini.

“Tapi tetap tidak boleh berlebihan. Karena tetap durian mengandung gas. Tapi kalau orangnya tenang dan baik tapi kalau makan berlebihan, memicu gasnya bisa juga jadi makin kambuh,” kata pria yang juga Guru Besar Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo ini.

Ari mengatakan tidak ada makanan atau minuman tertentu yang harus disertakan ketika makan durian agar tubuh terhindar dari masalah. Namun, hindari mengonsumsi durian secara berlebihan. Lalu, hindari juga mengonsumsi buah ini dengan makanan lain tinggi kalori.

“Durian itu kan kalorinya tinggi. Jadi, ada pasien-pasien yang mengalami stroke, serangan jantung, setelah makan durian banyak,” kata Ari.

Menurutnya, hal ini bisa terjadi ketika seseorang makan durian berlebihan, lalu mengonsumsi makanan berkalori tinggi dalam waktu singkat.

“Beban jantung jadi keras untuk bekerja, dalam kalori yang masuk tersebut. Akhirnya ya tadi, peningkatan jalur gula darah tinggi naik, bisa serangan jantung. Itu yang bahaya dari makan durian berlebihan,” kata Ari menambahkan.

Baca Juga: TikTok Perbarui Kebijakan untuk Perangi Hoaks

Baca Juga: Rahasia Mooryati Soedibyo Tetap Cantik dan Bugar di Usia 92 Tahun

Sumber: Liputan6.com
Editor: Syarif