PT. SBKW Perusahaan Resmi, Cuncung Sayangkan Media Tidak Cek And Balance Mediasi Buntu! Kades di Amuntai Ancam Sweeping Truk Conch Mensos Risma Dikabarkan Akan Tinjau Korban Longsor di Maradapan Kotabaru La Nina, Wilayah Pesisir Kalsel Jadi Atensi Khusus Jelang Piala AFF 2021, Evan Dimas Tetap Kapten Timnas Indonesia

Masih Buron, KPK Minta Penyuap Komisioner KPU Serahkan Diri

- Apahabar.com     Minggu, 12 Januari 2020 - 08:00 WITA

Masih Buron, KPK Minta Penyuap Komisioner KPU Serahkan Diri

Komisioner KPU Wahyu Setiawan (kedua kiri) mengenakan rompi tahanan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (10/1/2020) dini hari. KPK menetapkan empat orang tersangka dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Rabu (8/1/2020) yakni WSE Komisioner KPU, ATF mantan anggota Bawaslu serta HAR dan SAE dalam kasus dugaan penerimaan hadiah atau janji penetapan anggota DPR Terpilih 2019-2024 dengan barang bukti uang sekitar Rp 400 juta dalam bentuk mata uang dolar Singapura dan buku rekening. FOTO-ANTARA/DHEMAS REVIYANTO

apahabar.com, JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meminta Harun Masuki menyerahkan diri. Harun penyuap Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

“Sampai hari ini KPK masih terus mencari tersangka HAR (Harun Masiku). KPK meminta yang bersangkutan segera menyerahkan diri,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Sabtu (11/1) malam tadi, dikutip dari Kompas.com.

Harun tersangka kasus dugaan suap terkait penetapan anggota DPR terpilih periode 2019-2024.

KPK, kata Ali, meminta pihak-pihak yang terkait dalam kasus ini bersikap kooperatif ketika keterangannya dibutuhkan penyidik dalam memproses hukum perkara ini.

“Bersikap kooperatif kepada KPK tidak hanya akan membantu penyidik menyelesaikan perkara lebih cepat, tetapi juga akan memberikan kesempatan yang bersangkutan untuk menjelaskan terkait perkara tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, Wahyu sendiri sudah diamankan KPK. Ia ditetapkan sebagai tersangka kasus suap terkait penetapan anggota DPR 2019-2024, Kamis (9/1) kemarin.

Penetapan Wahyu sebagai tersangka ini menjadi kontradiktif dengan sikapnya beberapa waktu lalu dalam menanggapi wacana mantan narapidana korupsi ikut Pilkada.

Dari tujuh Komisioner KPU, Wahyu menjadi komisioner yang paling vokal menyuarakan larangan eks koruptor ikut Pilkada 2020 dan bersikukuh memuat larangan tersebut dalam Peraturan KPU (PKPU).

Baca Juga: Dukung Aksi Bersih-Bersih Jiwasraya, Hipmi: Awas Serangan Balik Koruptor!

Baca Juga: Kabar Ruang Hasto Akan Disegel KPK, Djarot Belum Bisa Komentar Banyak

Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Jokowi: Tantangan Kejahatan yang Dihadapi Polisi Sangat Berat
apahabar.com

Nasional

Dilepas, WNI dari Wuhan di Tepung Tawar
apahabar.com

Nasional

Hore! Mei 2019 THR PNS Cair

Nasional

Kronologi Hoaks Sumbangan Akidi Tio Rp2 Triliun untuk Penanganan Covid-19

Nasional

Bersiap PPKM Level 3 Nataru, IDI: Jangan Kurangi Standar Prokes
apahabar.com

Nasional

Mayat Mr X Ditemukan di Sungai Tabuk, Korban Pembunuhan?
apahabar.com

Nasional

Kebakaran di Kejagung RI, Dokumen Perkara dan Tahanan Disebut Aman

Nasional

Luhut Ingin Indonesia Jadi Destinasi Investasi Kendaraan Listrik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com