Perhatian! PT KPP Rantau Ngutang Pajak Alat Berat Rp 1,8 M Warung Jablay di HSS Meresahkan, MUI Ngadu ke DPRD Jelang Pencoblosan, Warga Kalsel Diimbau Jangan Telan Mentah-Mentah Berita Medsos Disbudpar Banjarmasin Rilis Dua Wisata Baru, Cek Lokasinya Otsus Jilid Dua, Semangat Baru Pembangunan Papua

Membludak, Tahura Sultan Adam Mandiangin Peroleh Puluhan Juta Per Hari

- Apahabar.com Senin, 20 Januari 2020 - 14:14 WIB

Membludak, Tahura Sultan Adam Mandiangin Peroleh Puluhan Juta Per Hari

Pengunjung Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam Mandiangin membludak. Foto-Istimewa

apahabar.com, MARTAPURA – Akhir pekan tadi, pengunjung Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam Mandiangin membludak.

Untuk menuju ke kawasan ekowisata tersebut, para pengunjung harus berdesakan. Antusiasme itu karena Tahura Mandiangin merupakan objek wisata alam kebanggaan warga Banua, sebutan Kalsel.

“Memang pengunjung meningkat dari hari biasanya. Mungkin karena adanya acara makan durian gratis di Kiram Park,” ucap Kepala Sub Bag Tata Usaha, Heru Wibowo melalui siaran pers yang diterima apahabar.com, Senin (20/1) siang.

Baca Juga: Dishut Kalsel Kembangkan Wisata Bukit Batu di Tiwingan Baru

Ia pun kaget melihat lonjakan pengunjung yang luar biasa. Bahkan, dari simpang tiga Kiram Park terlihat antrean mobil dan sepeda motor yang ingin masuk Tahura Mandiangin.

Gayung bersambut, Petugas Pemungut Retribusi, Arief Rahman mengakui tingkat kunjungan tak seperti hari biasa.

Jumlah tiket orang dewasa yang ludes terjual sekitar 1980 orang. Untuk pengguna roda dua 539 buah dan roda empat 234 buah. Jadi, total penerimaan keseluruhan mencapai Rp 31.264.000.

“Lonjakan pengunjung, kemungkinan besar setelah dari Kiram Park dan melanjutkan ke Tahura. Lantaran jarak antara kiram Park tidak terlalu jauh,” bebernya.

Seorang pengunjung, Reza, mengungkapkan tujuan awalnya ia ingin datang ke acara makan durian. Namun dalam perjalanan yang padat merayap sehingga memutuskan untuk balik kanan dan memilih ke Tahura Sultan Adam.

“Dalam perjalanan ke sini, kami butuh waktu sekitar 2 jam karena macetnya luar biasa. Cukup melelahkan,” bebernya.

“Namun, rasa lelah dalam perjalanan kami dari Landasan Ulin yang macetnya luar biasa, terbayarkan dengan suguhan pemandangan yang sangat cantik. Pokoknya sebagai warga Banua sangat bangga kita memiliki tempat wisata alam seperti ini,” tandasnya.

Baca Juga: Kembalikan Fungsi Hutan, Dishut Kalsel Gencar Tertibkan Rumah Warga

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Puja Mandela

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Dishut Kalsel

Ratusan Hektare Lahan di Kotabaru Diusulkan Menjadi Hutan Desa
apahabar.com

Dishut Kalsel

Kadishut Kalsel Sosialisasikan TORA di Kabupaten Tabalong
Buluh Kuning Siap Lestarikan Tari Tradisional Dayak Meratus

Dishut Kalsel

Buluh Kuning Siap Lestarikan Tari Tradisional Dayak Meratus
apahabar.com

Dishut Kalsel

Puluhan Tenaga Kontrak Pengamanan Hutan Ikuti Pelatihan Bela Negara
apahabar.com

Dishut Kalsel

Dishut Kalsel Sabet Juara di Kategori Pemula Lokal Kejurnas Time Rally 2019
Ratusan Siswa SMK ISFI Banjarmasin Tanam Mahoni di Tahura Sultan Adam

Dishut Kalsel

Ratusan Siswa SMK ISFI Banjarmasin Tanam Mahoni di Tahura Sultan Adam
apahabar.com

Dishut Kalsel

Kesatuan Pengelola Hutan Kembali Identifikasi Potensi RPH di Bumi Sanggam
apahabar.com

Dishut Kalsel

Kawasan Tahura Kebakaran, Hanif Turun Tangan Padamkan Api
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com