Detik-Detik Longsor Maut di Desa Batu Bini HSS Timbun 4 Pencari Batu Satresnarkoba Polresta Banjarmasin Tangkap Kakak Beradik Pemilik 2,1 Kg Sabu-Sabu Selama Idulfitri, PDAM Bandarmasih Pastikan Pasokan Aman Dewan Minta Pemkot Banjarbaru Lebih Peka Permasalahan Warganya, Simak Penjelasan Wali Kota Motif Pembunuhan Dipocong di Tabat HST Terungkap, Polisi Tetapkan 4 Tersangka

Musim Hujan, Dinkes Kalsel Gencar Sosialisasi Gerakan 3M Plus

- Apahabar.com Jumat, 10 Januari 2020 - 21:34 WIB

Musim Hujan, Dinkes Kalsel Gencar Sosialisasi Gerakan 3M Plus

Kepala Dinkes Kalsel, Muslim saat ditemui di Kantor BKKBN Kalsel, Jumat (10/1). Foto-stimewa

apahabar.com, BANJARMASIN – Berada di musim penghujan, Dinas Kesehatan Kalimantan Selatan terus berupaya melakukan penanggulangan sejak dini, guna mencegah penyebaran penyakit berbahaya seperti demam berdarah (DBD).

“Kita sudah melakukan koordinasi terkait kesiapsiagaan hujan yang diperkirakan turun ekstrem. Kita juga sudah membuat edaran ke seluruh kabupaten/kota,” ucap Kepala Dinkes Kalsel, Muslim saat ditemui di Kantor BKKBN Kalsel, Jumat (10/1).

Ada beberapa hal yang disampaikan dalam edaran tersebut, yaitu imbauan saling berkoordinasi antar lintas sektor terkait. Kemudian, menyiagakan fasilitas layanan kesehatan di setiap kabupaten/kota serta melakukan edukasi preventif dan promotif terkait upaya pencegahan penyakit saat musim hujan.

“Terutama yang kita waspadai saat musim hujan adalah DBD. Sehingga gerakan 3M plus selalu kita sampaikan,” sebut Muslim.

Gerakan 3M Plus yaitu menguras tempat penampungan air kemudian menutupnya, mengubur barang-barang bekas serta menghindari gigitan nyamuk dengan cara menggunakan obat nyamuk atau pemakaian kelambu saat tidur.

“Termasuk mematikan jentik atau larva nyamuk,” imbuhnya

Muslim juga meminta laporan secara berjenjang untuk mengetahui situasi terkini. Sehingga ketika terjadi masalah dan memerlukan tanggap darurat, maka pihaknya akan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Terkait kasus DBD, dia memaparkan hingga Desember 2019 tidak terjadi peningkatan yang signifikan. Namun untuk daerah yang rawan, ada pada kawasan Hulu Sungai Selatan.

“Kita tidak bisa menghitung kumulatif. Jadi nanti melihatnya dari laporan perhari atau perminggu,” tutupnya

Baca Juga: Resmikan Masjid Jami Al-Jihad, Ansharuddin Serahkan Bantuan Rp 50 juta 

Baca Juga: Dua Mess Ludes Terbakar, PT Silo Rugi Miliaran

Reporter: Musnita Sari
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Mapala Meratus Siap Tanam 600 Pohon Mangrove di Lokasi TMMD
apahabar.com

Kalsel

Kalsel Bertekad Menjadi Sentra Peternakan Nasional
apahabar.com

Kalsel

KPU Turun Tangan Selidiki WNA Miliki KTP di Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Ratusan Warga Kalsel se-Jabodetabek Halalbihalal di Museum Gajah, Bupati HST Gaungkan #SaveMeratus
apahabar.com

Kalsel

Diguyur Hujan, Massa Aksi Anti-Omnibus Law di Banjarmasin Tetap Bertahan
apahabar.com

Kalsel

BPBD Kota Banjarmasin Keluarkan Rilis Resmi Kebakaran Jalan Sulawesi
Denny Video

Kalsel

POPULER SEPEKAN: Video Viral Sahbirin-Denny, PPK Buka Kotak Suara hingga Perkelahian di Tanah Bumbu
Mantan Rektor ULM

Kalsel

Innalillahi, Mantan Rektor ULM Profesor Kustan Basri Meninggal Dunia di Usia 86 Tahun
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com