ga('send', 'pageview');
Warga Dayak Meratus Berduka, Damang Ayal Kusal Wafat Satgas Covid-19 Visitasi Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin, Mau Buka Lagi? Alasan Mencengangkan Paman di Kotabaru Tega Cabuli Adik Sendiri 3 Pekan Razia Masker di Banjarmasin: Berludah hingga Pengemudi Mobil Didenda, Simak Penjelasan Dinkes Sinting! Pria Plontos di Kotabaru Cabuli Adik Berkali-kali

Naik 100 Persen, Ismah Tak Berpaling dari BPJS Kesehatan

- Apahabar.com Kamis, 23 Januari 2020 - 15:14 WIB

Naik 100 Persen, Ismah Tak Berpaling dari BPJS Kesehatan

Ismah Wati serta dua anaknya usai mengurus penambahan anggota keluarga di BPJS Cabang Barabai, Kamis (23/1). Foto-Reza for apahabar.com

apahabar.com, BARABAI – Sejak diberlakukan tarif iuran Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN-KIS) yang baru, Ismah Wati tak berpaling dari kepesertaannya pada Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS).

Wanita yang tinggal di Kecamatan Batu Benawa Hulu Sungai Tengah(HST) itu merupakan ibu rumah tangga. Walaupun suaminya berprofesi sebagai sopir truk yang berpenghasilan tak menentu, dia tetap membayar iuran.

Ismah bukan mendapat bantuan melalui UHC ataupun Peserta Penerima Upah (PPU) yang dibayarkan pemerintah atau perusahaan, melainkan Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) atau Peserta Mandiri.

Padahal dampak yang paling terasa pada kenaikan iuran itu adalah mereka yang merupakan Peserta Mandiri. Sebab kenaikan itu mencapai 100 persen.

Sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82 Tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan, kini Iuran Kelas I disesuaikan menjadi Rp160.000, Kelas II Rp110.000 dan Kelas III Rp42.000 per orang untuk bulanannya.

Walau bukan termasuk peserta penerima bantuan, Ismah tetap rutin membayar iuran itu. Bahkan ia membayarkan 8 orang anggota keluarganya untuk JKN.

Baca juga :  Nyaris Diamuk Warga, Pria Diduga Pencuri Motor di HST Langsung Diborgol Polisi

Atas dasar itulah keinginannya Ismah untuk mendapatkan jaminan kesehatan sangatlah tinggi dengan memastikan seluruh anggota keluarganya tercover program tersebut.

Terlebih dengan profesi suaminya yang mencari nafkah di jalan yang rentan akan risiko kesehatan. Melihat kondisi seperti itu, Ismah mantap mendaftarkan keluarga pada JKN Kelas III.

“Sejak awal saya mendaftar pada Agustus 2018 menjadi peserta mandiri kelas 3. Sampai sekarang tidak pernah ada kendala dalam menggunakannya,” kata Ismah saat mengurus penambahan anggota keluarga di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Barabai Kamis (23/1).

Disinggung tentang penyesuaian iuran terbaru itu, Ismah mengaku berat membayarnya. Namun ia merasa bahwa rasa berat itu masih tak sebanding dengan manfaat besar yang didapatkan.

Ia pun bercerita tentang pengalamannya. Sempat suaminya terkena malaria sampai dua kali.

Kejadian pertama, kata Ismah, suaminya dirawat di RS Ulin Banjarmasin dan yang terakhir pada bulan Desember kemarin di RSUD H. Damanhuri Barabai.

Baca juga :  Kesemrawutan Pasar di Barabai, Komisi II Pinta SKPD HST Berbenah

“Alhamdulillah semuanya dijamin oleh BPJS Kesehatan dan pelayanannya memuaskan,” katanya dengan mantap.

Tak hanya itu, ketika melahirkan anaknya yang terakhir, Ismah juga memanfaatkan kartu itu (KIS-red).

“Semuanya tak ada yang dipungut biaya, cuma saat terakhir suami dirawat ada naik kelas, jadi ada tambahan biaya. Kalau tidak salah 400 ribuan saja, untungnya masih terjangkau,” jelas Ismah.

Dari kisah itu, Ismah berharap agar BPJS Kesehatan mempertahankan kualitas layanan yang ada. Mulai dari pelayanan administrasi hingga pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan yang ada.

“Layanan yang didapat selama ini bagus saja dan cepat, semoga seperti ini terus ke depannya,” harap Ismah.

Baca Juga: Bangun Siring Sungai, Banjarmasin Andalkan APBN

Baca Juga: Warga Kecewa, Aparatur Desa Baroqah Tidak Mengantor Hari Ini

Baca Juga: Brakkk!!!! Kakek di Mandastana Dihantam CBR hingga Tewas

Baca Juga: Eks Petinggi KPU Kritik Penanganan Dugaan Asusila Gusti Makmur

Reporter: HN Lazuardi
Editor: Muhammad Bulkini

Redaksi - Apahabar.com

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Intip Agenda Kejari Banjar Jelang HUT Hari Bakti Adhyaksa Ke-59

Kalsel

Kronologis Perampokan Sadis di Alfa Mart Teluk Tiram Banjarmasin

Kalsel

HSS Jadi Tuan Rumah Lomba Ketangkasan BPK Se-Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Evaluasi PSBB Banjarmasin Tahap III, Fokus ke Tiga Kluster
apahabar.com

Kalsel

Hujan Lokal dan Asap Mewarnai Hari Ini
apahabar.com

Kalsel

Demi Tangani Corona, Dinas PUPR Banjarmasin Alihkan Dana Rp20 Miliar
apahabar.com

Kalsel

Mardani H Maming: Ibu Mega Beri Kesempatan Kaum Milenial Berpolitik
apahabar.com

Kalsel

25 September, Salat Istisqa Di Lapangan 5 Desember Marabahan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com