Masih Berantakan, KPU HST Tetapkan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Besok Bupati Sleman Positif Covid-19 Pascavaksinasi, Berikut Penjelasan Kemenkes Kecelakaan di Tabalong, Pengemudi Terios Meninggal Dunia Jubir Covid-19 Banjarmasin Tak Kebal Corona, Wali Kota Beber Faktanya Kalsel Hujan hingga Lusa, Tanbu-Kotabaru Kudu Waspada!

Nilai Aset Pemprov Kalteng Capai Rp12 Triliun Lebih

- Apahabar.com Kamis, 30 Januari 2020 - 06:30 WIB

Nilai Aset Pemprov Kalteng Capai Rp12 Triliun Lebih

Ilustrasi aset daerah. Foto-Google Images

apahabar.com, PALANGKA RAYA – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Kalimantan Tengah mencatat total nilai aset yang dimiliki pemerintah provinsi itu saat ini mencapai Rp12 triliun lebih.

“Jumlah itu sudah termasuk dengan penambahan aset yang dilimpahkan dari kabupaten/kota kepada pemprov dengan total nilai sekitar Rp1 triliun lebih,” kata Kepala BKAD Kalteng Nuryakin di Palangka Raya, Rabu (29/01).

Penataan aset menjadi salah satu prioritas kegiatan pihaknya ke depan, untuk itu tim khusus yang menangani tentang aset terus bekerja hingga saat ini. Hanya saja ia menegaskan, terkait aset pemprov secara umum sudah selesai pendataannya.

Semua aset yang dimiliki pemprov, termasuk yang dilimpahkan dari kabupaten/kota semua telah terdata. Namun ke depan akan dilakukan pendataan secara rinci, bukan sebatas pencatatan secara umum.

Permasalahan yang masih ditemui saat ini, di antaranya aset yang surat-menyuratnya tidak lengkap yakni hanya fisik bangunannya saja, hingga keberadaan aset yang belum bisa dipastikan keberadaannya.

“Ragam permasalahan tersebut diakibatkan sejumlah hal, seperti penyerahan hibah yang tanpa dilengkapi surat hingga pencatatan aset di masa sebelumnya yang tidak akurat,” tuturnya.

Nuryakin mencontohkan pemerintah daerah yang di masa lalu menerima sumbangan tanah untuk pembangunan sekolah, tetapi tidak dilengkapi surat menyurat yang lengkap.

Contoh lainnya, yaitu pembelian peralatan untuk sekolah A, namun setelah dibeli ternyata di sekolah tersebut telah terpenuhi, sehingga langsung dipindahkan ke sekolah B, namun tidak disertai pencatatan aset yang lengkap.

“Terkait aset ini akan kami benahi secara menyeluruh dan bertahap. Untuk itu kami telah bekerja sama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat, guna membantu menyelesaikan pendataan aset atau surat menyurat aset pemprov,” jelas Nuryakin.

Sementara itu mengenai pemanfaatan aset yang belum optimal, pihaknya juga akan menyelesaikannya secara bertahap.

Sejumlah kendala yang dihadapi dalam permasalahan ini, seperti biaya perawatan aset pada suatu perangkat daerah yang minim hingga biaya perawatan terlalu tinggi dibandingkan nilai aset itu sendiri.(Ant)

Baca Juga: Mahasiswa Asal Kalteng di China Butuh Masker dan Makanan

Baca Juga: DPRD Barut Pastikan PT SEP Tak Miliki Izin Gunakan Jalan Nasional

Baca Juga: Curi Motor Buat Jajan, Dua Remaja di Teweh Ditangkap

Baca Juga: DPRD Kalteng Desak Angkasa Pura Buka Rute Palangka Raya-Malang

Editor: Aprianoor

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalteng

Akhirnya, Mayat Mahasiswa UGM Tenggelam di Kalteng Ditemukan
17 Kecamatan

Kalteng

Cegah Karhutla, 17 Kecamatan di Kapuas Dibantu Kendaraan Damkar
apahabar.com

Kalteng

Sambut Hari Jadi Polwan, Polres Barut Berbagi
apahabar.com

Kalteng

Selama Sterilisasi, Pasar Besar Palangka Raya Ditutup
apahabar.com

Kalteng

Guru dan Murid PAUD di Kapuas Timur Kalteng Ikuti Lomba Meriahkan Tahun Baru Islam
apahabar.com

Kalteng

Update Penghitungan KPU di Pilkada Kalteng, Sugianto-Edy Ungguli Ben-Ujang
apahabar.com

Kalteng

BKSDA Antisipasi Kemunculan Buaya Saat Pelaksanaan Mandi Safar di Sungai Mentaya
Hari Ibu

Kalteng

Peringati Hari Ibu, PKK Kalteng Gelar Rapid Test Massal Khusus Perempuan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com