16 Hari Anti-Kekerasan, Aktivis Perempuan Kampanyekan Kesetaraan Gender di Banjarmasin Suhu Tubuh Tinggi, Wali Kota Samarinda Positif Covid-19 Kronologi Lengkap 2 Bocah asal Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Inalillahi, 2 Bocah di Batu Benawa HST Tewas Diduga Dibunuh Ibu Depresi Ketika Pejabat Pemkot Banjarmasin Rame-Rame Balikan Duit Korupsi KONI

Pantau Titik Rawan Banjir di Tapin, Tim Berjibaku Lewati Medan

- Apahabar.com Kamis, 9 Januari 2020 - 19:38 WIB

Pantau Titik Rawan Banjir di Tapin, Tim Berjibaku Lewati Medan

Kapolres Tapin, Eko Hadi Prayitno bersama rombongan pantau bendungan Linuh. Foto-apahabar.com/Muhammad Fauzi Fadilah.

apahabar.com, RANTAU – Tim gabungan Polres Tapin, Kodim 1010 Rantau dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, bersama-sama memantau titik rawan banjir di kabupaten tersebut.

Dimulai dari halaman Polres Tapin, apahabar.com yang berkesempatan meliput kegiatan ini secara langsung, bergerak bersama menunggangi kendaraan trail menelusuri empat kecamatan memantau 20 desa rawan banjir.

Di antara Tapin Utara, Bakarangan, Bungur dan berakhir di Kecamatan Piani, yang merupakan hulunya sungai di Kabupaten Tapin.

Pantauan ini bertujuan sebagai menentukan langkah antisipasi apabila nanti terjadi bencana banjir.

Kapolres Tapin, Eko Hadi Prayitno menyimpulkan hasil hitungan dari Desa Miawa ke Rantau Bujur, apabila terjadi luapan air berkisar 2 jam. Sementara dari Rantau Bujur ke wilayah Tapin Utara berkisar 6 jam.

“Dari pantauan titik titik itu, setidaknya kami tau apa yang harus kami lakukan apabila terjadi laporan luapan air oleh Danramel atau Kapolsek,” ujar Eko.

“Kami sesegeranya dengan waktu 8 jam mempersiapkan diri, khususnya wilayah Kota Tapin rawan banjir,” lanjut Eko.

Dengan estimasi waktu 8 jam apabila terjadi luapan, untuk kesiapsiagaan itu, Polres Tapin akan menyiapkan perahu karet serta bantuan lainnya.

“Semoga masyarat terasa manfaatnya, kehadiran dan tujuan pemantauan kami mengecek rawan banjir dari hilir ke hulu di wilayah Tapin,” harapnya.

Selama menjajal jalan desa, melewati rawa, dan menanjaki gunung berbatu serta berdebu tak menyurutkan semangat rombongan untuk pantau titik rawan bencana banjir.

Perjalanan kali ini terbilang lancar. Wilayah yang dilewati aman dan kondusif. Terpantau Sungai Tapin berada di titik normal.

Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi KONI Berlanjut, Kejari: 2020 Selesai

Baca Juga: Banjir di Musim Penghujan, PLN Imbau Masyarakat Lakukan Antisipasi Listrik

Reporter: Muhammad Fauzi Fadilah
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Rumah Jagal Unggas Terbengkalai, Peran Ibnu dan Ananda Disorot
apahabar.com

Kalsel

BNN Beber Tes Urine Remaja TikTok Asusila di Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Legislator PKS Bagi-bagi Kuota untuk Seribu Anak Yatim
apahabar.com

Kalsel

Ditinggal Warga ke Haul Guru Sekumpul, Banjarmasin Mendadak Lengang
apahabar.com

Kalsel

Produksi 20 Ton Per Hektar, Batola Incar Sentra Bawang Merah
Birinmu

Kalsel

Dilaporkan Denny, Tim BirinMu Serahkan Kontra Memori Keberatan ke Bawaslu Pusat
apahabar.com

Kalsel

Kemarau Tiba, Kalsel Usulkan 10 Heli Water Bombing
apahabar.com

Kalsel

Wagub Kalsel Serahkan Bantuan Pembangunan Masjid Al Munaa
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com