Sah! Jaksa Tetapkan Kades di Kelumpang Kotabaru Tersangka Pungli Cafe Jual Miras di Banjarmasin Bak Kebal Hukum, Buntut Izin Pusat? Catat! Pengecer di Banjarmasin Bakal Dilarang Jual Gas 3 Kg Dugaan Penggelembungan Suara Pilgub Kalsel, Muthalib: Paraf Saya Dipalsukan Lepas Kepemilikan Klub, Begini Penjelasan Manajemen Martapura FC

Pengusaha Mengeluh Rumitnya Regulasi Industri Tembakau

- Apahabar.com Sabtu, 18 Januari 2020 - 06:00 WIB

Pengusaha Mengeluh Rumitnya Regulasi Industri Tembakau

Tembakau. Foto-Sinarharapan.net

apahabar.com, JAKARTA – Danang Girindrawardana melihat masih rumitnya kebijakan yang diatur pemerintah terhadap sektor industri.

Utamanya, ujar Direktur Eksekutif Apindo ini, menyangkut dengan komoditas perkebunan seperti Industri Hasil Tembakau (IHT).

Dia menyebut, setiap produk perkebunan yang menghasilkan nilai ekonomi terhadap produk domesti bruto (PDB) maka semakin banyak regulasi. Sementara sebaliknya, jika tidak berkontribusi terhadap PDB justru sedikit aturan diberlakukan.

“Beberapa proses penyusunan kebijakan di sektor lain menganut pola mirip terjadi di IHT,” kata dia.

Dia mencontohkan, seperti terjadi di sawit dari hulu dan hilir ada sekitar 60 regulasi yang mengatur di dalamnya. Pun tak ketinggalan dengan industri rokok atau tembakau yang juga secara aturan tidak terhitung lagi berapa jumlahnya.

“Salah satu contoh sejak 2009, muncul pembatasan iklan, tidak boleh lagi sekarang beriklan rokok dan ini menjadi kecenderungan seluruh instansi pemerintah melarang sponsorsip mengajak iklan rokok,” jelas dia.

Dia pun menyayangkan masih adanya proses perkerdilan terhadap industri perkebunan yang masih terjadi. Apabila ini terus menerus dilakukan maka akan menghantam pelaku industri dan para petani tembakau di Indonesia.

“Bagaimana pemerintah melihat banyaknya regulasi yang menghantam industri ini, bagaimana proses regulasi ini menguntungkan pihak-pihak tidak hanya industri rokok termasuk teman-teman petani,” tandas dia.

Sumber: Liputan6.com
Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

XL Home Semprot Disinfektan di Sejumlah Pemukiman Warga Banjarmasin

Ekbis

Sejalan Pasar Dunia, Harga Emas Antam Terus Merangkak Naik
apahabar.com

Ekbis

Polisi Jaga Penjualan Elpiji 3 Kg di Basirih Selatan
apahabar.com

Ekbis

Di Tengah Pandemi Covid-19, Pendapatan Huawei Malah Naik
apahabar.com

Ekbis

Didukung Kabar Kemajuan Stimulus AS, Rupiah Akhir Pekan Ditutup Menguat
apahabar.com

Ekbis

BI: Kinerja Industri Pengolahan Triwulan I-2020 Turun
IHSG

Ekbis

Hari Ini, IHSG Diprediksi Bergerak Variatif
apahabar.com

Ekbis

Neraca Perdagangan Kaltim Surplus USD 11,48 Miliar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com