ga('send', 'pageview');
Sebelum Wafat, Kondisi Wali Kota Banjarbaru Naik Turun Geger Mayat Mengapung di Laut Tanbu, Polisi Sulit Identifikasi Jelang Magrib, Api Gegerkan Blok Ikan Pasar Kandangan Peringatan 100 Hari Guru Zuhdi: Makam Ditutup, Streaming Jadi Andalan Covid-19 di Bappeda Kalsel: Puluhan Positif, Satu Meninggal Dunia




Home Ekbis

Sabtu, 18 Januari 2020 - 13:55 WIB

Perdana, Menteri Ketenagakerjaan RI Kunjungi Kilang Pertamina Balikpapan

Redaksi - apahabar.com

Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Ida Fauziyah melakukan kunjungan perdana ke kantor Refinery Unit V Balikpapan dan RDMP RU V Balikpapan. Foto-Istimewa

Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Ida Fauziyah melakukan kunjungan perdana ke kantor Refinery Unit V Balikpapan dan RDMP RU V Balikpapan. Foto-Istimewa

apahabar.com, BALIKPAPAN – Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Ida Fauziyah melakukan kunjungan perdana ke kantor Refinery Unit V Balikpapan dan RDMP RU V Balikpapan.

Kunjungan dan inspeksi itu dalam rangka bulan Kesehatan dan Keselamatan kerja atau K3 yang diperingati pada pekan lalu.

Kunjungan tersebut disambut langsung Direktur SDM PT Pertamina (Persero), Koeshartanto beserta jajaran manajemen Pertamina lainnya.

Tampak serta Anggota Komisi IX DPR RI, Anggia Emarini, Direktur Penerapan Norma K3, Gasmahadi, Brigjen Polisi Iswandi Hari, selaku Plt Dirjen Pembinaan Ketenagakerjaan dan K3; serta staf gubernur Kaltim dan wakil walikota Balikpapan, Rahmad Masud.

Kunjungan dimulai dengan paparan overview mengenai Refinery Unit V dan RDMP serta implementasi budaya K3 yang ada di lingkungan perusahaan.

Menteri Ketenagakerjaan menyatakan apresiasinya kepada Pertamina atas implementasi K3 yang sudah sangat baik.

“Kami sengaja mengunjungi Pertamina karena Pertamina tergolong perusahaan yang memiliki risiko tinggi, sehingga penting bagi kami untuk mengetahui implementasi K3 di lingkungan Pertamina,” ujarnya dilansir apahabar.com dari laman resmi Pertamina, Sabtu (18/1).

Baca juga :  Data Tenaga Kerja AS Membaik Dorong Penguatan Rupiah

Refinery Unit V disebut beberapa kali telah mendapat penghargaan baik tingkat daerah maupun nasional yang berhubungan dengan K3, sebagai contoh perusahaan yang memiliki kecelakaan nihil dan Program P-2 HIV AIDS dan beberapa penghargaan lainnya.

Hal ini dinilai sangat positif oleh Menteri karena sebagai perusahaan yang memiliki visi menjadi perusahaan energi nasional kelas dunia, sudah sewajarnya bahwa K3 sudah diimplementasikan sebagai sebuah budaya bukan hanya sekadar regulasi.

“Saya harap Pertamina di Balikpapan dapat mendorong dan memotivasi perusahaan lainnya untuk dapat meimplementasikan K3 dengan baik. Selain itu, salah satu poin penting yang menjadi fokus sekarang adalah pengembangan Sumber Daya Manusia yang memperhatikan aspek K3, karena hal tersebut akan berpengaruh besar pada perkembangan dan kesejahteraan perusahaan.” Jelas Ida dalam arahannya.

Setelah pemberian arahan dan diskusi di ruang premium, kantor RU V Balikpapan, Menteri dan rombongan melakukan kunjungan ke On Site Clinic Medical RU V bersama rombongan untuk mengetahui sistem on site clinic yang ada di Pertamina sekaligus juga menyapa para pekerja yang sedang melakukan pemeriksaan.

Baca juga :  Di Tengah Pandemi, Telkom Cetak Laba Rp10,99 Triliun

Direktur SDM PT Pertamina (Persero) Koeshartanto mengucapkan terima kasih kepada Menteri Ketenagakerjaan atas kehadirannya di unit operasi pengolahan RU V dan RDMP.

RDMP sendiri adalah project besar yang dimiliki Pertamina dan akan menyerap banyak tenaga kerja.

“Hal ini akan kami berikan kesempatan sebesar-besarnya jika ingin bergabung dengan Pertamina. Pertamina saat ini terus membutuhkan SDM Unggul untuk bersama-sama membangun perusahaan energi ini,” ujar Koeshartanto. (*)

Baca Juga: Pengusaha Mengeluh Rumitnya Regulasi Industri Tembakau

Baca Juga: Subsidi LPG 3 Kg Dihapus, Hiswana Kalsel Beri Catatan untuk Pemerintah

Baca Juga: Perputaran Uang di Batola Masih Timpang

Baca Juga: Tekan Inflasi, Balikpapan Andalkan Program Urban Farming

Editor: Fariz Fadhillah

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

Jadi Sub Holding Gas Pertamina, PGN Akuisisi Pertagas Senilai Rp 20,18 Triliun

Ekbis

Diskriminasi Sawit Indonesia, Hipmi Dukung Jokowi Protes Eropa
apahabar.com

Ekbis

Harga Minyak Melonjak pada Akhir Perdagangan Kamis
apahabar.com

Ekbis

Korban Perang Dagang AS-China, Harga Minyak di Asia Turun
apahabar.com

Ekbis

Penjelasan Luhut Terkait Utang Indonesia Bertambah
Honda CRF 150 L

Ekbis

Laris Manis, Beli Honda CRF 150 Mesti Menunggu Sebulan
apahabar.com

Ekbis

Lonjakan Trafik, Telkomsel Siagakan Bandwith 4,2 Tbps dan Bangun 776 BTS Baru
apahabar.com

Ekbis

Ini Alasan Orang Jepang Lebih Senang Naik Angkutan Umum
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com