INNALILLAHI, Anggota TNI AL Ditemukan Membusuk di Indekos Banjarmasin Pembunuhan Wakar di Kelayan B Sudah Direncanakan, Pelaku Khilaf karena Luka Lama Debat Ke-2 Pilbup Tanbu: “Wakil Komitmen” HM Rusli Bikin Bingung Alpiya, Mila Karmila Speechless PN Martapura Putuskan Camat Aluh-Aluh Melanggar Netralitas ASN Kembali, Duta Zona Selatan Batola Memenangi Atak Diang

PGN Siap Pasok Gas ke 52 Pembangkit PLN

- Apahabar.com Rabu, 22 Januari 2020 - 07:00 WIB

PGN Siap Pasok Gas ke 52 Pembangkit PLN

Pembangkit Listrik. Foto-Okezone.com

apahabar.com, JAKARTA – PLN berencana mengubah pembangkit listrik yang selama ini menggunakan BBM solar atau disel. Nanti pembangkit listrik memanfaatkan gas.

Makanya PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Tbk (Persero) siap memasok gas untuk pembangkit listrik PT PLN (Persero).

Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN Syahrial Mukhtar menyatakan program itu sangat bagus. Sebab akan mendorong percepatan untuk program konversi dari diesel ke gas. “Rencananya, ada 51 hingga 52 pembangkit listrik yang bakal dikonversi,” ujar dia.

Baca Juga: Iuran Naik, Insentif Direksi BPJS Kesehatan Malah Mencengangkan

Kemudian, lanjut dia, dengan penugasan ke PLN tersebut nantinya akan bisa dijalankan dengan lebih baik karena ada agregasi volume untuk 52 titik dengan volume.

“Sekitar 160 MMBTU (million british thermal unit) yang nanti bisa disuplai gasnya ke titik-titik PLN,” ungkap dia.

Dia menjelaskan dengan agregasi model tersebut, perusahaan akan dapat melakukan optimalisasi rantai pasok (supply chain) dengan membuat model-model cluster ring di daerah-daerah timur.

“Seperti penyaluran ke Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Papua bisa lebih ditingkatkan,” kata dia.

Baca Juga: Perdana, Menteri Ketenagakerjaan RI Kunjungi Kilang Pertamina Balikpapan

Dia menambahkan, sumber gas yang bakal disalurkan ke 52 pembangkit PLN di antaranya berasal dari gas bumi (Liquified Natural Gas/LNG) Lapangan Bontang di Kalimantan Timur, Lapangan Tangguh di Papua Barat, dan Lapangan Donggi Senoro di Sulawesi.

“Kami juga sedang berdiskusi bersama PLN dan juga dengan dukungan dari pemerintah,” katanya.(okz)

Baca Juga: Pengusaha Mengeluh Rumitnya Regulasi Industri Tembakau

Editor: Syarif

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Ekbis

MHM Dorong Pemerintah dan Konglomerat Rangkul Pelaku UMKM di Indonesia
apahabar.com

Ekbis

Saat Pandemi, Jasa Cat Ulang Sepeda Raup Untung
apahabar.com

Ekbis

Rupiah Ditutup Melemah Seiring Disetujuinya UU Keamanan Hong Kong
apahabar.com

Ekbis

Pemerintah Apresiasi Hipmikindo Kalsel Tingkatkan Ekonomi Kreatif
apahabar.com

Ekbis

Jarang Gunakan Uang Koin Bikin Inflasi, Kok Bisa?
apahabar.com

Ekbis

Ekonomi Kalsel Tumbuh 4,08 Persen, Pengamat: Masih Dikuasai Asing
apahabar.com

Ekbis

Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp1.024.000/Gram
apahabar.com

Ekbis

Harga Naik, Pemilik Emas di Tabalong Masih Wait and See
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com