Launching OPOP di Kalsel, Wapres Ma’ruf Ingin Produk Pesantren Go Internasional Resmi Dibuka, Menko Airlangga Sebut GIIAS Jadi Kesuksesan Banyaknya Kendaraan Listrik Kalsel Waspada Potensi Hujan Disertai Kilat Dianggap Lebih Berbahaya dari Narkoba, Ini 3 Manfaat Lain dari Kratom Menkop-UKM Teten Masduki Dorong Kratom dapat Terus Diproduksi di Indonesia
agustus

Polisi Selidiki Keberadaan Sunda Empire di Lhokseumawe

- Apahabar.com     Sabtu, 25 Januari 2020 - 05:15 WITA

Polisi Selidiki Keberadaan Sunda Empire di Lhokseumawe

Sunda Empire Foto-tangkapan layar YouTube

apahabar.com, BANDA ACEH –  Sunda Empire pernah menggelar sosialisasi program di Aceh Utara pada Agustus 2019 lalu. Polres Lhokseumawe, Aceh pun melakukan penyelidikan terkait keberadaan kelompok Sunda Empire di Aceh.

“Kita pihak kepolisian melakukan penyelidikan terkait keberadaan Sunda Empire tersebut. Dulu mereka pernah membuat pertemuan di salah satu warung kopi di Kecamatan Samudera, Aceh Utara,” kata Wakapolres Lhokseumawe Kompol Ahzan seperti dilansir detik.com, Jumat (24/1).

Kecamatan Samudera masuk dalam wilayah hukum Polres Lhokseumawe. Dalam pertemuan beberapa waktu lalu itu, hanya diikuti puluhan peserta. Petinggi Sunda Empire saat itu menyampaikan beberapa program mereka kepada peserta yang hadir.

Menurut Ahzan, polisi juga sudah mendatangi pihak yang membuat sosialisasi untuk dilakukan klarifikasi. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan polisi, kelompok Sunda Empire di Aceh masih tahap melakukan sosialisasi keberadaan mereka.

“Saat ini masih kami dalami keberadaan mereka,” jelasnya.

Ahzan mengaku polisi akan mengambil tindakan jika kelompok tersebut melanggar hukum. “Kalau ada pelanggaran hukum kita tindak sesuai aturan,” ungkap Ahzan.

Polisi sendiri masih menyelidiki polemik Sunda Empire-Earth Empire. Sebanyak delapan orang telah diperiksa termasuk salah satu petinggi Sunda Empire, Nasri Banks. Nasri Banks disebut-sebut menjabat Perdana Menteri Dunia atau Grand Prime Minister yang posisinya ada di bawah kaisar, sang pimpinan tertinggi di Sunda Empire.

Dari kelompok Sunda Empire, penyidik sudah mengambil keterangan terhadap Nasri Banks dan pria berinisial A. Sementara dari pihak pengelola tempat, penyidik sudah memanggil staf dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Selain itu, penyidik juga meminta keterangan dari para ahli. Penyidik meminta tanggapan dari ahli pidana Unisba, ahli sejarah dari Unpad, ahli dari UPI hingga budayawan.

“Kita juga sudah meminta keterangan dari Kesbangpol Provinsi Jawa Barat. Hasil keterangannya selama ini Sunda Empire belum terdaftar sebagai ormas,” ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Saptono Erlangga Waskitoroso kantornya, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Kamis (23/1).

Baca Juga: Siaga Virus Corona, Kalsel Perketat Bandara dan Pelabuhan

Baca Juga: Sekjen PDIP Penuhi Panggilan KPK Siang Ini

Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Pakar: 5 Kelompok Rentan Terpapar Covid-19
Imlek

Nasional

Tahun Baru Imlek, 25 Narapidana Konghucu Terima Remisi
Banjarmasin

Nasional

Vaksin Covid-19 Sudah Sampai di Indonesia, Kapan Siap Digunakan?
Covid-19

Nasional

Ada Bayi Lahir dengan Antibodi Covid-19 di Singapura, Dokter: Perlu Dikaji
apahabar.com

Nasional

Terdampak Pandemi, Kemendikbud Bantu Sekolah Swasta dengan Dana BOS
apahabar.com

Nasional

Mobil Dinas Fortuner Dipakai Warga Sipil, Purnawirawan TNI Diperiksa Besok
apahabar.com

Nasional

Buruan Daftar, Prakerja Gelombang 9 Dibuka Tadi Siang, 7 Kelompok Masyarakat Ini Dilarang Mendaftar
Insentif PPnBM

Nasional

Catat, Beda Insentif PPnBM Otomotif Tahun 2022 dengan 2021
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com