Update Covid-19: Belasan Warga Kapuas Sembuh, 1 Positif H2D Sidang Perdana di MK, Bawaslu RI ‘Turun Gunung’ ke Kalsel 4.840 Vial Vaksin Covid-19 Tiba di Tanah Bumbu Pengungsi Banjir Bertambah, Kalsel Perpanjang Status Tanggap Darurat Ribuan Vial Vaksin Covid-19 Tahap II Tiba di Kapuas

Polisi Tembak Mati Bandar 10 Kilogram Sabu-sabu

- Apahabar.com Kamis, 9 Januari 2020 - 14:39 WIB

Polisi Tembak Mati Bandar 10 Kilogram Sabu-sabu

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Pol Suhirman (tengah) saat memberikan keterangan kepada awak media, Kamis. Foto-Antara/Anggi Romadhoni

apahabar.com, PEKANBARU – Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau bersama Polda Metro Jaya menembak mati seorang pria asal Sumatera Utara yang menjadi bandar narkoba di Kota Pekanbaru dengan barang bukti 10 kilogram sabu-sabu.

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Suhirman, mengatakan tersangka berinisial S itu dihadiahi timah panas hingga meregang nyawa setelah berusaha kabur dari kejaran polisi.

“Mister S ini merupakan pengendali, peredaran narkoba,” katanya.

Ia menjelaskan pengungkapan tersebut merupakan hasil pengintaian panjang yang dilakukan pada akhir Desember 2019 lalu.

Saat itu, polisi mengendus rencana pengiriman narkoba dalam jumlah besar dari Malaysia yang masuk melalui Kota Dumai, Riau.

Dari penyelidikan terungkap adanya sosok S dan seorang kurir berinisial A. Keduanya berasal dari Sumatera Utara yang sengaja datang ke Kota Dumai untuk menjemput narkoba yang kemudian di bawa ke Pekanbaru.

Petugas selanjutnya mengikuti pergerakan kedua tersangka yang saat ini mengendarai sepeda motor hingga ke Tenayan Raya, Pekanbaru. Tanpa buang waktu, polisi langsung menyergap keduanya yang terlihat telah mengantongi narkoba sebanyak 10 paket besar itu.

Saat penyergapan berlangsung, keduanya tersangka melarikan diri. A berhasil ditangkap setelah diberikan tembakan peringatan. Sementara S, kata Suhirman masih terus melarikan diri hingga terpaksa dihadiahi timah panas.

“S sempat kita bawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Namun dia meninggal dunia pada Minggu kemarin (05/01),” ujarnya.

Lebih jauh, Suhirman menuturkan bahwa tersangka S dan A merupakan pemain lama. Setidaknya, kedua tersangka telah membawa narkoba dalam jumlah tidak sedikit dari Dumai ke Medan, Sumatera Utara sebanyak dua kali.

“Dan yang terakhir ini dibawa ke Pekanbaru. Kami pastikan penyidikan tidak berhenti di sini. Kami masih terus mengembangkan pengungkapan ini,” tegasnya.(Ant)

Baca Juga: Gara-Gara Bau Badan, Pria di Kotabaru Tebas Petugas

Baca Juga: Ditinggal Bertani, Rumah di Martapura Ludes Terbakar

Editor: Aprianoor

Editor: aji - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Peneliti Intelejen : Mayoritas Peserta Reuni 212 Pendukung Prabowo Sandi
apahabar.com

Nasional

Sehari, Empat Kebakaran Lahan Landa Ibu Kota Baru
apahabar.com

Nasional

Kabareskrim Pastikan Tidak Pandang Bulu Ungkap Kasus Djoko Tjandra
apahabar.com

Nasional

‘Berambangan’ dengan Istri, Malah Nenek Sendiri Diperkosa
apahabar.com

Nasional

Palestina Peringatkan Israel Tak Ubah Status Quo Masjid Al-Aqsha
apahabar.com

Nasional

Masyarakat Keluhkan Kenaikan Tarif Listrik Sepihak, Cuncung Tuding PLN Kurang Transparan!
apahabar.com

Nasional

Protes Pemukulan Mahasiswa Papua Meluas ke Jayapura
apahabar.com

Nasional

Gelar Event Internasional, Pemerintah Anggarkan Rp6,5 Miliar
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com