Komisi III DPR Setujui Komjen Listyo Sigit Jadi Kapolri Ke-25 Tak Perlu Lakukan Tilang, Calon Kapolri Harap Polantas Hanya Atur Lalin Malam Ini, Mata Najwa Kupas Biang Kerok Banjir Kalsel Pak Wali… Pengungsi Banjir di Banjarmasin Mulai Sakit-sakitan, Poskes Over Diduga Sakit Hati, Pria Gantung Diri di Batulicin Sering Cekcok dengan Istri

Puncak Musim Penghujan 2020, Kalsel Berpotensi Hujan hingga Akhir Bulan

- Apahabar.com Rabu, 1 Januari 2020 - 15:18 WIB

Puncak Musim Penghujan 2020, Kalsel Berpotensi Hujan hingga Akhir Bulan

Sejumlah wilayah di Kalimantan Selatan terendam banjir di puncak musim penghujan 2020. Foto-istimewa

apahabar.com, BANJARBARU – Kalimantan Selatan sedang berada di puncak musim penghujan 2020. BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor Banjarmasin menyebut wilayah Kalimantan Selatan (Kalsel) saat ini sedang berada pada puncak musim penghujan.

“Iya, ini masih berada di puncak musim hujan” ujar Staff Prakirawan BMKG Syamsudin Noor, Utari Rianita kepada apahabar.com, Rabu (01/01) pagi.

Potensi hujan dari sedang hingga deras akan memungkinkan terjadi setiap harinya di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

Menurut Utari, Setiap hujan yang melanda wilayah Kalsel juga memungkinkan disertai petir dan angin kencang.

“Hal itu dikarenakan (Kalsel) masih berada di puncak musim hujan,” ucap dia.

Namun, lanjutnya, potensi hujan sedang hingga lebat hanya akan terjadi hingga akhir Januari. Sedangkan untuk potensi angin puting beliung, dikatakannya akan berkurang seiring di puncak musim penghujan.

“Puting beliung akan berkurang pada musim hujan ini, tetapi untuk angin kencang masih berpotensi,” ungkap dia.

Senada dengan Rianita, Forecester iklim stasiun klimatologi Banjarbaru, Khairullah pun mengatakan, wilayah Kalsel sedang berada di puncak musim penghujan.

“Kalsel telah memasuki musim hujan, seperti yang pernah kami prediksi sebelumnya” ucapnya

Di Januari ini, kata Khairullah, puncak musim hujan di Kalsel akan berdampak pada lamanya curah hujan, yakni hujan akan berdurasi lebih lama. sehingga memungkinkan adanya musibah banjir dan tanah longsor.

BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Syamsudin Noor Banjarmasin mengimbau kepada masyarakat agar membersihkan saluran air, juga berhati hati dan selalu waspada terhadap ancaman bencana alam seperti banjir dan longsor. Juga mengingatkan pentingnya menebang pohon-pohon tua yang mudah tumbang, sehingga dapat mengurangi dampak bencana dari potensi angin kencang.

Hal itu dikarenakan, wilayah Kalsel sedang berada di momen rawan, yakni berada di puncak musim penghujan 2020.

Baca Juga: Banjarbaru Direndam Banjir, BPBD Kota: Semua Aman Terkendali

Baca Juga: Awal Tahun 2020, Kalsel Terendam Banjir

Reporter: Nurul Mufidah
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Wujudkan Pelayanan Terbaik, Satlantas Polres Tanbu Teken Pakta Integritas
apahabar.com

Kalsel

Banjarbaru Punya Taman Pintar Pertama
apahabar.com

Kalsel

Tolak Amdal PT AGM, Pemkab HST Bersurat ke Pemerintah Pusat
apahabar.com

Kalsel

Potensi Pajak kebun, Hutan dan Tambang Tala Besar  
apahabar.com

Kalsel

Geger!!! Buruh Pembuat Bata Tewas Mengapung
apahabar.com

Kalsel

ODP dan PDP Melonjak, Gugus Tugas Banjarbaru Tracking Pasien Positif
apahabar.com

Kalsel

Hari Natal, Belasan Napi Beragama Nasrani di Banjarmasin Dapat Remisi
apahabar.com

Kalsel

Covid-19 di Kalsel 12 Agustus: 6.889 Positif dan 4.261 Sembuh
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com