Respons BirinMu, Eks KPK dan HW Cs Jadi Panglima Gugatan II H2D di MK Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Drama #SAVEKPK di Banjarmasin, Supian HK Dicari-cari Mahasiswa Kalsel Kalah Jumlah, Polisi Pastikan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Kondusif Skenario Kelolosan di Grup B dan C: Harapan Terakhir Denmark, Ukraina Cari Imbang

Rencana Jalan Tembus Bandara, Kadishub: Saya Bingung

- Apahabar.com Kamis, 9 Januari 2020 - 13:36 WIB

Rencana Jalan Tembus Bandara, Kadishub: Saya Bingung

Terminal baru Bandara Syamsuddin Noor, Banjarbaru. Foto: Angkasa Pura for apahabar.com

apahabar.com, BANJARMASIN – Jalan berkelok dan minim penerangan jadi keluhan warga menuju terminal baru Bandara Internasional Syamsuddin Noor.

Oleh sebab itu, ada rencana untuk membuat jalan pintas yang dirasa akan lebih dekat oleh otoritas terkait.

Namun, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel Rusdiansyah bingung dengan rencana tesebut.

“Jadi saya termasuk bingung memikirkan itu, karena logika saya bagaimana bisa jalan jadi pendek,” kata Rusdiansyah kepada apahabar.com, Kamis (9/1).

Kata dia, dibukanya jalan dari arah Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum menuju bandara bertujuan memecah kemacetan menuju bandara.

Meningkatnya jumlah populasi kendaraan menjadi alasan untuk tidak memakai jalan bandara yang lama menuju bandara baru.

Hal tersebut dinilai bisa memecahkan kemacetan yang sering terjadi di ruas Jalan Ahmad Yani.

Ketimbang, membuat jalan alternatif baiknya lebih baik fokus memperbaiki jalan yang sudah ada.

Jika harus membebaskan lahan untuk membuat jalan alternatif, Rusdi berpikir lebih baik membebaskan lahan untuk meluruskan jalan bandara saat ini.

apahabar.com

Ruas jalan menuju Terminal Baru Bandara Syamsudin Noor. Foto-dok/apahabar.com

“Dibanding membuat jalan baru, mending jalan yang sekarang diluruskan. Kan sama-sama pembebasan lahan juga,” ujarnya.

Selain itu, dia juga mengungkapkan tahun depan jalan bandara akan mulai dilengkapi dengan rambu lalu lintas dan penerangan.

Soal ini, Ketua Komisi III DPRD Kalsel Sahrujani enggan berkomentar banyak. Kewenangan ada di PT Angkasa Pura (AP), ujarnya.

Komisi III hanya bisa menunggu hasil kajian dari Pemkot Banjarbaru dan Dinas PUPR Kalsel.

Dewan menilai ada banyak pertimbangan soal jalan alternatif ini. Salah satunya adalah Nilai Jual Objek Pajak (NJOP)

“DPRD akan meminta kajian, karena membuat jalan baru dengan pembesaran jalan yang ada akan lebih mahal karena NJOP,” kata dia.

Untuk diingat, demi penyelesaian jalan utama bandara Dinas PUPR Kalsel sudah menyediakan anggaran sebanyak Rp30 miliar di APBD Kalsel 2020.

Baca Juga: Plafon Bandara Syamsudin Noor Ambruk, DPR RI: Tak Usah Ditanggapi Berlebihan!

Baca Juga: Pasca-Puting Beliung, Basarnas Berikan Atensi Kesiapsiagaan di Bandara Syamsudin Noor

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Fariz Fadhillah

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Akibat Pandemi di Batola, Perbaikan Akses Sungai Pisak Tertahan
apahabar.com

Kalsel

Bukan Trauma Pemilu 2019, Ini Penyebab PPS di Batola Kurang Pendaftar
apahabar.com

Kalsel

FKUB Gelar Audiensi dengan Bupati Hulu Sungai Selatan
KPU

Kalsel

160 Personel Kawal Aksi Massa depan KPU Banjar
apahabar.com

Kalsel

Perayaan Natal di Kalsel Kondusif,  Isdimoyo: Pengamanan Hingga Malam
apahabar.com

Kalsel

Kediaman Guru Zuhdi Dibanjiri Karangan Bunga Belasungkawa

Banjarbaru

Q-mall Ditutup, Hypermart Banjarbaru Tetap Buka
apahabar.com

Kalsel

Haul Guru Sekumpul, Polri Sumbang Sapi Limosin
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com