Cuaca Kalsel Hari Ini: Tak Ada Peringatan Dini, Semua Wilayah Cerah! Cari Keadilan untuk Rekannya, Ratusan Mahasiswa Geruduk Kejati Kalsel Akhirnya, Pelaku Pembunuhan Guru di RM Wong Solo Tanbu Tertangkap Ketum HIPMI Pusat Bakal Jadi Pembicara di HUT JMSI ke-2 di Sulteng Kalsel Ingin Adopsi Kawasan Kumuh jadi Wisata di Yogyakarta

Rusia dan China Bekerja Sama Kembangkan Vaksin Antivirus Corona

- Apahabar.com     Rabu, 29 Januari 2020 - 22:08 WITA

Rusia dan China Bekerja Sama Kembangkan Vaksin Antivirus Corona

Sejumlah tim dokter menangani pasien suspect (dicurigai) mengalami gejala flu Corona saat simulasi penanganan di ruang isolasi Rumah Sakit Jala Ammari, Lantamal VI Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (29/01). Foto-Antara

apahabar.com, MOSKOW – Sebuah misi diplomatik Rusia di China menyebutkan kedua negara itu sedang bekerja sama mengembangkan vaksin untuk menghentikan penyebaran virus corona, dan pemerintah Beijing pun telah menyerahkan genom virus tersebut ke Moskow.

Jumlah korban tewas di China karena virus corona menjadi 132 pada Rabu dengan jumlah kasus terkonfirmasi saat ini mendekati 6.000.

“Para ahli di Rusia dan China telah mulai mengembangkan vaksin,” demikian disampaikan Konsulat Rusia di Provinsi Guangzhou dalam pernyataan resminya, Rabu (29/01).

Baca Juga: DPRD Banjarmasin Ingatkan Dinkes Waspadai Masuknya Virus Corona

Pengembangan vaksin tersebut masih belum jelas apakah dikerjakan secara bersama atau terpisah karena konsulat di Guangzhou belum dapat dimintai keterangannya.

“China telah menyerahkan genom virus corona ke Rusia sehingga ilmuwan kami dapat dengan cepat mengembangkan tes kilat yang memungkinkan kami untuk mengidentifikasi virus tersebut di dalam tubuh manusia dalam waktu dua jam,” kata Konsulat Rusia.

Rusia juga mengaku sedang melakukan pembicaraan dengan China terkait evakuasi warganya yang ada di Wuhan dan Provinsi Hubei, yang merupakan pusat penyebaran wabah virus corona.

Sejauh ini, memang belum ditemukan kasus virus corona di Rusia, namun menurut Badan Pengawas Keamanan Konsumen Rusia, pemerintah setempat telah mulai melakukan pengecekan kepada semua warganya yang kembali dari China.

Perdana Menteri Rusia, Mikhail Mishustin, juga telah memerintahkan Badan Pengawas Keamanan Konsumen untuk segera menyusun dan menyampaikan rencananya kepada pemerintah pada Rabu. Tujuannya agar dapat mencegah penyebaran virus corona.

Sebagai tindakan preventif, Otoritas Rusia juga telah menutup beberapa perbatasan darat ke China hingga 7 Februari.(Ant)

Baca Juga: Tingkatan Waspada Virus Corona, Kalsel Berbenah

Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

FPI

Nasional

Pasca Dinyatakan Dilarang, FPI Langsung Bereinkarnasi
apahabar.com

Nasional

KLHK Ingatkan Kembali Arahan Presiden Terkait Pencegahan Karhutla
apahabar.com

Nasional

MUI: Pilih Capres-Cawapres yang Cerdas
Amal

Nasional

Kasus Kotak Amal untuk Terorisme, Begini Kata Baznas
apahabar.com

Nasional

Update Covid-19 di Indonesia: 1.677 Positif, 103 Sembuh
apahabar.com

Nasional

Pengemis Tajir Punya Aset Rp 1 M, Apa Kata Sosiolog?
HP

Nasional

Viral! Wanita Beli HP Rp 2,5 Juta via Online, Yang Datang Malah Batu
apahabar.com

Nasional

Ladeni Tiga Puluhan Kali Swafoto di Duta Mall, Warga: Jokowi Pemimpin yang Ramah
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com