apahabar.com
Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel Suripno Sumas. Foto-apahabar.com/Rizal Khalqi

apahabar.com, BANJARMASIN –  Setelah rencana kunjungan kerja luar negeri yang akan mengeruk miliaran rupiah Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD), angka kenaikan tunjangan untuk anggota DPRD Kalsel juga tidak kalah fantastis.

Kenaikan itu berlangsung dari bulan Januari 2020. Setiap anggota yang menerima tunjangan transport dan perumahan mengalami kenaikan jumlah tunjangan sekitar Rp4-5 juta perbulan.

Ditemui di ruangkerjanya, Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel Suripno Sumas mengatakan, perihal tunjangan tersebut sudah disetujui oleh gubernur dan ditandatangani oleh Direktorat Produk Hukum daerah Mendagri. Dengan artian, kenaikan tunjangan sudah disetujui Gubernur dan Mendagri.

“Januari ini insyaAllah uang perumahan dan transportasi yang sebelumnya di sekitaran Rp10 juta naik menjadi Rp15.450 ribu dan Rp16.350 ribu untuk perumahan belum dipotong pajak,” katanya, Senin (13/1).

Suripno beralasan, naiknya tunjangan tersebut juga didorong naiknya jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kalsel.

Selain itu, kata Suripno, selama tiga tahun belakangan, tunjangan dewan tidak pernah ada kenaikan tunjangan.

Soal hak dan keuangan dan administrasi pimpinan dan anggota DPRD Kalsel sudah diatur dalam Peraturan Gubernur nomor 9/2017.

Sementara itu, sekretariat DPRD Kalsel belum bersedia memberikan keterangan terkait kenaikan tunjangan dewan ini.

Baca Juga: Warga Desa Bebayau Bertaruh Nyawa Meniti Jembatan Darurat

Baca Juga: Sungai Banjarmasin Tercampur Limbah Oli, Ibnu Sina: Usut Sampai Tuntas

Baca Juga: OPD Tercepat Serahkan Rekapitulasi Anggaran Siap-Siap Dapat Kado Bupati HST

Baca Juga: Resmi, Rahmiati Jabat Pelaksana Harian Ketua KPU Banjarmasin

Reporter: Rizal Khalqi
Editor: Muhammad Bulkini