apahabar.com
 Dokter Zainal Abidin telah mengabdi belasan tahun sebagai dokter umum di Kecamatan Pamukan Utara. Foto- apahabar.com/Masduki

apahabar.com, KOTABARU – Pemindahan Dokter Zainal Abdin ke Pulau Sembilan masih menjadi kontroversi.

Tidak hanya kalangan masyarakat, namun hal itu menjadi atensi tersendiri bagi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) di Kotabaru.

Menyikapi persoalan ini, Ketua IDI Kotabaru, Dokter H Aswin Febria telah menyambangi Sekretaris Daerah Kotabaru, H Said Akhmad.

Aswin mempertanyakan persoalan tersebut sekaligus untuk mendapatkan solusinya pada Kamis (16/1) siang.

Namun sayang. Jerih payah dokter Aswin itu belum membuahkan hasil memuaskan.

Untuk mencari solusi terkait pemindahan Dokter Zainal Abidin, IDI Kotabaru telah melayangkan surat kepada Bupati Kotabaru H Sayed Jafar.

“Ya. Terkait persoalan dokter Zainal Abidin ini kita telah bersurat ke Bupati Kotabaru untuk meminta penjelasan,” ujarnya.

Selain itu, menurut dia upaya lain juga telah dilakukan dengan bertandang menjumpai Sekda Kotabaru Drs H Said Akhmad, Kamis (16/1).

“Kemarin kita juga kita sudah menghadap ke Pak Sekda. Saat itu, kita disarankan untuk bertemu Bupati Kotabaru H Sayed Jafar,” kata Aswin, saat dihubungi apahabar.com via seluler, kemarin.

Sementara, saat dihububungi apahabar.com, pada Jumat (17/1) siang tadi, Aswin mengaku akan kembali bertandang menjumpai Bupati Kotabaru.

“Siang ini, setelah Salat Jumat kita rencananya menghadap ke Bupati. Info dari ajudan jam 2 siang,” katanya.

Hingga berita ini ditayangkan, hasil pertemuan dokter Aswin dengan Bupati belum diketahui, lantaran dokter Aswin saat dihubungi apahabar.com melalui telepon genggam belum memberikan respons.

Baca Juga: Kisah Dokter Zainal: Disayang Warga, Dibuang ke Pulau Sembilan, Dewan Pasang Badan

Baca Juga: Belasan Tahun Mengabdi, Dokter Zainal Diganjar Mutasi ke Pulau Sembilan

Reporter: Masduki
Editor: Fariz Fadhillah