BANJIR KALSEL: 2 Ribu Jiwa Mengungsi, Pasukan Khusus TNI Mendarat di Banjarbaru Jokowi Telepon Gubernur Soal Banjir Kalsel, Gak Kebalik Pak? Breaking News: Respons Jokowi Atas Banjir di Kalsel, Segera Kirim Perahu Karet Tak Ucapkan Dukacita, Habib Banua Tantang Presiden ke Kalsel Warga Banjiri IG Presiden Jokowi: Kalsel Juga Berduka Pakkk!!!

Soal Natuna, China Didesak Klarifikasi dan Minta Maaf pada Indonesia

- Apahabar.com Selasa, 7 Januari 2020 - 10:46 WIB

Soal Natuna, China Didesak Klarifikasi dan Minta Maaf pada Indonesia

Pergerakan Kapal Perang Republik (KRI) dengan kapal Coast Guard Cina di Laut Natuna, Sabtu, 4 Januari 2020. Aksi KRI menghadang kapal Cina terlihat melalui layar yang tersambung kamera intai dari Pesawat Boeing 737 Intai Strategis AI-7301 Skadron Udara 5 Wing 5 TNI AU Lanud Sultan Hasanudin Makassar. Foto-Antara

apahabar.com, JAKARTA – United Nations World Citizen’s Initiative Indonesia (UNWCI Indonesia) mendesak pemerintah Republik Rakyat China (RRC) untuk segera memberikan klarifikasi dan meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia bahkan dunia terkait dengan persoalan perairan Natuna.

Direktur Indonesian Club Founder of the National Campaign Secretariat UNWCI Indonesia, Hartsa Mashirul, mengatakan China yang melakukan klaim sepihak atas perairan Natuna jelas-jelas bertentangan dengan Konvensi Hukum Laut Internasional UNCLOS 1982 dan ini dapat mengacaukan perdamaian regional Pasifik maupun perdamaian dunia.

“Oleh karena itu, pemerintah RRC harus segera klarifikasi dan meminta maaf kepada rakyat Indonesia dan dunia,” kata di Jakarta, Senin (06/01),

Menurut dia, Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia yang berdaulat, sehingga perilaku klaim sepihak China itu adalah tindakan yang tidak menghormati kedaulatan RI maupun kesepakatan Hukum Laut Internasional yang berlaku.

“Kami, rakyat Indonesia menegaskan tidak ada kata toleransi dalam pencaplokan sejengkal pun wilayah kedaulatan Indonesia oleh negara lain,” katanya.

Dia menegaskan, sikap klaim sepihak oleh China itu sebagai salah satu negara sahabat bangsa Indonesia tidak ubahnya seperti menikam Indonesia dari belakang, dan hal itu mengkhianati hubungan baik kedua negara.

“Sekali lagi, kami rakyat Indonesia yang berdaulat mengecam keras klaim sepihak China atas Pulau Natuna sebagai bagian wilayah NKRI,” kata dia.

Oleh karena itu, pihaknya menuntut tiga hal sebagai Tri Komando Rakyat (Trikora) kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto agar menegakkan hak asasi bangsa.

Pertama, UNWCI Indonesia mendesak Presiden sebagai panglima tertinggi untuk mendeklarasikan perang kepada setiap musuh yang mau mencaplok wilayah kedaulatan RI.

Kedua, mendesak Menteri Pertahanan untuk melindungi wilayah kedaulatan RI. Ketiga, meminta jajaran TNI-Polri untuk melaksanakan amanat Konstitusi UUD 1945 tentang Pertahanan Rakyat Semesta.(Ant)

Baca Juga: Indonesia Pantang Berunding dengan Cina Soal Natuna

Baca Juga: China Tak Bisa Klaim Natuna, Indonesia Enggan Berperang

Editor: Aprianoor

Editor: Kiki - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Suhu Minus 5 derajat Celsius, Ratusan WNI di Helsinki Rayakan Pemilu 2019
BPPTKG

Nasional

BPPTKG Catat Gunung Merapi Alami 43 Kali Gempa Guguran
apahabar.com

Nasional

Facebook Hapus Misinformasi soal Virus Corona
apahabar.com

Nasional

Jaksa OTT Oknum BKD Kalteng: Terkait Suap Kenaikan Pangkat ASN
apahabar.com

Nasional

Jatam Soroti Pelibatan Figur Asing di Tim Pemindahan Ibu Kota: Pemerintah Seperti Sales
apahabar.com

Nasional

Ustaz Arifin Ilham Diperbolehkan Meninggalkan RS Gleneagles
apahabar.com

Nasional

Harga Tiket Melambung, Agen Perjalanan Goyah
Nonreaktif

Nasional

Usai Nonreaktif Covid-19, KPK Tahan Bupati Banggai Laut Sulteng
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com