ga('send', 'pageview');
Warga Dayak Meratus Berduka, Damang Ayal Kusal Wafat Satgas Covid-19 Visitasi Bioskop XXI Duta Mall Banjarmasin, Mau Buka Lagi? Alasan Mencengangkan Paman di Kotabaru Tega Cabuli Adik Sendiri 3 Pekan Razia Masker di Banjarmasin: Berludah hingga Pengemudi Mobil Didenda, Simak Penjelasan Dinkes Sinting! Pria Plontos di Kotabaru Cabuli Adik Berkali-kali

Soal Natuna, PKS Puji Retno Tapi Kritik Sikap Lembek Prabowo

- Apahabar.com Sabtu, 4 Januari 2020 - 14:15 WIB

Soal Natuna, PKS Puji Retno Tapi Kritik Sikap Lembek Prabowo

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Foto-Antara/Ade Irma Junida

apahabar.com, JAKARTA – Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Kholid mendukung sikap tegas Menteri Luar Negeri atas klaim China terhadap Laut Natuna.

Di saat bersamaan, PKS juga menyayangkan sikap lembek Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang seolah menganggap enteng masalah kedaulatan bangsa.

“Pak Prabowo sebagai Menhan tidak boleh anggap isu kedaulatan sebagai isu yang enteng. Santai. Sikapnya harus tegas dan punya wibawa. Kalau lembek, santai-santai, maka bangsa ini akan semakin direndahkan oleh bangsa lain karena tidak punya keberanian dalam bersikap,” ujar Kholid dalam keterangan tertulis, Sabtu (04/01).

Kholid melanjutkan, pemerintah harusnya kompak memprotes keras kebijakan Tiongkok yang mengklaim sepihak kedaulatan wilayah Zone Ekonomi Ekslusif Indonesia (ZEEI) di laut Natuna.

Baca juga :  BP Jamsostek Sudah Serahkan Data 11,8 Juta Penerima Subsidi Gaji ke Kemenaker

“Jika sudah menyangkut kedaulatan negara, Pemerintah harus bersikap keras dan tegas. Tidak boleh lembek. Meskipun kepada negara sahabat seperti Tiongkok,” ucapnya.

Oleh karenanya, ia juga meminta agar Presiden Joko Widodo pun dapat bertindak tegas terhadap apa yang dilakukan oleh China. Karena sikap politik luar negeri Indonesia jelas terkait klaim ZEE di wilayah Laut Natuna dan Laut Tiongkok Selatan.

Indonesia berpegang teguh kepada hukum Internasional dalam UNCLOS 1982 dan keputusan pengadilan arbitrase PBB terkait klaim negara-negara di Laut Tiongkok Selatan.

Baca juga :  Presiden Jokowi Ajak GP Anshor Jaga Ruang Kebebasan Berpendapat

“Presiden Jokowi harus bersikap jelas dan tegas. Tiongkok sebagai bagian komunitas internasional, harus menghormati norma dan hukum Internasional yang sudah menjadi kesepakatan bersama bangsa-bangsa di dunia” ucapnya.

Kholid menambahkan, ia sangat mengapresiasi respon tegas Menteri Luar Negeri yang langsung mengirimkan nota protes ke pemerintah Tiongkok sebagai komitmen serius Pemerintah Indonesia dalam menjaga kedaulatan wilayah negara.

Baca Juga: Jokowi dan Prabowo Gelar Pertemuan Tertutup di Gedung Agung

Baca Juga: Ditawari Kader Prabowo, Denny Indrayana Masih Pilih-Pilih

Sumber: Republika.co.id
Editor: Aprianoor

Redaksi - Apahabar.com

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

IDI: Pakai Masker Saat Sakit dan Kujungi Faskes
apahabar.com

Nasional

Update Natuna, Kapal Perang China Mondar-mandir di Perairan Utara
apahabar.com

Nasional

Blokir Internet di Papua, Mampukah Meredam Situasi?
apahabar.com

Nasional

Prabowo Sujud Syukur Klaim Menang 62 Persen Berdasarkan Real Count
apahabar.com

Nasional

Diduga Ada Penumpang Positif Covid-19, KM Kelud Akan Dikarantina
apahabar.com

Nasional

Buntut Insiden Boeing 737 Max 8, Menteri Luhut Akan Gelar Rapat
apahabar.com

Nasional

Anggota Polisi dan Istrinya Ditemukan Tewas dengan Luka Tembak di Kepala
apahabar.com

Nasional

Satu Pelatih Ditetapkan Tersangka, Ketua PSHT Bakal Kumpulkan Semua Pengurus
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com