apahabar.com
Ketua Komisi III DPRD Tanah Laut H Arkani dan Kadis PUPR Agus Sektiyaji saat meninjau Desa Tebing Siring. Foto-apahabar.com/dok

apahabar.com, PELAIHARI – Puluhan tahun terisolir lantaran jalan rusak, Kepala Desa Tebing Siring, Ketang Subagyo mengimpikan hibah jalan kawasan perkebunan PT Perkebunan Nusantara XIII (PTPN) di Desa Ambungan, Kabupaten Tanah Laut (Tala).

“Kami harapkan proses hibah jalan sepanjang 4,6 kilo meter segera terwujud. Agar jalan ke Desa Tebing Siring bisa diaspal semuanya. Sebab jika yang ada belum dihibahkan, maka sambungan jalan sepanjang 15 kilo meter tembus Kampung Tebing Siring terhambat,” katanya kepada apahabar.com, Jumat (17/1).

Pihak desa lanjutnya, sudah membahas masalah ini dalam Musrenbang tahun 2019. Apalagi, sudah lama akses jalan tembusan ke arah Kecamatan Bajuin melalui Desa Tanjung kondisi rusak parah. Makanya dilakukan pengerasan dulu, di tahun depan baru diaspal.

Wacana hibah jalan Perkebunan PTPN XIII itu juga terdengar sampai ke SDN Tebing Siring. Wagiman Guru UPT 2 SDN Tebing Siring, wacana ini dapat dukungan Komisi III dengan menyelesaikan persoalan jalan tersebut.

Dia merasa miris melihat warga Desa Tebing Siring saat menggunakan jalan yang sangat rusak berkilo meter jauhnya itu.

Bahkan menurutnya, rekan sesama guru kebanyakan yang tinggal di Pelaihari ke Desa Tebing Siring sering terlambat datang. Sebab lokasi jalan yang dilalui rusak parah dan tidak sedikit orang terjatuh. “Kalau hujan jalan compang camping,becek, bergelombang kalau panas debu berterbangan,” ungkap Wagiman.

Apalagi lanjutnya saat ada warga yang sedang mau melahirkan tidak bisa cepat menuju ke rumah sakit atau puskesmas. “Mau kencang nanti malah bisa bisa melahirkan di jalan,” ucap Wagiman.

Seperti yang telah diwartakan sebelumnya, Komisi III DPRD Tanah Laut telah menggodok fornula proses hibah Jalan di kawasan PTPN XIII, menembuskan ke Desa Tebing Siring Kecamatan Bajuin.

Baca Juga: Warga Tatah Makmur Keluhkan Jalan Rusak

Baca Juga: Jalan Rusak Bak Kubangan di Sepaku Penajam Segera Diperbaiki

Reporter: AHC14
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin