Motif Penganiayaan Brutal ABG di Hotel Banjarmasin: Korban Menolak Dijual! Breaking! 2 Penganiaya Brutal ABG di Hotel Banjarmasin Ditangkap Viral Aksi Brutal ABG Dianiaya di Hotel Banjarmasin, Pacar Pelaku Ternyata Salah Kamar Dituduh 2BHD Curang dalam Sidang MK, Tim SJA-Arul Irit Bicara Jejak 6 Preman Perbatasan Kalsel-Kaltim yang Disikat Polisi, Galang Dana dengan Memeras

Timur Tengah Memanas, AS Sudah Mulai Kirim Pasukan ke Kuwait

- Apahabar.com Minggu, 5 Januari 2020 - 18:54 WIB

Timur Tengah Memanas, AS Sudah Mulai Kirim Pasukan ke Kuwait

Pasukan militer Amerika di Fort Hood, Texas. Foto-AP/Erich Schlegel

apahabar.com, FORT BRAGG – Ribuan pasukan Amerika Serikat (AS) yang dikerahkan ke Timur Tengah sudah mulai melakukan perjalanan dari Fort Bargg, North Carolina pada Sabtu (04/01).

Mereka akan ditempatkan di Kuwait menyusul meningkatnya ketegangan di Timur Tengah setelah AS membunuh jenderal Iran.

Pada Minggu (05/01) juru bicara Divisi Penerjun 82 Letnan Kolonel Mike Burns mengatakan sebanyak 3.500 pasukan akan dikirimkan dalam beberapa hari ke depan. Pasukan itu anggota brigade divisi pengerahan cepat dikenal Immediate Response Force atau Pasukan Cepat Tanggap.

Burns mengatakan satu grup akan bergabung dengan 700 pasukan yang sudah berada di Kuwait pada awal pekan ini. Pada Sabtu hanggar di Fort Bragg dipenuhi oleh peralatan tempur dan pasukan yang kelelahan.

Beberapa diantaranya mencoba tidur beberapa menit di kursi-kursi kayu dan bus-bus. Pengerahan pasukan tambahan menunjukkan Washington khawatir dengan potensi serangan balasan dari Iran.

Setelah pesawat tanpa awak AS membunuh Jenderal Qassem Soleimani, kepala Pasukan Elit Quds. AS menuduh Soleimani orang dibalik serangan-serangan terhadap pasukan AS dan sekutu-sekutunya dalam beberapa dekade terakhir.

Presiden AS Donald Trump memerintahkan serangan udara di dekat bandara internasional Baghdad. Iran bersumpah akan membalas serangan tersebut.

Sumpah Iran meningkatkan kemungkinan perang terbuka. Tapi belum diketahui kapan dan bagaimana Teheran menanggapi pembunuhan ini.

Pasukan yang akan meninggalkan Fort Bragg tidak dapat diwawancarai. Tapi militer merilis rekaman video yang berisi wawancara seorang kru pesawat. Kru yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan ia sudah membuat rencana tahun baru tapi ia ditelepon dan diminta membantu memuat barang bawaan tentara.

“Kami bertanggung jawab untuk memuat kargo, hampir seluruh skuadron kami mendapat peringatan, seperti sekelompok pesawat datang ke sini, saya sedang bersiap untuk keluar malam tahun baru ketika mereka menelepon saya,” katanya.

Dalam rekaman video itu terlihat para tentara yang memakai seragam memasuki pesawat. Mereka membawa ransel dan senjata laras panjang. Pasukan AS juga memuat Humvees ke dalam kargo dan dirantai untuk dibawa ke Timur Tengah.

Baca Juga: Diserang AS, Iran Tegaskan Negaranya Berhak Membela Diri

Baca Juga: Trump: AS dan China Segera Mulai Perundingan Dagang Tahap Kedua

Baca Juga: Trump Dimakzulkan DPR, Performa Ekonomi AS Menguat

Sumber: Republika.co.id/AP
Editor: Aprianoor

Editor: Redaksi - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Nasional

Refleksi Sumpah Pemuda, Jangan Memperluas Perbedaan
apahabar.com

Nasional

Soal Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan, Simak Respon MA
apahabar.com

Nasional

Daftar Orang Terkaya Indonesia, Ciliandra Fangiono Paling Muda Punya Harta Triliunan
Ini Alasan Pemerintah Pilih Natuna untuk Observasi WNI dari Wuhan

Nasional

Ini Alasan Pemerintah Pilih Natuna untuk Observasi WNI dari Wuhan
Bom

Nasional

Pemerintah Kucurkan Rp39 Miliar Kompensasi untuk Korban Bom Bali I
apahabar.com

Nasional

Setahun Buron, Pembantai Pasutri Sembunyi di Batulicin
apahabar.com

Nasional

SBY: Dengan Bersatu, Masa yang Berat Ini Akan Berlalu
apahabar.com

Nasional

Pemindahan Ibu Kota Perlu Dukungan Politik
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com