Menengok Kondisi Pengungsi Banjar di Kota Idaman Banjarbaru BBM Langka, Kapolres Tabalong Ingatkan Warga Tidak Menimbun Pengungsi Sempat Reaktif, BBPPKS Kalimantan Sediakan Ruang Isolasi Pria Paruh Baya di Balikpapan Ditemukan Tewas Tergantung Pascabanjir HST, Tumpukan Sampah di Kota Barabai Capai 2.000 Rit

Tingkatkan Pengawasan Mitra Kerja, Komisi IV Minta Laporan Per Tiga Bulan

- Apahabar.com Jumat, 3 Januari 2020 - 20:11 WIB

Tingkatkan Pengawasan Mitra Kerja, Komisi IV Minta Laporan Per Tiga Bulan

Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin, Matnor Ali. Foto- apahabar.com/ Ahya Firmansyah

apahabar.com, BANJARMASIN – Memasuki awal tahun 2020, Komisi IV DPRD Banjarmasin langsung tancap gas dengan melakukan rapat kerja kepada para Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang selama ini menjadi Mitra kerjanya.

“Awal tahun ini kita akan lakukan rapat kerja dengan dinas-dinas, dan hari ini kami memanggil Dinas Pendidikan untuk menyampaikan program,” ujar Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin, Matnor Ali, Jumat (3/1).

Menurut Matnor, kali ini di tahun 2020 pihaknya akan melakukan sistem pengawasan per tiga bulan, sehingga rapat kerja per Januari dimaksudkan menerima informasi jumlah program di SKPD bersangkutan, kegiatan berapa, anggarannya berapa, anggarannya itu termasuk belanja langsung atau tidak langsung yang akan direkom.

“Kegiatan yang diprioritaskan di 2020, triwulan pertama ini kami minta disampaikan kepada kami. Dan itu diterapkan di semua dinas yang menjadi mitra kerja Komisi IV,” terangnya.

Setelah 3 bulan berjalan, kata Matnor, pihaknya akan kembali melakukan rapat kerja guna mendapat laporan dari program yang sudah disampaikan di awal.

“Kami pantau dan evaluasi apa yang sudah dilaksanakan hari ini apa hasilnya dari yang sudah dilakukan,” tegasnya.

Langkah ini diambil untuk memaksimalkan kinerja setiap SKPD di 2020 dan mempercepat serapan anggaran, sehingga memperkecil Silpa.

“Di tahun 2019 tadi, Silpa Kota Banjarmasin itu sebanyak Rp250 Miliar, tentu ini sangat besar. Makanya kita ingin jangan sampai hal ini terulang lagi,” cetusnya.

Adapun diungkapkan Matnor, di Dinas Pendidikan ada sebanyak 9 buah program dan 92 kegiatan yang kemudian anggarannya diambil dari APBD, di luar APBN sekitar Rp144 Miliar.

“Nah, ini yang akan kami fokuskan tupoksi sebagai pengawasan dalam arti pengguna anggaran,” sebutnya.

Rencana itu dijelaskan Politisi Golkar ini seperti bakal adanya pembangunan kelas baru Sekolah Dasar (SD) di Sungai Lulut. Kemudian rencananya pembangunan SKB di Pembangunan II proyeknya akan ditender, pembangunan Taman Kanak (TK) pembina yang ada di Kecamatan Banjarmasin Selatan.

“Itu dibangun dengan APBD 2020, itu juga akan kami pantau terus semua pembangunan tadi,” tutupnya.

Baca Juga: Nestapa Bocah di Kotabaru: Hamil Dua Kali karena Ayah Kandung

Baca Juga: Polsekta Banjarmasin Barat Tingkatkan Sarana Layanan Publik

Baca Juga: 2000 Bibit Pohon Hijaukan Banjarmasin Selatan

Baca Juga: 2020, ESDM Tak Terbitkan Izin Tambang Baru

Reporter: Ahya Firmansyah
Editor: Muhammad Bulkini

Editor: rifad - Apahabar.com

Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Tekan Laju Covid-19, Camat dan Kades di Tabalong Diperintahkan Tutup Tempat Wisata
apahabar.com

Kalsel

Terungkap, Identitas Mayat di Kolong Jembatan S Parman Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Puluhan Mahasiswa Australia Ikut Program Summer Course, Teliti Bekantan
apahabar.com

Kalsel

Sistem Zonasi, Bangun Sekolah Baru Jadi Jawaban Disdik Kalsel
apahabar.com

Kalsel

Pipa Tua PDAM Bocor, Pasokan Air di Kawasan Jalan Hasan Basry hingga Alalak Bakal Terganggu
Truk

Kalsel

Truk Barang Terjun Bebas ke Sungai di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin
apahabar.com

Kalsel

Tahun Ajaran Baru, SDN Ini Hanya Dapat 6 Siswa Baru
apahabar.com

Kalsel

Hari Pertama UNBK, Dewan Merasa Kasihan
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com