Respons BirinMu, Eks KPK dan HW Cs Jadi Panglima Gugatan II H2D di MK Duduk Perkara Heboh Piton Patuk Majikan di Q-Mall Banjarbaru Drama #SAVEKPK di Banjarmasin, Supian HK Dicari-cari Mahasiswa Kalsel Kalah Jumlah, Polisi Pastikan Aksi #SaveKPK di Banjarmasin Kondusif Skenario Kelolosan di Grup B dan C: Harapan Terakhir Denmark, Ukraina Cari Imbang

ULM Siap Terapkan Program Magang Tiga Semester Ala Menteri Nadiem Makarim

- Apahabar.com Senin, 27 Januari 2020 - 16:21 WIB

ULM Siap Terapkan Program Magang Tiga Semester Ala Menteri Nadiem Makarim

Rektor ULM Banjarmasin, Profesor Sutarto Hadi. Foto-apahabar.com/Muhammad Robby

apahabar.com, BANJARMASIN – Civitas Akademika Universitas Lambung Mangkurat (ULM) mendukung penuh program Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, yakni mewajibkan mahasiswa magang selama tiga semester.

“Ini terobosan yang sangat bagus dan harus didukung penuh,” ucap Rektor ULM, Profesor Sutarto Hadi saat berbincang bersama apahabar.com, Senin (27/1) siang.

Konsep pembelajaran yang diterapkan, kata dia, harus relevan dengan realitas di dunia kerja.

Baca Juga: Tinggal Menghitung Hari, Peserta Tes CPNS Diminta Bersiap Diri

Sehingga, mahasiswa tak kesulitan saat terjun langsung di tengah masyarakat.

“Dalam artian, jangan sampai perguruan tinggi malah menciptakan pengangguran. Mahasiswa harus diberikan kesempatan seluas-luasnya agar mampu berinteraksi dengan dunia kerja dan masyarakat,” tegasnya.

Proses belajar mengajar selama lima semester di kampus dinilai harus berlangsung efektif.

Segala teori yang disalurkan harus terkonsep secara matang, sehingga bisa dikuasai mahasiswa.

“Sistemnya pun harus bolak-balik. Artinya, mahasiswa pergi ke dunia kerja dalam proses pendidikan. Lalu, mereka kembali lagi ke kampus untuk mendiskusikan temuan baru di lapangan,” tegasnya.

Konsep pembelajaran semacam ini, sebut dia, menjadi tren di seluruh dunia.

Bahkan sudah terealisasi di beberapa negara maju di dunia, seperti Singapura, Amerika Serikat, Inggris, Malaysia, Cina, Thailand, dan Taiwan.

“Kita sudah terlambat dalam membuat terobosan baru, sehingga relevansi lulusan di dunia kerja masih rendah,” bebernya.

Terlebih di era revolusi industri 4.0 seperti sekarang ini. Mahasiswa dituntut mampu melakukan analisis dan rekonstruksi permasalahan yang ada.

“Mahasiswa harus mencari konsep agar mampu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi di tengah masyarakat. Dengan berdasarkan teori yang diajarkan, sehingga lebih terasah,” cetusnya.

Mengingat, pendidikan berkualitas adalah pendidikan yang tak memisahkan mahasiswa dari realitas pekerjaan dan masyarakat.

“Perlu ada cara untuk menerjemahkan konsep pemikiran itu agar bisa diimplementasikan di ULM dan Perguruan Tinggi lainnya,” sebutnya.

Invetarisasi Perusahaan Kerjasama

Apabila wacana ini berhasil diimplementasi, maka langkah awal yang dilakukan ULM yaitu menginventarisasi instansi yang telah meneken MoU dengan kampus tertua di Kalimantan itu.

“Kita data terlebih dahulu dunia usaha atau industri yang telah bekerja sama, seperti PT Adaro Indonesia, PT Arutmin, dan PT Conch. Begitu juga sektor perbankan dan perusahaan penghasil bumi. Termasuk Pemkab, kecamatan, dan desa,”

Kemudian, harus ada kesepakatan di awal antara kampus dan perusahaan terkait komitmen instansi mau menerima mahasiswa.

Dan, disampaikannya pula bahwa mahasiswa tak hanya sekedar magang, namun bisa menganalisis permasalahan yang dihadapi perusahaan.

“Kita bayangkan kompleksitas apabila ini diterapkan. Jumlah mahasiswa mencapai puluhan ribu. Kalau semua magang, cukup gak yang menampung mereka,” pungkasnya.

Baca Juga: SKD CASN di HST Bakal Digelar di Pendopo Bupati, Catat Tanggalnya!

Reporter: Muhammad Robby
Editor: Ahmad Zainal Muttaqin

Editor: Redaksi - Apahabar.com


Share :

Baca Juga

apahabar.com

Kalsel

Pemkab Banjar Tandatangani Integrasi Perencanaan dan Penganggaran
apahabar.com

Kalsel

Driver Online Mogok Massal di Banjarmasin, Pemerintah Diminta Turun Tangan
apahabar.com

Kalsel

Tembus 8 Ribu Orang, Penjara di Kalsel Makin Sesak
operasi jaran intan 2021

Batola

Operasi Jaran Intan 2021, Polres Batola Tangkap 4 Tersangka

Kalsel

Penuhi Panggilan Polisi, Editor Banjarhits.id Dicecar Puluhan Pertanyaan
pedagang kaki lima

Kalsel

Berjualan di Badan Jalan Lokasi Banjir, Satlantas Polres HSU Tegur PKL
apahabar.com

Kalsel

Suplai Elpiji ke Pangkalan di Tapin Seret
apahabar.com

Kalsel

Dini Hari, Pemuda Tanggung di Banjar Kepergok Bawa Sabu
error: Dilarang copy paste artikel berita tanpa menyertakan link url : https://apahabar.com