apahabar.com
Penangkapan Leman, terduga preman di Bajuin Plaza berlangsung dramatis. Penangkapan ini melibatkan tim gabungan, Kamis (9/1). Foto: Istimewa

apahabar.com, PELAIHARI – Belakangan ini, warganet dihebohkan oleh penangkapan seorang terduga preman di Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.

Dalam video yang beredar luas, sosok yang viral itu diketahui merupakan penjaga parkir setempat bernama Sulaiman alias Leman “Hantu”.

Yang bikin warganet heboh, Leman tampak tak gentar sedikitpun oleh tembakan peringatan yang dilayangkan polisi saat penangkapan.

Lantas bagaimana kronologi dan proses penangkapannya?

Saat dikonfirmasi apahabar.com, Sabtu (11/1), Kasat Reskrim Polres Tala AKP Alvin Agung membenarkan kasus ini.

Alvin memastikan Leman diamankan atas kepemilikan senjata tajam. Proses penangkapan yang viral itu terjadi di pos parkir depan pertokoan Bajuin Plaza, Kota Pelaihari, Kamis (8/1) pagi.

“Ya benar, kami amankan karena membawa, memiliki dan menguasai senjata tajam tanpa izin yang sah,” ujar Alvin.

Saat itu, Leman terjaring operasi pemberantasan aksi premanisme yang digalakkan Polres Tanah Laut.

Saat polisi berpatroli dan melakukan pengawalan penertiban parkir, senjata tajam jenis belati terjatuh ke tanah dari badan Leman.

Sejurus itu, polisi langsung berupaya menyergap Leman. Tanpa disangka, Leman tampak kurang koperatif mengikuti perintah polisi.

Dalam video yang beredar, sejumlah polisi berpakaian sipil pun melepaskan tembakan peringatan.

Seakan tak mengindahkan tembakan itu, Leman justru tampak sibuk sendiri dengan gawainya.

Adapun, penangkapan itu juga melibatkan tim gabungan dari TNI, dan aparat Dishub setempat.

Usai berhasil dilumpuhkan, dalam penggeledahan polisi kembali menemukan senjata tajam jenis keris kecil di kantong celana Leman.

Leman pun diamankan ke Mapolres Tanah Laut dengan ancaman pelanggaran undang-undang darurat.

“Masih kami amankan,” ujar Alvin.

Polemik Parkir Liar

Leman merupakan warga Desa Panjaratan Kecamatan Pelaihari. Selama ini ia dikenal berprofesi sebagai penjaga parkir.

Diduga penangkapan ini terkait dengan penertiban parkir yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Tala yang dimulai sehari sebelumnya, Rabu (7/1).

Dishub mengumumkan pengelolaan parkir tidak lagi diserahkan kepada pihak ketiga, tetapi langsung dikelola oleh petugas Dinas Perhubungan.

Kemudian pada Kamis pagi, saat petugas Dinas Perhubungan mulai bekerja dengan pengawalan Satpol PP, TNI dan Polisi. Tiba-tiba terjadi cekcok mulut antara Leman dengan petugas Dishub.

Aparat yang melakukan pengawalan, kemudian melihat Leman membawa senjata tajam, hingga tindakan tegas pun dilakukan.

Informasi dihimpun, Leman dikenal luas lantaran dikabarkan memiliki ilmu kebal sehingga badannya tahan dari segala benda tajam.

“Siapa yang tidak kenal dengan Leman, ia tahan timpas dan banyak orang yang tidak berani dengan dia. Walaupun demikian ia sangat baik dengan orang,” ujar warga setempat yang enggan namanya dimediakan.

Tak cuma itu, selain parkir, Leman juga selama ini sering dapat tugas oleh pengusaha untuk menjaga alat-alat perusahaan.

“Kalau tahu Paman Leman ini yang jaga tidak ada yang berani macam-macam,” jelas warga tadi.

Tak cuma di Bajuin Plaza, selama ini Leman juga menjaga malam di wilayah Kintap dan Jorong, serta Batu Ampar.

“Ia sering dapat tugas jaga alat berat,” katanya.

Baca Juga: Di Banjarmasin, Anggaran Revitalisasi Pasar Naik Signifikan

Baca Juga: Jembatan Ambruk di Balangan, 3 Warga dan Motor Terjun Bebas

Baca Juga: Kunjungi Guru Udin, TJR Maju di Pilbup Kotabaru?

Baca Juga: Di Rakernas PDIP, Jokowi Bicara Transformasi Ekonomi

Baca Juga: Aroma Dendam di Balik Polemik Kadishub dengan Komisi III Banjarmasin

Reporter: Ahc14
Editor: Fariz Fadhillah